Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Yogyakarta Tuan Rumah Kongres Dunia Kegunungapian

Written By Unknown on Saturday, November 24, 2012 | 5:59 PM





Yogyakarta Tuan Rumah Kongres Dunia Kegunungapian





Penulis : Ahmad Arif | Sabtu, 24 November 2012 | 17:43 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com -- Yogyakarta akhirnya terpilih sebagai tuan rumah Kongres Dunia Cities on Volcano (COV) ke-8. Kongres ini merupakan, salah satu pertemuan terbesar yang membahas tentang kegunungapian.


"Hari ini, 23 November 2012, pukul 19.00, Indonesia diterima sebagai tuan rumah penyelenggara International Conggress Cities on Volcano," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Surono, mengabarkan dari Colima, Meksiko.


Surono mengatakan, kongres tersebut akan diadakan di Graha Sabha, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, 22-26 Oktober 2014. "Kami sukses mengusulkan tema kongres ke depan, 'Living Harmony with Volcano'," kata Surono.


Surono berharap, pemilihan Yogyakarta sebagai tuan rumah bisa meningkatkan perhatian dunia terhadap fenomena kegunungapian di Indonesia. Di samping itu, khusus untuk Yogyakarta diharapkan bisa lebih mempromosikan wisata daerah.

















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Jahipuba, Gambaran Kehidupan Seorang Putri Keraton Surakarta


Gusti Indri bersama Sutiyoso, mantan Gubernur DKI saat peluncuran buku Jahipuba, Jalan Hidup Putri Bangsawan.

Gusti Indri bersama Sutiyoso, mantan Gubernur DKI saat peluncuran buku Jahipuba, Jalan Hidup Putri Bangsawan. (sumber: Istimewa)




Kisah keluarga keraton yang jauh dari kemewahan.

Bagaimana rasanya menjadi seorang anggota Keraton? Bagaimana pula kehidupan mereka dalam keseharian?

Pertanyaan tersebut mungkin banyak diucap masyarakat  yang penasaran dengan kehidupan di dalam keraton (kerajaan). Banyak juga yang penasaran, bagaimana perlakuan para pelayan di tempat yang disebut-sebut sebagai 'sangkar emas' tersebut.

Menjawab rasa penasaran tersebut, Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah meluncurkan sebuah buku biografi yang berjudul Jahipuba, Jalan Hidup Putri Bangsawan.

Buku tersebut tidak hanya sekedar menceritakan siapa gerangan Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah dan sepak terjangnya sebagai anggota DPD RI, tapi juga banyak menguak kisah kehidupan seorang Putri Keraton.

Lewat bukunya, Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah yang biasa disapa dengan Gusti Indri, mengisahkan realita kehidupannya sebagai putri Keraton Surakarta, yang  jauh dari kata berlebihan. 

“Saya pernah nyaris bolos sekolah karena sepatu saya yang hanya satu-satunya basah. Tapi, keinginan untuk bolos saya urungkan. Semangat saya terlalu besar untuk dikalahkan hal seperti itu, dan kemudian  saya memilih untuk ke sekolah hanya dengan mengenakan sandal jepit,” kisah Gusti Indri.

Kisah sepatu basah hanyalah satu dari sejumlah kisah yang dialaminya sebagai Putri Keraton. Kisah lain yang juga patut menjadi inspirasi adalah saat  Gusti Indri mengisahkan tentang Ibundanya, KRAy Pradapaningrum yang tak malu berjualan kroket (makanan khas jawa) untuk menambah penghasilannya.

Lewat seorang abdidalem kroket buatan Ibundanya dititipkan di warung pada sore hari.

“Kalian tak perlu malu jika harus menjajakan penganan ini. Justru kalian harus malu ketika hanya berpangku tangan sementara kita masih punya tenaga untuk berusaha,” kata Gusti Indri menirukan ucapan Ibundanya.

Sosok Ibunda memang menjadi panutan benar bagi Gusti Indri. Perempuan yang lahir pada 19 Oktober 1961 ini mengingat betul nasehat Ibundanya, agar menjadikan  kekurangan dan keterbatasan sebagai kekuatan hidup.

Lantas, bagaimana Gusti Indri mengenang sosok ayahnya, Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakoe Boewono XII?

Kesibukan ayahnya sebagai seorang Raja sekaligus pejabat militer, tak mengurangi kedekatan dengan anak-anaknya. Dalam buku ini, Gusti Indri juga mengisahkan ayahnya yang mengemudikan bus hingga ratusan kilometer demi bisa membawa anak-anaknya piknik ke Pantai Parangtritis.

Sebagai Putri Keraton, sejak kecil Gusti Indri diajarkan tentang kewajibannya menjaga tradisi Keraton Surakarta. Salah satunya adalah dengan menekuni kesenian jawa. Gusti Indri pun mengenang kebiasaan sebelum tidur yang biasa dilakukan oleh Ibundanya. Yakni, memandu anak-anaknya untuk melantunkan beberapa tembang macapat.

Kebiasaan ini pun memancing imajinasinya hingga suatu saat Gusti Indri bersama kakak-kakaknya menampilkan lakon Gatutkaca-Pregiwa, dengan hanya berhiaskan daun mangga serta angus, bekas alat masak yang terbakar. Peristiwa di masa kecil ini selalu membuat Gusti Indri tersenyum lebar saat mengingatnya.

Dunia seni memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan Gusti Indri. Seni tari kemudian berhasil membuatnya jatuh cinta, hingga mengharumkan nama Indonesia lewat misi kesenian ke sejumlah Negara, diantaranya Belanda, Jepang, Amerika Serikat, Hongkong, Paris, hingga Austria.  

Namun, titik tertinggi prestasinya sebagai seorang penari justru dirasakannya saat memperoleh restu dari Ayahandanya untuk menjadi penari Bedaya Ketawang, sebuah tarian yang begitu sakral dan hanya ditampilkan satu tahun sekali dalam acara khusus.  Maklum saja, untuk menjadi penari Bedaya Ketawang tidaklah mudah. Ada banyak persyaratan yang tentu saja tidak ringan untuk dilewati.

Hidup dalam keterbatasan yang pernah dirasakanya saat di dalam Keraton, kemudian membuat Gusti Indri menjadi lebih kuat saat mengarungi kehidupan di Jakarta. Usai memutuskan keluar dari Keraton, Gusti Indri kemudian hijrah ke Jakarta dan bekerja di sebuah Bank.

“Setiap hari lari-lari mengejar metromini, yang entah kenapa jalannya selalu ngebut,” kenang Gusti Indri.

Perjalanan hidup kemudian mengantarkan Gusti Indri ke babak lain dalam kehidupannya, menjadi anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Tengah. Rasa gamang yang dirasakannya pupus sudah saat melihat besarnya dukungan dari Masyarakat di sejumlah desa yang didatanginya.

Kepada sosoknya, masyarakat pun menaruh harapan , yang salah satu tujuannya adalah menjaga kelangsungan Keraton. Ia kemudian terpilih sebagai anggota DPD RI.

“Saya berharap buku Jahipuba ini bisa jadi inspirasi dan gambaran sebenarnya dari kehidupan Keraton, yang walaupun jauh dari kata berlebihan, namun punya kekuatan untuk terus maju,” tutupnya.

5:54 PM | 0 komentar | Read More

Hari Ini Final Sirkuit Nasional Jatim



Sirnas Jatim


Hari Ini Final Sirkuit Nasional Jatim





Penulis : Harry Susilo | Sabtu, 24 November 2012 | 16:57 WIB













SURABAYA, KOMPAS.com -- Babak final kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Flypower Jatim Open 2012 digelar Sabtu (24/11/2012), di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur.


Terdapat lima pertandingan sengit yang ditunggu-tunggu, yakni partai ganda campuran antara Trikus Hariyanto/Vita Marissa yang bertemu Rendra Wijaya/Devi Tika Permatasari, kemudian partai ganda putri yang mempertemukan Lita Nurlita/Variella Aprilisasi Putri dengan Anggia Shinta Awanda/Shela Devi Aulia. Di partai ganda putra, Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya akan melawan Didit Juang Indrianto/Praveen Yordan.


Sementara di babak final untuk partai tunggal putri, Sylvinna Kurniawan bertemu dengan Rosaria Yusrin Pungkasari sedangkan partai tunggal putra mempertemukan Evert Sukamta dengan Febrian Irvanaldi.


















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Lagi, Gangguan Sinyal KRL




Transportasi


Lagi, Gangguan Sinyal KRL





Penulis : Agnes Rita Sulistyawaty | Sabtu, 24 November 2012 | 16:51 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com -- Gangguan persinyalan kembali terjadi, Sabtu (24/11/2012). Sejak pukul 14.50, persinyalan di antara stasiun Universitas Indonesia dan Depok, rusak lantaran tersambar petir.


Tidak hanya sinyal, sistem komunikasi di lokasi tersebut juga tidak berfungsi sebagai akibat dari sambaran petir itu. Kondisi ini menyebabkan perjalanan KRL lintas Bogor mengalami keterlambatan karena pengaturan dilakukan secara manual.


Beberapa KRL tertahan untuk menunggu giliran lewat. Perjalanan KRL juga masih terhenti di Stasiun Bojong Gede sebagai imbas longsoran rel di antara Bojong Gede-Bogor sejak Rabu petang.

















5:16 PM | 0 komentar | Read More

Pekerja Asing Makin Diawasi


JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar pekerja asing yang terdaftar di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja di sektor industri. Pemerintah bertekad terus memperketat pengawasan penggunaan tenaga kerja asing dan mendorong alih pengetahuan kepada pekerja lokal.


Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan hal ini di Jakarta, Jumat (23/11/2012). Pada Januari-September 2012, Kemenakertrans telah menerbitkan izin kerja bagi 57.826 pekerja asing.


”Tenaga kerja asing ini harus mengalihkan pengetahuan mereka kepada tenaga kerja lokal. Oleh karena itu, pemberi kerja harus memastikan tenaga kerja asing menjalankan alih pengetahuan dan keahlian supaya kompetensi tenaga kerja lokal juga meningkat,” kata Muhaimin.


Indonesia dan negara ASEAN telah membuat pakta pasar bebas dengan India, China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru untuk sektor, antara lain, perdagangan, jasa, investasi, serta kerja sama teknis dan ekonomi. Pemerintah harus menyikapi serius pasar bebas yang efektif mulai 1 Januari 2016 seiring dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN supaya pekerja lokal tak jadi penonton semata.


Sektor industri yang terbesar menyerap mereka, yakni 31.073 orang. Sebanyak 11.367 orang bekerja di sektor perdagangan dan 5.031 orang di sektor konstruksi. Pada tahun 2011, total pekerja asing yang tercatat di Kemenakertrans berjumlah 77.144 orang dengan pekerja sektor industri (40.423 orang), perdagangan (14.142), dan konstruksi (7.177).


Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan III-2011 mencatat, 65.000 pekerja asing di Indonesia mengirim remitansi 623 juta dollar AS (Rp 5,9 triliun). Muhaimin mengatakan, pemerintah daerah harus mengoptimalkan 13 balai latihan kerja (BLK) milik pusat dan 258 BLK milik pemda untuk menyiapkan angkatan kerja berkualitas. Muhaimin menjamin angkatan kerja siap bersaing yang tampak dari prestasi kontingen Indonesia meraih juara umum ASEAN Skill Competition IX, di Jakarta, pekan lalu.


Secara terpisah Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia Timboel Siregar mengatakan, ada perusahaan mempekerjakan orang asing untuk menghindari kewajiban membayar sebagian hak normatif, seperti pesangon dan tunjangan hari raya.


”Izin penggunaan tenaga kerja asing ini harus transparan. Kuncinya pada perizinan dan pengawasan karena, jika tidak, masalah ini bisa jadi ancaman baru,” kata Timboel. (ham)







Editor :


Erlangga Djumena









5:14 PM | 0 komentar | Read More

Era Kebangkitan Industri Pertahanan

Written By Unknown on Friday, November 23, 2012 | 5:59 PM


Oleh Sjafrie Sjamsoeddin


KOMPAS.com - Memiliki pertahanan yang tangguh adalah sebuah kebutuhan mendasar bagi setiap bangsa.


Kemampuan pertahanan tidak saja penting dalam menjaga keselamatan bangsa, tetapi juga simbol kekuatan serta sarana untuk menggapai cita-cita, tujuan, ataupun kepentingan nasional.


Efektivitas pertahanan negara turut ditentukan juga oleh kemampuan industri pertahanan dalam memenuhi kebutuhan pengadaan dan pemeliharaan alat utama sistem senjata (alutsista) secara mandiri. Oleh sebab itu, industri pertahanan perlu dibangun melalui revitalisasi industri pertahanan.


Setelah Presiden SBY memberikan arahan revitalisasi industri pertahanan di Kementerian Pertahanan tahun 2004, sejak saat itu mesin dari semua pemangku kepentingan segera bekerja. Kementerian Pertahanan sebagai pembuat regulasi dan kebijaksanaan pembinaan industri pertahanan, TNI sebagai pengguna, dan industri pertahanan sebagai produsen dalam negeri menyatu dalam target merevitalisasi industri pertahanan untuk membangkitkan kekuatan industri pertahanan dalam negeri.


Berbagai langkah, strategi, dan regulasi segera diambil. Pemerintah yang diperankan oleh Bappenas, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pertahanan bersama TNI dan Polri serta instansi pemerintah lain sebagai pengguna, segera menerjemahkannya.


Presiden pada 2010 telah membentuk suatu badan kebijakan nasional industri pertahanan yang disebut Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Tugas yang diemban oleh KKIP adalah mengembangkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri, baik alutsista maupun non-alutsista.


Sejak saat itu Indonesia sebenarnya telah memiliki visi, misi, dan strategi dasar pembangunan industri pertahanan. Apalagi pemerintah dan DPR pada 2012 menetapkan Undang-Undang Nomor 16 tentang Industri Pertahanan Negara sebagai legalisasi dan legitimasi menghidupkan dan mengembangkan industri pertahanan dalam negeri.


Industri pertahanan


Suatu negara yang kuat akan sangat dipengaruhi oleh kekuatan industri teknologi pertahanan yang mandiri. Filosofi ini penting untuk mendukung misi negara menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah.


Presiden melihat kebangkitan industri pertahanan dalam negeri dan untuk semakin mendorong tumbuhnya industri pertahanan dalam negeri, presiden bahkan menggariskan beberapa kebijakan teknis.


Pertama mewajibkan pengguna dalam negeri memakai produksi dalam negeri untuk alutsista dan non-alutsista. TNI dan Polri serta instansi pemerintah lainnya diwajibkan memakai produksi dalam negeri manakala kebutuhan tersebut dapat diproduksi oleh kita sendiri.


Kedua, manakala harus membeli dari luar negeri, maka persyaratannya adalah produksi dalam negeri belum mampu memenuhi spesifikasi teknis dan kebutuhan operasional dari pengguna yang perlu teknologi tinggi. Namun, pembelian dari luar negeri harus ditambah persyaratan transfer teknologi dan ofset dari negara pemasok kepada industri pertahanan dalam negeri.


Ketiga, pembelian dari luar negeri tidak boleh mendikte secara politik terhadap negara dalam membeli peralatan militer.


Sebagai pembina industri pertahanan, Kemhan berkepentingan memberikan peluang kepada industri pertahanan dalam negeri untuk memasok kebutuhan. Bahkan, Kemhan mendorong industri pertahanan dalam negeri untuk bisa ekspor produk mereka ke luar negeri.


Kemampuan industri dalam negeri kita sekarang ini sudah pada tingkat teknologi menengah. Artinya, industri pertahanan kita sudah dapat membuat dan sudah digunakan oleh TNI.


Sebagai contoh, alutsista darat buatan PT Pindad mulai dari pistol dan senjata serbu sampai mortir serta kendaraan tempur roda ban (panser Anoa) sudah mendukung kebutuhan TNI AD. Bahkan, produk PT Pindad itu sekarang sudah berstandardisasi PBB, demikian juga kendaraan taktis pengintainya.


Saat ini sedang berlangsung pembaruan kendaraan tempur roda rantai (tank AMX-13) yang merupakan awal membangun tank ringan. Setelah itu diharapkan kita bisa membuat sendiri tank ringan sampai berat.


Saat membeli tank berat (MBT Leopard) dari Jerman, dalam paket kontrak ada klausul transfer teknologi. Pihak Jerman menyetujui dalam pemeliharaan pascajual, artinya kita akan mendapat kesempatan melakukan didampingi pihak produsen.


Untuk alutsista udara, PT Dirgantara Indonesia kini sedang mengembangkan kerja sama produksi dengan Airbus Military untuk membangun pesawat angkut sedang CN 295. Kita sangat berkepentingan untuk meningkatkan kemampuan memproduksi pesawat angkut ringan, seperti C-212, CN 235, dan CN 295, yang bermuatan 50 penerjun.


Hal yang sama kita lakukan dalam pembuatan helikopter serbu Bell-412 dan heli Cougar 725. PT Dirgantara Indonesia diharapkan bisa memenuhi sebagian kebutuhan dari TNI dan cocok untuk operasi kemanusiaan.


Di sisi alutsista laut, kita bahkan memiliki beberapa industri pertahanan dalam negeri yang bisa diandalkan. PT PAL diandalkan untuk pembuatan kapal perang skala besar, seperti class korvet dan kapal selam. PT PAL juga didorong untuk membuat kapal perang untuk tanker.


Kita juga memiliki badan usaha milik negara yang lain, yaitu PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari. BUMN ini kita beri porsi untuk membangun Landing Ship Tank atau kapal pengangkut tank ringan dan sedang.


Industri pertahanan swasta juga sudah memberikan kontribusi besar untuk kapal patroli cepat ukuran 60 meter ke bawah, seperti Palindo, Lundin, Anugrah. Bila berkualitas, peluang yang sama juga diberikan kepada beberapa galangan swasta lain di dalam negeri. Alokasi anggaran kepada industri pertahanan cukup besar dalam rencana strategis 2010– 2014, minimal Rp 5,4 triliun.


Peluang ini sekaligus menjadi tantangan bagi industri pertahanan dalam negeri untuk meningkatkan kualitas manajemen agar mampu memenuhi persyaratan kualitas, waktu distribusi, dan harga yang bersaing. Tanpa ada profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan dan keuangan, semua peluang yang ada ini tidak akan bisa termanfaatkan bahkan terlewat tanpa makna.


Saat ini industri pertahanan PT PAL bahkan perlu untuk merekrut tenaga terampil umur 18–20 tahun agar mereka siap digunakan dalam pembangunan kapal selam, yang diharapkan bisa kita lakukan tahun 2020.


Hal kritis dalam pembangunan industri pertahanan dalam negeri adalah pengawakan manajemen yang unggul dan kemampuan untuk mengeliminasi parasit dalam manajemen industri pertahanan dan meniadakan peran ”broker” yang berdampak pada penggelembungan biaya.


Manajemen industri pertahanan jangan pernah memberikan peluang distorsi internal dan eksternal yang hanya menimbulkan kerusakan manajemen. Aturan yang mengharuskan kita membeli langsung ke pabrikan dan menjual langsung kepada pembeli adalah cara paling tepat untuk efisiensi dan manfaat.


Bila kita mau, Indonesia pasti sanggup menjadi kekuatan regional yang didukung oleh kemampuan industri teknologi pertahanan dalam negeri.


Sjafrie Sjamsoeddin Wakil Menteri Pertahanan RI; Sekretaris Komite Kebijakan Industri Pertahanan













5:59 PM | 0 komentar | Read More

Usai Syuting di Korea, Kenes Jauhi Makanan Khas Negeri Ginseng


Kenes

Kenes (sumber: Beritasatu.com/Yanuar Rahman)




"Kita hampir setiap hari makan makanan Korea."

Selama lebih kurang satu bulan lamanya Kenes Andari beserta kru dan pemain lain dalam film Hello Goodbye berada di Korea Selatan. Istri dari DJ Winky Wiryawan ini merasa bosan dengan sajian makanan khas Negeri Ginseng tersebut.

"Kita hampir setiap hari makan makanan Korea, makanya pas di Jakarta enggak mau makan makanan Korea," jelasnya saat ditemui sebelum premier film Hello Goodbye di Djakarta Theater XXI, kawasan Sarinah, Jakarta, Kamis (22/11).

Sebenarnya, jauh sebelum Kenes berangkat menuju Korea, dirinya sudah mengenal karakter makanan negara tersebut karena ia cukup gemar menyantapnya.

"Jadi enggak kaget. Saya pemakan apa saja sebenarnya, asal ada cita rasa Asia," sambungnya.

Namun perempuan yang juga pernah terlibat dalam sebuah film layar lebar berjudul Dilema itu menyayangkan ia dan teman-teman seperjuangannya di film Hello Goodbye tak banyak melakukan eksplorasi kawasan Korea Selatan.

"Memang lebih untuk kerja dibandingkan jalan-jalan," tukasnya.

5:54 PM | 0 komentar | Read More

Coca Cola Masuk F1 bersama Tim Lotus


SAO PAULO, Kompas.com - Coca Cola akan merambah ke dunia balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula 1. Ini menyusul pengumuman pada Kamis (22/11/2012), yang menyebutkan bahwa merek minuman bersoda tersebut telah mencapai kesepakatan dengan tim yang diperkuat Kimi Raikkonen, Lotus.

Dalam sebuah pernyataannya, Lotus mengatakan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan multi-tahun. Akan tetapi mengenai detail lebih lanjut kerja sama ini akan dijelaskan tahun depan, ketika kemitraan dimulai.

"Kreativitas tim dan semangat dalam memacu kecepatan, serta energi yang membakar olahraga Formula 1 membuat kemitraan ini," ujar Emmanuel Seuge, direktur pemasaran dan bagian olahraga grup Coca Cola seluruh dunia.

Seuge mengatakan, kesepakatan itu akan menggabungkan seni dan musik "yang mana akan meruntuhkan konvensi tradisi pemasaran sponsorship Formula 1".

Formula 1 baru saja kembali ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya setelah lima tahun, yang diadakan di sebuah sirkuit baru di Austin. Olahraga ini ingin kembali menggeliat di Amerika.

Pada musim 2014 nanti, Amerika bakal menjadi tuan rumah dua seri balapan karena New Jersey pun masuk kalender. Setahun setelah itu, kemungkinan akan meningkat menjadi tiga, karena supremo Formula 1 Bernie Ecclestone sudah berbicara pada akhir pekan lalu bahwa ada pada 2015 tak tertutup kemungkinan ada tambahan satu seri di negara itu.

Reb Bull Racing, tim yang dimiliki oleh produsen minuman berenergi Austria, telah memenangkan Formula 1 kategori konstruktor dalam tiga tahun terakhir. Sedangkan pebalap andalan mereka, Sebastian Vettel, juga sedang mengincar gelar juara dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di Brasil akhir pekan ini.

Raikkonen pernah menjadi juara dunia Formula 1 pada tahun 2007, ketika masih bersama tim Ferrari. Pada musim ini, yang menjadi debutnya setelah sempat pensiun selama sekitar tiga tahun, pebalab Finlandia dengan julukan "Iceman" tersebut berhasil menjuarai balapan di Abu Dhabi. Ini menjadi kemenangan pertama Lotus.

Sebenarnya, pada masa lalu Coca Cola sudah banyak berkaitan dengan beberapa tim, serta keterlibatannya dengan olahraga secara keseluruhan.

"Kami sangat antusias dapat bermitra dengan salah satu produsen minuman tersebut guna menciptakan model baru dan inovatif untuk sponsorship yang akan menggabungkan pengalaman, pembuatan konten dan media sosial," ujar team principal Lotus, Eric Boullier.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









5:46 PM | 0 komentar | Read More

Banjir Hantui Pesta Pernikahan di Kampung Pulo


JAKARTA, KOMPAS.com - Di saat sebagian pemukiman di Kampung Pulo terendam banjir, ada pemandangan berbeda di lapangan kecil di Gang V, RT 04 RW 03, Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2012) siang. Sebuah tenda lengkap dengan rumbai-rumbainya telah tegak berdiri, menaungi beberapa ibu-ibu dan bapak-bapak yang tampak sibuk bekerja.

Ibu-ibu sibuk di depan kompor yang di atasnya bertengger dua dandang besar berisi puluhan potong ayam. Beberapa di antara ibu-ibu juga tampak asyik memotongi daun pisang. Sementara, bapak-bapak sibuk memasang lampu di tenda pesta tersebut.

Kesibukan para ibu dan bapak tersebut tampak kontras dengan kondisi jalanan dan rumah di sekelilingnya yang terendam air akibat luapan Kali Ciliwung sejak hampir satu minggu yang lalu.

Di dalam tenda seluas kurang lebih 10x10 meter persegi itu, Sabtu (24/11/2012) besok, akan terjadi pertautan kasih salah satu warga Kampung Pulo bernama Siti Fatimah (25) dengan pria asal Sunter, Afrizal (28). Namun, kisah bahagia dua anak manusia tersebut dihantui ancaman pihak ketiga, yang tak lain adalah banjir.

"Memang sudah direncanain besok nikahnya. Tapi kan kita enggak tahu kalau ternyata banjir begini. Mudah-mudahan hari ini surut supaya besok sudah kering, enggak banjir," harap Aisah (50), orang tua Siti kepada Kompas.com di sela-sela kesibukannya memasak konsumsi pesta.

Kekhawatiran Aisah beralasan. Di tanah kelahirannya yang kerap disebut kampung banjir tersebut memang selalu digenangi air luapan Kali Ciliwung jika kawasan Bogor diguyur hujan deras. Genangan air pun terus menghantui pikiran janda empat anak itu. Ia tak bisa membayangkan jika pesta pernikahan anaknya dihadiahi air kiriman.

Aisah mengaku telah berkorban banyak untuk melangsungkan pernikahan anaknya yang telah menyebar undangan sebanyak 500 buah itu.

"Ada Rp 20 juta semua. Ada organ tunggalnya juga, dangdutan di tengah banjir. Itu juga ditekan dulu. Beli daging mahal, gantinya ayam. Masakan lain paling soto, gado-gado, gitu saja," tuturnya.

Ketika ditanya mengapa nekat menggelar pesta di tengah kondisi banjir selutut orang dewasa itu, seketika bahu Aisah tampak naik dan turun. Setelah menghela nafas, Aisah mengaku kondisi ekonomi yang kurang membuatnya terpaksa menggelar pernikahan anak di tengah banjir. Tak banyak pilihan lain bagi orang-orang sepertinya.

"Kalau ada biayanya juga kita pesta di gedung. Ini aja utang sama orang-orang. Belakangan baru dibayar. Soalnya ini anak perempuan saya satu-satunya," ujarnya.

Sambil mempersiapkan acara pernikahan yang rencananya belangsung Sabtu siang pukul 11.00 WIB, Aisah terus memantau ketinggian air di Bendungan Katulampa dan Pintu Air Depok melalui perangkat RT. Jika ketinggian air mengkhawatirkan, Aisah dan tetangga terpaksa harus bekerja ekstra keras untuk memindahkan tenda serta perlengkapan pesta ke Pos RW yang terletak persis di tepi Jalan Jatinegara Barat.

"Makanya, mudah-mudahan air aman supaya besok lancar," harap Aisah.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









5:16 PM | 0 komentar | Read More

IHSG Akhir Pekan Ditutup Naik




IHSG Akhir Pekan Ditutup Naik





Jumat, 23 November 2012 | 16:39 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terangkat kembali ke zona hijau menjelang penutupan perdagangan hari ini (23/11/2012). IHSG berakhir naik 0,30 persen ke level 4.348,81.


IHSG menanjak bersama 116 saham. Sedangkan 105 saham masih terjebak di area negatif dan 108 saham lainnya tak bergerak.


Transaksi di bursa pun cukup banyak, dengan nilai transaksi Rp 5,01 triliun dan volume Rp 5,40 miliar.


Kenaikan IHSG ditenagai oleh lima sektor. Sektor keuangan memimpin kenaikan dan melaju 0,80 persen. Sedangkan sektor yang minus paling besar adalah sektor konstruksi yaitu melemah 0,49%.

Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan hari ini adalah saham PT Hanson International Tbk (MYRX) yang melompat 7,84 persen menjadi Rp 275, PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA) naik 6,45 persen menjadi Rp 660, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang menanjak 6,16 persen ke Rp 1.550. (Rika Theo/Kontan)





Sumber :


KONTAN



Editor :


Erlangga Djumena















5:14 PM | 0 komentar | Read More

KPK Tetapkan Haris Surahman Tersangka Baru DPID

Written By Unknown on Thursday, November 22, 2012 | 5:59 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan politikus Partai Golkar Haris Andi Surahman sebagai tersangka kasus dugaan penyuapan terkait pengalokasian Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Haris diduga bersama-sama Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq menyuap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Wa Ode Nurhayati.


“Dalam kaitan pengembangan dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan DPID, KPK telah meningkatkan status atau mengembangkan status penyidikan itu dengan menetapkan satu lagi tersangka atas nama HAS (Haris Andi Surahman) alias HSM sama-sama dengan Fahd ya yang sedang diproses di Tipikor,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Kamis (22/11/2012).


Menurut Johan, penetapan Haris sebagai tersangka ini merupakan pengembangan penyidikan perkara Wa Ode dan Fahd. Adapun Wa Ode divonis enam tahun penjara karena dianggap terbukti menerima suap DPID dan melakukan tindak pidana pencucian uang. Sementara Fahd, dituntut tiga tahun enam bulan penjara karena dianggap terbukti sebagai pihak penyuap.


Johan mengatakan, Haris disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. “KPK menemukan dua alat bukti yang cukup yang bisa mengaitkan dengan tersangka HAS,” ujar Johan.


Peran Haris terungkap dalam persidangan kasus Fahd dan Wa Ode. Berdasarkan surat dakwaan Fahd, Haris seolah berperan sebagai perantara antara anak pedangdut A Rafiq itu dengan Wa Ode. Sekitar September 2010, Fahd menemui  Haris di Gedung Sekretariat DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta.


Dalam pertemuan itu, Fahd meminta agar Haris mencarikan anggota Banggar DPR yang bisa mengusahakan tiga kabupaten di Aceh, yakni Pidie Jaya, Aceh Besar, dan Bener Meriah sebagai daerah penerima DPID. Haris pun, menurut dakwaan, menghubungkan Fahd dengan Wa Ode Nurhayati. Dalam persidangan beberapa  waktu lalu, Fahd bahkan mengaku memberikan uang  Rp 500 juta sebagai imbalan untuk Haris.


Menurut Fahd, Haris bekerja sebagai staf ahli anggota DPR asal fraksi Partai Golkar, Halim Kalla, adik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Fahd mengaku pertama kali bertemu Haris pada 2009. Saat itu Fahd ikut dalam tim pemenangan Jusuf Kalla-Wiranto untuk wilayah Sumatera dalam pemilihan umum 2009.


Ketika itu, menurut Fahd, dia menganggap Haris sebagai orang dekat Jusuf Kalla, mantan wakil Presiden RI yang juga politikus senior Partai Golkar. “Yang saya tahu, di mana ada JK, di situ ada Andi Haris,” ucapnya. Atas terungkapnya peran Haris, majelis hakim Pengadilan Tipikor beberapa kali memerintahkan KPK untuk menangkap Haris.


Ikuti perkembangan kasus ini dalam topik pilihan "Wa Ode dan Suap DPID"













5:59 PM | 0 komentar | Read More

Natha Narita: Korban Banjir Soreang Masih Butuh Uluran Tangan



Natha saat mengunjungi lokasi banjir bandang di Soreang, Kabupaten Bandung.

Natha saat mengunjungi lokasi banjir bandang di Soreang, Kabupaten Bandung. (sumber: Istimewa)



Natha saat mengunjungi lokasi banjir bandang di Soreang, Kabupaten Bandung.

Natha saat mengunjungi lokasi banjir bandang di Soreang, Kabupaten Bandung. (sumber: Istimewa)





"Ini saya berangkatnya dadakan jadi enggak terlalu banyak persiapan yang dibawa."

Menolong sesama, bagi Natha Narita sebaiknya dimulai dari lingkungan sekitar. Penyanyi yang sempat dikabarkan menikah dengan Kiki Farrel memilih untuk melakukan kegiatan sosial di Soreang, Kabupaten Bandung yang beberapa hari lalu terkena bencana banjir bandang.

"Ini merupakan rasa solidaritas kepada saudara-saudara saya di Soreang yang terkena musibah banjir bandang. Apalagi saya dengar di media banyak dari mereka yang hidup kesulitan," ujar Natha kepada Beritasatu.com hari ini.

Saat dihubungi, Natha sedang berada di Desa Gandasari, Soreang, Kabupaten Bandung untuk melakukan aktivitas sosialnya.

Natha langsung berangkat ke Soreang melalui Bandung, Rabu (21/11) sore. Ia menginap satu malam di Bandung kemudian pagi harinya langsung menuju lokasi bencana.

"Saya diantar Teh Eky dan keluarga. Dia adalah sahabat saya di Kopo," terang mantan kekasih Sammy Simorangkir tersebut.

Artis yang kini dinobatkan sebagai Duta Air tersebut mengaku langsung terenyuh melihat kondisi masyarakat di lokasi bencana.

"Banyak rumah-rumah yang rusak parah. Banyak anak-anak terkena penyakit, banyak lumpur yang masih berada di dalam rumah. Banyak hal yang memprihatinkan yang saya lihat," terang Natha.

Natha mengaku tidak terlalu banyak persiapan yang dilakukannya untuk berbagi pada masyarakat yang terkena bencana.

"Ini saya berangkatnya dadakan jadi enggak terlalu banyak persiapan yang dibawa. Cuma bawa pakaian yang layak pakai dan makanan siap saji seperti roti," ujarnya.

Meski melihat sudah tertangani dengan cukup baik, namun Natha merasa masyarakat masih memerlukan uluran tangan dari kaum dermawan.

"Mudah-mudahan teman-teman artis atau yang memiliki kelebihan harta bisa ikut menyumbangkan kepada saudara-saudara kita yang ada di Soreang ini," pungkasnya.

5:54 PM | 0 komentar | Read More

Firdasari Lolos ke Perempat Final



Hongkong Terbuka Superseries


Firdasari Lolos ke Perempat Final





Kamis, 22 November 2012 | 17:08 WIB













JAKARTA, Kompas.com - Adriyanti Firdasari terus memelihara asa Indonesia menyabet gelar tunggal putri turnamen Hongkong Terbuka Superseries di Hongkong Coliseum. Firdasari lolos ke babak perempat final setelah menang 21-17, 21-19 atas pemain ulet Jepang, Eriko Hirose, Kamis (22/11/2012).

Saat ini Firdasari menjadi satu-satunya wakil andalan Indonesia di sektor tunggal putri turnamen berhadiah 350.000 dollar AS tersebut. Pasalnya, Belaetrix Manuputi yang juga tampil di babak kedua hari ini, tak berhasil melewati hadangan pemain China yang merupakan unggulan kedua, Li Xuerui. Di perempat final, Jumat (23/11), Firdasari akan bertemu pemenang antara unggulan ketiga dari India, Saina Nehwal, dengan pemain kualifikasi China, Wang Lin.

Dari sektor ganda campuran, pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati juga meraih tiket babak delapan besar. Unggulan keenam ini lolos setelah menang dua game langsung 21-15, 21-10 atas pasangan Denmark, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl. Di perempat final, mereka menunggu pemenang antara unggulan keempat dari Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, dengan pasangan kakak-beradik dari Indonesia, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth.


Sayang, langkah Fran/Shendy tak diikuti rekannya sesama pemain Pelatnas, Muhammad Rijal/Debby Susanto. Unggulan kelima ini menyerah 21-17, 24-26, 18-21 dari pasangan Korea Selatan, Yoo Yeon Seong/Jang Ye-na, yang di perempat final menghadapi unggulan ketiga dari Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.




Sumber :


tournamentsoftware





Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Ledakan Terdengar di Kebakaran Kramat Jati





Ledakan Terdengar di Kebakaran Kramat Jati





Penulis : Firly Anugrah Putri | Kamis, 22 November 2012 | 17:05 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang menjilat rumah warga di RW 05 RT 04, Kramat Jati, tepat di depan RS Polri. Sempat terdengar ledakan tiga kali saat pemadam beraksi.

Ledakan tersebut terdengar warga yang berupaya membantu pemadam mematikan api. Diduga, ledakan berasal dari tabung gas elpiji.

"Wah, itu ledakan pasti gas itu. PLN udah matiin listrik belum ya, kalo belum kacau ini," ujar seorang warga di lokasi kejadian, Kamis (22/11/2012).

Kebakaran yang bermula sekitar pukul 15.15 WIB itu pertama kali berasal dari rumah Bapak Sulino. Api yang tak kunjung padam malah semakin membesar dan merembet ke rumah tetangga sekitar. Delapan rumah diperkirakan dilahap si jago merah.

"Saya langsung perintahin semua warga keluar, jadi enggak ada korban jiwa," papar H Sutomo, Ketua RW 05 RT 04.

Pantauan Kompas.com, api membesar begitu cepat dengan bantuan angin kencang. Lokasi yang sempit membuat petugas pemadam kebakaran sulit menjangkau lokasi.

Dua Unit mobil pemadam kebakaran pun tampak masih menyemprotkan air ke lokasi kebakaran. Warga juga ikut membantu petugas memadamkan api yang berkobar.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri














5:16 PM | 0 komentar | Read More

Asing Masuk, IHSG Menguat 18 Poin


JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 18,65 poin atau sekitar 0,43 persen ke level 4.335,93, Kamis (22/11/2012). Kenaikan IHSG didukung kembali masuknya dana investor asing dengan catatan pembelian bersih senilai Rp 144,07 miliar.


IHSG dibuka melemah tipis, namun kemudian bergerak menguat. Pergerakan IHSG mengikuti gerak bursa saham regional Asia. Masuknya dana investor asing mengurangi tingkat anomali pergerakan IHSG selama beberapa perdagangan terakhir. Jumlah transaksi saham sebanyak 9,25 juta lot atau setara Rp 4,54 triliun.


Hampir seluruh sektor  pada hari ini mengalami kenaikan, kecuali sektor pertanian (0,11 persen), pertambangan (1,15 persen), dan aneka industri (0,82 persen). Tercatat sebanyak 141 saham menguat, 88 saham melemah, 110 saham tidak mengalami perubahan dan 127 saham tidak diperdagangkan sama sekali.


Mata uang rupiah terapresiasi ke level Rp 9.644 per dollar AS. Saham-saham yang menempati top gainers antara lain GGRM (6,58 persen), BMRI (1,18 persen), ASII (0,65 persen), INDF (3,60 persen), dan KLBF (3,03 persen). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers adalah BYAN(11,36 persen), SMGR (1,70 persen), BBRI(0,70 persen), EMTK (4,76 persen), dan INTP(1,34 persen).












5:14 PM | 0 komentar | Read More

Hak Menyatakan Pendapat Dinilai untuk Kemanusiaan

Written By Unknown on Wednesday, November 21, 2012 | 5:59 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan hak menyatakan pendapat (HMP) terkait kasus bail out Bank Century disebut untuk memberikan kepastian hukum bagi mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono. Pasalnya, Boediono yang kini menjabat wakil presiden terus disebut terlibat sejak hak angket Bank Century bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat.


"Sudah sepatutnya DPR mengakhiri dengan HMP agar ada kepastian, apakah Boediono terlibat atau tidak. HMP penting dengan pertimbangan kemanusiaan," kata anggota Timwas Bank Century, Bambang Soesatyo, Rabu (21/11/2012) di Jakarta.


Bambang mengutip pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad bahwa Boediono ikut berperan dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) ke Bank Century pada 2008.


Sebelumnya, KPK bakal menjerat dua orang dari Bank Indonesia, yaitu BM selaku Deputi IV Bidang Pengelolaan Moneter Devisa BI saat itu dan SCF yang ketika itu menjabat Deputi IV Bidang Pengawasan. Keduanya dianggap melakukan penyalahgunaan kewenangan dalam pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.


Menurut Bambang, dengan pernyataan Abraham itu, penanganan proses hukum terhadap Boediono sudah selesai. Selanjutnya, kata politisi Partai Golkar itu, dilakukan langkah politik DPR dengan menggunakan HMP. Jika HMP disetujui, maka HMP akan dibawa ke Mahkamah Konstitusi untuk diperiksa, diadili, diputuskan.


"Apakah Wapres benar melakukan pelanggaran? Jika MK sependapat dengan DPR, maka pengambilan keputusan impeachment di MPR. Sebaliknya, jika MK memutuskan tidak bersalah, yah selesai atau bebas," kata Bambang.


Anggota Timwas dari Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan mengatakan, DPR tak perlu menunggu proses hukum di KPK atau di pengadilan nantinya untuk menggunakan HMP. Hanya saja, KPK perlu memberikan pendapat resmi mengenai ada dan tidaknya keterlibatan Boediono dalam pidana korupsi Century.



"Saya pikir kalau KPK sudah nyatakan (terlibat), tidak perlu ada keraguan bagi DPR. Apalagi yang tangani KPK. Selama ini kan selalu terbukti," kata Trimedya.


Baca juga:
KPK: Jangankan Wapres, Presiden Pun Bisa Diperiksa
KPK Tepis Bersandiwara dalam Kasus Bank Century
Boediono: Kerusakan Bank Century Disebabkan Pengurusnya
DPR Jangan Hanya Tagih KPK
KPK Jadikan Boediono Kebal Hukum


Berita terkait perkembangan penanganan kasus Bank Century dapat diikuti dalam topik:
Apa Kabar Kasus Century?












5:59 PM | 0 komentar | Read More

JGTC, Kehangatan Festival Jazz Tertua di Indonesia Kembali Hadir


Logo Jazz Goes to Campus

Logo Jazz Goes to Campus (sumber: Istimewa)




“Freedom of Jazzpression” merepresentasikan revolusi dari musik Jazz seiring dengan perkembangan zaman.

Tahun ini gelaran Jazz Goes To Campus sudah memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-35. Selama itu pula, perkembangan dunia jazz selalu menjadi perhatian dalam penyelenggaraan.

Jazz Goes To Campus merupakan festival jazz tertua di Indonesia dan diselenggarakan para mahasiswa yang mencintai musik jazz dan ingin membagi semangat musik yang nereka miliki.

Semangat tersebut akan dimunculkan dalam pagelaran yang akan dilangsungkan, 25 November mendatang.

Pada tahunnya yang ke 35 ini, value utama yang ingin diturunkan oleh The 35th Jazz Goes to Campus committee adalah passion. Passion yang dimaksudkan adalah perwujudan dari kecintaan panitia serta sense of belonging terhadap acara ini.

Idealisme merupakan core value The 35th Jazz Goes to Campus yang kedua. Sebagai sebuah acara mahasiswa, Jazz Goes to Campus merupakan acara yang kental akan idealisme mahasiwa sehingga tidak menonjolkan komersialitas layaknya acara-acara musik pada umumnya. Idealisme ini dapat tergambar melalui integritas mahasiswa dalam menjalankan acara ini, khususnya dalam mempertahankan musik Jazz.

Core values yang ketiga merupakan salah satu pilar utama Jazz Goes to Campus tahun ini, yaitu peningkatan kualitas. Sebagai sebuah event yang sudah berjalan selama 35 tahun, sustainability adalah salah satu hal utama mengingat persaingan acara yang sejenis dengan Jazz Goes to Campus semakin kompetitif. Realisasi rangkaian acara dari mulai opening and press conference sampai dengan festival akan tetap menjadi perhatian utama penyelenggaraan tahun ini dengan going concern terhadap seluruh stakeholder, baik sponsor, media partner, artis, vendor, termasuk BPH dan staf untuk melanjutkan serta melakukan peningkatan pada rangkaian acara Jazz Goes to Campus selanjutnya.

Freedom of Jazzpression
Tema tersebut menggambarkan kebebasan musik Jazz dalam berekspresi. Hal tersebut ditunjukkan dengan tampilan beberapa sub-genre dalam aksi para penampul.

Selain itu, “Freedom of Jazzpression” juga merepresentasikan revolusi dari musik Jazz seiring dengan perkembangan zaman. Para mahasiswa penyelenggara JGTC, dengan idealismenya, ingin menunjukan musik Jazz yang telah berasimilasi dengan musik modern sehingga tercipta sub-genre Jazz baru yang dapat dinikmati oleh semua kalangan.

"Kami ingin menciptakan konsep Jazz Goes To Campus dengan sepenuh hati dan pikiran yang dapat membawa kontribusi positif bagi dunia musik Indonesia," tulis rilis dari panitia yang diterima Beritasatu.com.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, The 35th Jazz Goes To Campus juga memiliki beberapa rangkaian acara yang akan mengawali hari-H festival. Rangkaian acara The 35th Jazz Goes To Campus akan dimulai dengan JGTC Opening & Press Conference yang dilaksanakan 17 Oktober lalu di Kampus FEUI Depok dengan tujuan mengentalkan nuansa "kampus & mahasiswa" sesuai dengan nama acara kami Jazz Goes To Campus.

Acara tersebut merupakan pembukaan secara simbolik untuk menandakan bahwa rangkaian acara dari The 35th Jazz Goes To Campus telah dimulai. Setelah itu, rangkaian acara yang mengiringi adalah JGTC Gathering & Charity Night yang mengundang alumni-alumni JGTC sebelumnya serta beberapa undangan dari ILUNI FEUI untuk penggalangan dana JGTC Scholarship pada tanggal 10 November 2012, keduanya merupakan rangkaian acara yang tergabung dalam JGTC Expression.

Masih merupakan bagian dari JGTC Expression, pada tahun ini diadakan kembali JGTC Children Workshop pada tanggal 6 November lalu bertempat di SSR studio yang digagas dengan tujuan menularkan serta mengenalkan lebih dalam musik Jazz kepada anak-anak khususnya mereka yang memang belajar bermain alat musik, dengan harapan dapat melahirkan musisi- musisi jazz masa depan dan meningkatkan awareness terhadap musik jazz sejak usia dini.

JGTC pun menjalin kerjasama dengan berbagai sekolah musik di wilayah DKI Jakarta untuk menjaring peserta dari workshop tersebut, dimana para peserta akan dibimbing oleh musisi Jazz senior yaitu Idang Rasyidi. Video dokumentasi hasil dari JGTC Children Workshop ini nantinya akan ditampilkan pula pada festival The 35th    Jazz Goes To Campus.

Selanjutnya, JGTC Roadshow tahun ini menyambangi dua kota di dalam dan luar Pulau Jawa serta bekerja sama dengan teman-teman mahasiswa dari universitas setempat.

Kota pertama adalah Malang dimana panitia JGTC akan bekerja sama dengan Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya untuk menjalankan mini show tanggal 13 November 2012. Selain bergandengan dengan pihak Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya, JGTC Roadshow Malang juga mengajak Komunitas Rompokbolong untuk ikut meramaikan dan berpartisipasi memeriahkan acara bersama Idang Rasyidi Syndicate.

Di tahun ini JGTC sengaja melebarkan sayap ke Pulau Bali untuk pertama kalinya, yakni dengan bekerja sama dengan Institut Seni Indonesia. JGTC Roadshow Bali yang akan diadakan pada tanggal 16 november 2012 mengundang salah satu artis internasional di JGTC Festival, yaitu Orange Pekoe dan artis asal Bali, Dialog Dini Hari untuk memeriahkan acara.

Rangkaian acara lainnya dari The 35th Jazz Goes To Campus yang telah cukup populer dan cukup banyak melahirkan musisi-musisi jazz baru adalah JGTC Competition.

Dari tahun ke tahun, JGTC Competition telah berhasil menelurkan juara-juaranya yang telah diseleksi kualitasnya oleh para juri yang terdiri dari insan-insan jazz kawakan seperti yang ada pada tahun ini, yaitu Ireng Maulana, Gilang Ramadhan, dan Thomas Anggoro. JGTC Competition sendiri terdiri dari dua tahap, yaitu Qualification Round yang diadakan pada tanggal 3-4 November 2012 di Fountain Area - Grand Indonesia, dan Final Round pada tanggal 17 November 2012 di Piazza Area - Gandaria City.

Selain penampilan dari peserta JGTC Competition, JGTC turut dimeriahkan oleh penampilan dari IYR, Ari Pramundito, Four on the Floor, Syailendra Sextet feat Nilakandi. Segi edukatif dari JGTC pun ditunjukkan dengan diberikannya free jazz clinic bagi para partisipan JGTC Competition yang akan diisi oleh musisi-musisi jazz ternama, seperti Didiek SSS, Aksan Sjuman, Nikita Dompas, Julian Marantika, Indra Perkasa.

Perkembangan musik jazz di Indonesia tak akan sesukses sekarang ini tanpa dukungan dari berbagai pihak. Dukungan dari banyak insan jazz Indonesia tersebut juga dirasakan oleh Jazz Goes To Campus selama ini, oleh karena itu pada tahun 2007 diadakanlah JGTC Awards untuk pertama kalinya dalam rangka memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi para insan jazz tanah air yang telah berkontribusi dalam perkembangan JGTC pada khususnya dan perkembangan jazz di Indonesia pada umumnya.

Pada tahun ini pun, untuk kelima kalinya, JGTC Awards akan kembali memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi para insan Jazz yang terpilih ke dalam beberapa kategori, diantaranya Artist of the Year, New Comer, Most Prominent, Most Favourite Album, dan Most Dedicated. Proses penilaian dalam JGTC Awards pun tak perlu diragukan lagi karena komite jurinya digawangi oleh tokoh-tokoh Jazz terkemuka, seperti Chico Hendarto, Frans Sartono, Dion Momongan, dan Roullandi Siregar.

Untuk penganugerahan JGTC Awards pada tahun ini akan diberikan live on stage pada saat The 35th Jazz Goes To Campus festival.

Perjalanan panjang dari rangkaian acara The 35th Jazz Goes To Campus pun akan diakhiri dengan manis pada tanggal 25 November 2012. Pada hari Minggu tersebut, sekali lagi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Kampus Baru UI Depok akan merasakan kemeriahan The 35th Jazz Goes To Campus Festival. Menampilkan musisi-musisi jazz dari dalam dan luar negeri seperti Orange Pekoe (Jepang), Martin Denev (Bulgaria), The Groove, BLP, Kunokini, Idang Rasyidi Syndicate, Tohpati Bertiga, Andi Wiriantono and Friends tribute Bubi Chen Project, Tulus, Bubu giri, Ligro, Ari Pramundito, Fariz RM, Indonesia Youth Regeneration, Benny Likumahua Jazz Connection, Funky Thumb ft Tompi & Simon, Indonesia Long Play Extended Project, BSO Band FEUI, dan JGTC Competition Winners.

Nuansa jazz yang unik akan kental terasa. Hal tersebut akan didukung dengan konsep festival baru yang diusung oleh The 35th Jazz Goes To Campus, yaitu tiga show area dan satu lounge dengan waktu penampilan yang tidak sepenuhnya simultan, yang memungkinkan para pengunjung untuk menikmati seluruh nuansa serta ambience musik jazz yang berbeda-beda.

Tidak hanya empat show area, The 35th Jazz Goes To Campus Festival juga akan menghadirkan Jazz Museum yang akan menceritakan perjalanan panjang sejarah musik jazz, jazz di Indonesia, dan tentunya Jazz Goes To Campus itu sendiri.

Selain itu, acara tersebut akan bertambah meriah melalui bazaar-bazaar yang menarik, video art yang apik, serta dekorasi yang artistik untuk menambah semarak aura festivalnya.

5:54 PM | 0 komentar | Read More

Giliran Taufik Hidayat Tersingkir


JAKARTA, Kompas.com - Satu per satu wakil Indonesia di sektor tunggal putra berguguran di turnamen Hongkong Terbuka Superseries. Setelah Sony Dwi Kuncoro dan Andre Kurniawan Tedjono, kini giliran Taufik Hidayat yang tersingkir di babak pertama turnamen berhadiah 350.000 dollar AS tersebut, Rabu (21/11/2012).

Dalam pertarungan ketat di Hongkong Coliseum berdurasi 1 jam 11 menit, Taufik kalah rubber game 21-19, 21-23, 16-21 dari pemain Jepang, Takuma Ueda. Ini membuat Ueda lolos ke babak kedua untuk bertemu rekan senegaranya, Kenichi Tago (unggulan 6), yang menang 21-18, 21-9 atas pemain Malaysia, Chong Wei Feng.

Dengan demikian, tersisa dua tunggal putra Indonesia yang belum bertanding di babak pertama, yaitu Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka. Tommy baru akan bermain melawan pemain tuan rumah, Wong Wing Ki, sedangkan Hayom bertemu pemain Malaysia, Daren Liew.

Hasil pertandingan lain di sektor ganda, dua wakil Indonesia lolos. Ganda campuran Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati melewati hadangan pemain India, Akshay Dewalkar/Pradnya Gadre, dengan kemenangan 21-18, 23-21. Selanjutnya, unggulan keenam ini bertemu pemenang antara Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl (Denmark) dengan pemain Shin Baek Choel/Eom Hye Won (Korea Selatan), untuk perebutkan tiket babak perempat final.

Artinya, empat ganda campuran Indonesia melewati rintangan di babak pertama. Sebelumnya, unggulan kelima Muhammad Rijal/Debby Susanto juga menang, begitu juga dengan Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth dan Riky Widianto/Puspita Richi Dili.

Ganda putra Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan, juga lolos ke babak kedua setelah menang 15-21, 21-16, 21-19 atas unggulan ketujuh dari Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata. Di babak kedua, mereka bertemu pasangan Malaysia, Hoon Thien How/Tan Wee Kiong.





Sumber :


tournamentsoftware





Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









5:46 PM | 0 komentar | Read More

Terpidana Teroris Roki Telah Kabur dari Jakarta


JAKARTA, KOMPAS.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri hingga saat ini belum berhasil menangkap terpidana kasus terorisme Roki Apris Dianto (29) yang melarikan diri dari rumah tahanan Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Kepolisian tidak mampu menemukan jejak Roki di Jakarta. Saat ini Roki diduga berada di daerah lain.


"Iya, Roki sudah kabur (dari Jakarta)," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2012).


Menurut Boy, tim kepolisian sudah berpencar ke berbagai daerah untuk mencari Roki. Foto wajah Roki pun telah disebar. Namun, hingga kini tim belum dapat mengendus keberadaan pasti Roki.


"Tim kita sudah mencar terus," pungkasnya.


Sebelumnya, Roki dengan mudahnya melarikan diri dari rutan lantai 4 yang dijaga ketat sesuai standar operasi Densus 88 Antiteror Polri, Selasa (6/11/2012). Lantai empat tersebut memang khusus tahanan kasus terorisme. Selasa siang sekitar pukul 13.00, tercatat puluhan pembesuk ke lantai empat, namun tidak ada dari mereka yang menyatakan ingin menjenguk Roki. Roki pun sebelumnya diketahui tidak pernah dibesuk. Kebanyakan dari pembesuk saat itu adalah wanita berpakaian cadar warna hitam.


Tak lama berselang setelah jam besuk habis, Roki sudah menghilang dari balik jeruji besi itu. Roki diduga kuat mengelabui petugas dengan menyamar sebagai wanita bercadar. Roki dan kelompoknya terlibat aksi teror bom di beberapa tempat di Klaten, Jawa Tengah, pada November hingga Desember 2010. Kelompok Klaten tersebut telah melakukan berbagai aksi teror bom di sekitar wilayah Klaten, antara lain meledakkan bom rakitan di tiga pos polisi, dua gereja, dan sebuah masjid.


Hal itu dilakukan Roki dan kelompoknya untuk menyebar fitnah di masyarakat. Roki diringkus Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri pada 2011 di Sukoharjo, Jawa Tengah. Roki divonis enam tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Desember 2011. Ia telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 15 juncto Pasal 9 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.












5:16 PM | 0 komentar | Read More

Wapres: Pemuda Harus Lirik Ekonomi Kreatif


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Boediono mengatakan, sudah waktunya generasi muda melirik ekonomi kreatif. Sebab, pengolahan kreatifitas sangat dekat dengan generasi muda. Hal itu, menjadi nilai tambah yang dimiliki generasi muda untuk mengembangkan bisnis tanah air.


"20 tahun mendatang, Indonesia memiliki peluang menciptakan dan mengerahkan SDM usia produktif dan kreatif untuk menjadikan Indonesia kekuatan ekonomi yang diperhitungan dunia. Potensi ini harus kita pahami dan yakini bersama dalam setiap rencana pengembangan ekonomi kreatif ke depan," kata Boediono dalam pembukaan Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) di Epicentrum Kuningan, Jakarta, Rabu (21/11/2012).


Boediono menambahkan, usia muda adalah peluang bagi generasi penerus menentukan arah karirnya. Tugas pemerintah sebagai perumus kebijakan ekonomi kreatif, terangnya, untuk memfasilitasi, memotivasi, dan mengispirasi bahwa ekonomi kreatif adalah bidang bisnis di masa depan yang menjanjikan.


"Saya mengimbau seluruh unsur pemerintah, pebisnis, maupun kaum intelektual untuk aktif mendengar langsung, melihat langsung, berdiskusi langsung, tentang 15 subsektor ekonomi kreatif. Dari itu semua, pilihan-pilihan kebijakan ekonomi kreatif pemerintah makin terarah dan efektif," tambahnya.


Menurut Boediono, generasi muda hendaknya tidak melewatkan kesempatan yang ditawarkan PPKI. Sebab, dalam PPKI para pelaku kreatif terbaik Indonesia akan hadir untuk berbagi ilmu, keahlian, dan pengalaman yang dimiliki. Generasi muda, sebutnya, dapat belajar banyak dengan mengikuti rangkaian acara PPKI.


Acara Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2012 mengusung tema "Yang muda Yang Berkreasi". Acara tersebut digelar di Epiwalk Epicentrum Kuningan, Jakarta. Acara, digelar dari tanggal 21 sampai 25 November 2012. Acara itu diramaikan 15 subsektor industri kreatif yaitu fashion; kriya; seni pertunjukan; musik; penerbitan dan percetakan; arsitektur; kuliner; periklanan; film, video, dan fotografi; permainan interaktif; televisi dan radio; riset dan pengembangan; seni rupa; desain; serta teknologi informasi.






Editor :


Erlangga Djumena









5:14 PM | 0 komentar | Read More

Fraksi PKS DPR Berkunjung ke Redaksi "Kompas"

Written By Unknown on Tuesday, November 20, 2012 | 5:59 PM





Fraksi PKS DPR Berkunjung ke Redaksi 'Kompas'





Penulis : R. Adhi Kusumaputra | Selasa, 20 November 2012 | 15:04 WIB











Foto:





JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR pimpinan Hidayat Nur Wahid hari Selasa (20/11/2012) petang berkunjung ke kantor Redaksi Harian Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta.


Hidayat Nur Wahid yang datang bersama dua anggota DPR dari F-PKS itu diterima oleh Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Trias Kuncahyono dan Ninuk Mardiana Pambudy dan jajaran redaksi.


Hidayat Nur Wahid antara lain menegaskan akan menertibkan anggota DPR dari F-PKS yang melanggar tata tertib dan disiplin DPR. "Kami bukan malaikat," kata Hidayat.


















5:59 PM | 0 komentar | Read More

One Direction Hibur Ratu Elizabeth


Boyband Inggris, One Direction

Boyband Inggris, One Direction (sumber: AFP)




One Direction menyanyikan satu lagu hits mereka, Little Things.

Boyband One Direction dan Cheryl Cole bertemu dengan Ratu Elizabeth, Selasa (19/11) malam waktu setempat untuk memperingati 100 tahun acara kerajaan.

Salah satu personel One Direction, Harry Style berkicau jika dirinya tidak percaya dapat bertemu dengan sang ratu.

Sementara Cheryl mengungkapkan jika ia memiliki kesan tersendiri saat bertemu dengan nenek dari Pangeran Harry yang berusia 86 tahun tersebut.

"Rambutnya seperti permen 'candyfloss' dan sedikit menari-narikan kakinya," Cheryl.

Dalam kesempatan itu, One Direction menyanyikan satu lagu hits mereka, Little Things mengiringi pembawa acara David Williams beraksi dengan menggunakan busana seperti peri.

Ratu pertama kali datang ke acara/pertunjukkan kerajaan tahun 1952. Tahun ini acara tersebut bertepatan dengan ulangtahun pernikahan mereka yang ke 65 tahun. Keduanya menyaksikan penampilan Girls Aloud, Robbie Williams, Alicia Keys, opera Placide Dominique, Kyle Minogue, Rod Stewart, dan Neil Diamond.

Pemenang Britain Got Talent, Ashleigh dan para penarinya, dog Pudsey menyanyikan lagu-lagu tema James Bond secara medley.

Di akhir pertunjukkan yang berlangsung du London's Royal Albert Hall, semua penampil tampak berdiri di panggung saat lagu tema James Bond dinyanyikan.

5:54 PM | 0 komentar | Read More

Istri Fernando Gago Pensiun dari Tenis Profesional




Istri Fernando Gago Pensiun dari Tenis Profesional





Penulis : Ika Widya Mustika | Selasa, 20 November 2012 | 17:28 WIB













BUENOS AIRES, Kompas.com - Mantan petenis peringkat teratas di sektor ganda, Gisela Dulko, memutuskan untuk pensiun dari arena tenis profesional. Petenis Argentina ini menyelesaikan kariernya dengan meraih empat gelar tunggal dan 17 gelar ganda.

Petenis berusia 27 tahun ini mengatakan dalam sebuah pernyataan di website-nya, bahwa ia pensiun karena tidak memiliki permainan yang sama lagi. Selain itu, dirinya juga tidak bersedia melakukan "pengorbanan" untuk bersaing di ajang WTA.

Dulko menempati peringkat satu dunia di sektor ganda setelah meraih kesuksesan di WTA Championships pada tahun 2012. Waktu itu dia berpasangan dengan petenis Italia, Flavia Pennetta dari Italia. Mereka kemudian terpilih sebagai WTA doubles team of the Year pada tahun tersebut.

Dulko menikah dengan pemain sepak bola asal Argentina, Fernando Gago, tahun lalu di Buenos Aires. Sepanjang kariernya di dunia tenis, Dulko menghasilkan uang dengan total nilai 4,8 juta dollar AS.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo















5:46 PM | 0 komentar | Read More

John Kei Siap Dihukum, tapi Minta Rekannya Bebas





John Kei Siap Dihukum, tapi Minta Rekannya Bebas





Penulis : Lariza Oky Adisty | Selasa, 20 November 2012 | 16:58 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam sidang lanjutan pembunuhan Direktur PT Sanex Steel Tan Harry Tantono alias Ayung, tokoh pemuda asal Maluku, John Refra Kei, menyatakan penyesalannya karena tidak bisa datang ke rumah duka setelah kematian Ayung, 26 Januari 2012.


"Saya dihubungi seorang teman yang menyarankan saya untuk jangan datang dulu karena kalau datang dikhawatirkan persoalannya jadi lain," kata John Kei dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Supradja di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (20/11/12).


Dalam keterangannya di persidangan, John Kei mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan Ayung di Swiss-Belhotel, Mangga Besar, terjadi karena Ayung meminta bantuannya mengurus masalah di pabriknya. "Tapi karena saya tidak mengerti, makanya saya undang Muchlis supaya Ayung bisa berkonsultasi," kata John Kei.


Muchlis Syahab pun mengeluarkan pernyataan senada. Ia mengatakan bahwa hari itu ia memang hendak bertemu John Kei untuk meminta dana pengurusan izin mendirikan bangunan yang tengah diselesaikannya. "Saat itu John meminta saya bertemu di Swiss-Belhotel. Katanya ada sahabatnya butuh bantuan," kata Muchlis.


Muchlis pun datang ke tempat tersebut dan bertemu Ayung. Ia mengatakan, pembicaraannya dengan Ayung hanya berlangsung singkat karena ia memerlukan data-data lengkap serta surat teguran yang, menurut Ayung, dilayangkan Pemda ke perusahaan milik Ayung.


Jelang penutupan sidang, John Kei melontarkan pernyataan mengejutkan. "Jika saya memang disalahkan atas kematian Ayung, saya siap dihukum. Tapi dua teman saya ini punya istri dan anak. Mereka ikut ke Swiss-Belhotel atas ajakan saya, jadi saya minta mereka dibebaskan," katanya sambil menunjuk ke arah Josep dan Muchlis.


Sidang akan dilanjutkan Selasa (4/12/12) dua pekan mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap ketiga tersangka.

















5:16 PM | 0 komentar | Read More

CPAM Incar Dana Kelolaan Rp 50 Miliar


KOMPAS.com - Dalam jangka waktu dua bulan ke depan, PT CIMB Principal Asset Management (CPAM) mengincar dana kelolaan Rp 50 miliar. Presiden Direktur CPAM Reita Farianti mengemukakan hal itu pada Selasa (20/11/2012) saat peluncuran reksadana indeks berbasis saham CIMB-Principal Index IDX30. "Resminya seminggu sejak hari ini diluncurkan," imbuh mantan Direktur Lippo Securities ini.


Reita mengatakan dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) perdana sebesar Rp 1.000, khalayak bisa memulai investasi dengan bermodalkan Rp 100.000. Investasi selanjutnya sebesar Rp 75.000. "Ini relatif terjangkau bagi semua kalangan," katanya.


Lebih lanjut, Reita menerangkan IDX30 merupakan kumpulan 30 saham terpilih dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setidaknya, ada empat kriteria bagi saham seperti itu untuk masuk dalam IDX30 yakni faktor likuiditas, kapitalisasi pasar, kinerja keuangan, dan prospek pertumbuhan. "Kami mengelola reksadana ini dengan manajemen secara pasif," tutur Reita.


Sebanyak 60 persen saham CPAM menjadi milik CIMB-Principal Asset Management Berhad asal Malaysia dan 40 persen milik Principal Financial Group.


5:14 PM | 0 komentar | Read More

Pegawai Dorong Pimpinan KPK Lebih Cepat Mengungkap Kasus

Written By Unknown on Monday, November 19, 2012 | 5:59 PM


JAKARTA, KOMPAS.com — Rupanya, janji-janji yang diungkapkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi soal penuntasan sejumlah kasus korupsi yang menyita perhatian publik seperti Hambalang dan Century membuat resah sejumlah pegawai di lembaga tersebut.


Para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi ini mengakui, publik perlu mendorong agar atasan mereka bisa cepat mengungkap kasus-kasus korupsi besar tersebut.


"Memang pimpinan KPK perlu didorong bekerja lebih cepat menuntaskan kasus-kasus besar ini," kata salah seorang pegawai KPK kepada Kompas.


Menurut dia, janji-janji pimpinan KPK yang dipublikasikan lewat media bisa menjadi senjata makan tuan bila ternyata tak mampu memenuhi ekspektasi publik. Kasus besar yang sekarang ditangani KPK seperti Hambalang juga belum tuntas. Ketua KPK Abraham Samad sempat mengatakan akan ada tersangka baru.


Kapan ditetapkan tersangka baru kasus Hambalang, Abraham menyitir lagu yang dinyanyikan Krisdayanti, "Menghitung Hari". "Tinggal menghitung hari," kata Abraham. Belakangan Abraham mengoreksi bahwa menghitung hari itu bisa saja dalam setahun.


Sementara Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto sempat mengatakan, Deddy Kusdinar, pejabat Kemenpora yang ditetapkan sebagai tersangka, hanya anak tangga pertama. Dia menjanjikan akan ada anak tangga berikutnya dalam kasus ini. Tetapi, peryantaan yang sudah berbilang bulan tersebut belum terealisasi hingga sekarang.


Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas sempat mengatakan, ada bukti dan petunjuk yang menyebutkan keterlibatan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang.


Namun, sampai sekarang, publik tak pernah tahu, bukti dan petunjuk tersebut bisa menyeret atau tidak mantan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam tersebut menjadi tersangka baru kasus Hambalang. Janji-janji pimpinan KPK itulah yang ternyata membuat resah pegawai KPK. Mereka ingin agar janji atasannya tersebut segera dituntaskan.


Anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho mengingatkan, pada periode ketiga kepemimpinan KPK kali ini akan segera berakhir masa kerja tahun pertama.


"Publik masih ingat janji KPK menuntaskan kasus Century dan Hambalang. Saat ini tinggal 40 hari lagi untuk genap satu tahun. KPK harus segera umumkan dua tersangka kasus tersebut agar publik tetap terus percaya. ICW mengingatkan janji KPK untuk menuntaskan kasus besar," kata Emerson. 












5:59 PM | 0 komentar | Read More

Tony Fernandes, Pengusaha Bertangan Dingin Mencari Karyawan


Tony Fernandes

Tony Fernandes (sumber: AXN)




Melalui program The Apprentice Asia.

Menyebut nama Tony Fernandes tidak pernah lepas dari kesuksesannya mengangkat AirAsia, dari maskapai penerbangan yang tinggal menunggu waktu gulung tikar, menjadi salah satu maskapai penerbangan populer dan mencapai break event point, hanya dalam tempo satu tahun sejak pengambilalihannya.

Tony Fernandes merupakan salah satu pendiri dan Executive Chairman kelompok usaha Tune Sdn. Bhd. Ia juga adalah Group Chief Executive Director AirAsia sejak Desember 2001.

Tony adalah lelaki kelahiran 30 April 1964 dan merupakan lulusan London School of Economics dengan gelar BSc di bidang akunting dan keuangan. la menjadi Associate Member dari Association of Chartered Certified Accountants tahun 1991 dan anggota Fellow Member tahun 1996. Tahun 2008 ia terdaftar sebagai Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW).

Sebelum sukses dengan Air Asia dan Tune Sdn. Bhd. ia bekerja sebagai Financial Controller di Virgin Communications London tahun 1987 hingga 1989, kemudian menjadi Senior Financial Analyst di Warner Music International London selama 10 tahun.

Prestasi dan pengalamannya tersebut membuat Tony diangkat menjadi Managing Director di Warner Music Malaysia. Ia tercatat menjadi Managing Director termuda karena masih berusia 26 tahun.

Tahun 1996 ia menjabat sebagai Regional Managing Director ASEAN kemudian menjadi Vice President ASEAN sejak 1999 hingga Juli 2001 di Warner Music kawawasan Asia Tenggara.

Keberhasilannya mengelola Tune Sdn. Bhd.  membuat usahanya berkembang. Selain Tune Air (Air Asia dan Air Asia X), usahanya merambah ke perhotelan, kartu ponsel prabayar, jasa keuangan, hiburan dan olah raga, termasuk membentuk Liga Bola Basket ASEAN dan tim balap Malaysia Caterham F1. Ia juga memproduksi minuman energi EQ8, serta menjadi pemegang saham mayoritas tim sepakbola Inggris Queens Park Rangers dan produsen mobil sports Inggris: Caterham Cars.

Diantara berbagai penghargaan yang diraihnya adalah "Recording Industry Person of the Year 1997" oleh Asosiasi Industri Rekaman Malaysia, "Malaysia CEO of the Year 2003" oleh American Express, "Emerging Entrepreneur of the Year – Malaysia 2003" oleh Business Times, "Airline Business Strategy Award 2005" and "Low Cost Leadership" oleh  Airline Business dan "Asia Pacific Aviation Executive" oleh Centre for Asia Pacific Aviation (CAPA) untuk tahun 2004 dan 2005.

Ia juga terpilih sebagai "Master Entrepreneur" dari Ernst & Young Entrepreneur Malaysia tahun 2006. Tahun 2007, Tony dianugerahi penghargaan "The Brand Laureate Brand Personality" atas kiprahnya yang luar biasa, dedikasi dan kontribusi terhadap industri penerbangan di Malaysia.

Tahun 2009, Dato' Sri Tony mendapat penghargaan "CAPA Legend Award" (Aviation Hall of Fame). Ia menjadi orang Malaysia dan Asia Tenggara pertama yang mendapatkan penghargaan prestisius “Asia Businessman of the Year, 2010” dari majalah Forbes.

Kini, Tony siap untuk menjadi host di The Apprentice Asia seperti Donald Trump di The Apprentice versi AS, sambil mencari sosok yang tepat untuk menjadi anak didiknya dan bekerja di salah satu perusahaannya dengan gaji 6 digit USD dan mengatakan: You're Hired!

AXN rencananya akan menayangkan The Apprentice Asia pada semester pertama tahun 2013.

5:54 PM | 0 komentar | Read More

DBL Selection Team 2012 Berlaga di Gold Coast


JAKARTA, KOMPAS.com - Liga basket pelajar Honda Development Basketball League (DBL), kembali mengirim sejumlah pelajar untuk bertanding ke luar negeri.

Setelah tim DBL Indonesia All-Star 2012 ke Seattle dikirim ke Amerika Serikat, kini DBL Indonesia Selection Team 2012 belajar dan bertanding di ajang Christmas on The Coast International Challenge Tournament, 20-23 Desember mendatang di Gold Coast, Queensland, Australia.

PT Deteksi Basket Lintas (DBL) hari Senin (19/11) ini merilis daftar 20 pemain (10 putra dan 10 putri) yang tergabung dalam DBL Indonesia Selection Team 2012.

Mereka dipilih dari hasil pantauan DBL Camp 2012 yang dilangsungkan di Surabaya, 1-5 Juli 2012. Ke-20 pemain itu akan didampingi tim pelatih SMA pilihan juga. Mereka adalah P. Abrizalt Hasiholan (SMAN 3 Jakarta) dan Alfian Rachmat Fathoni (SMAN 5 Surabaya) yang menangani tim putra.

Sementara tim putri dilatih Tri Hartanto (SMAN 3 Jakarta) dan Kristi Yuni Annisa (SMA Stella Maris Surabaya). Tim-tim tersebut juga akan diperkuat oleh empat pemain (dua putra dan putri) DBL Indonesia All-Star 2012 yang baru saja pulang dari Seattle.

Mereka adalah Hans Abraham (SMA PSKD 1 Jakarta) dan Rivaldo Tandra Pangesthio (SMA Santo Petrus Pontianak) di tim putra, serta Gabby Valencia Widajadi (SMA Stella Duce 1 Jogjakarta) dan Kadek Pratita Citta Dewi (SMAN 1 Denpasar) pada tim putri.

"Kami selalu mendapat sambutan hangat dalam tiga kali kesempatan ke Surabaya. Melalui turnamen ini, kami ingin membantu perkembangan basket di Indonesia. Turnamen ini kami harapkan akan mampu memperkuat hubungan baik dengan DBL Indonesia," tandas Allan Hilzinger, CEO Gold Coast City Regional Basketball Association, seperti dirilis PT DBL.

Menurut Komisaris DBL Azrul Ananda, ajang ini makin memperluas jangkauan PT DBL Indonesia di Australia.

"Kami sebelumnya sudah beberapa kali mengirimkan tim ke Perth, Australia Barat. Semoga para pemain dan pelatih kami mendapat pengalaman berharga selama di Gold Coast, dan bisa membawa sekaligus menularkan ilmu-ilmunya di Indonesia," kata Azrul.

Christmas on The Coast International Challenge Tournament akan diikuti oleh 12 tim (enam putra dan putri) dari berbagai negara.

Selain DBL Indonesia Selection Team 2012, tim yang mengirimkan wakil putra dan putri adalah tuan rumah Gold Coast U-18, North Brisbane U-18, serta Sunshine Coast U-18. Ketiganya berasal dari Australia.

Sedangkan Tim Nasional U-18 Malaysia hanya mengirimkan tim putra, begitu pula Geelong U-18 (Australia) yang hanya diwakili tim putri. Satu tim putra dan putri sisanya masih menunggu konfirmasi dari pihak panitia. Turnamen ini menggunakan format round robin.

Roster DBL Indonesia Selection Team 2012 (Putri)
1. Christie Apriyani Rumamby SMA Negeri 116 Jakarta
2. Sartika Dewi SMA St. Louis 1 Surabaya
3. Dita Aryani SMA Negeri 36 Jakarta
4. Desak Nyoman Kutha Ratna G.W. SMA Negeri 1 Denpasar
5. Svetlana Maharaniputri Y. SMA Negeri 70 Jakarta
6. Kania Puspita Dewi SMA Negeri 2 Bandung
7. Adella SMA Pahoa Tangerang
8. Rayinda Andrayani Putri C. SMA Negeri 8 Bekasi
9. Syelna SMA Santu Petrus Pontianak
10. Vonny Hantoro SMA St. Louis 1 Surabaya
11. Gabby Valencia WidajadiSMA Stella Duce 1 Jogjakarta
12. Kadek Pratita Citta DewiSMAN 1 Denpasar

Roster DBL Indonesia Selection Team 2012 (Putra)
1. Rafael Yogia SMA Santo Aloysius Bandung
2. I Kadek Alit Suarjana SMA Negeri 2 Denpasar
3. Shandy Kevin Stefanus SMA Bukit Sion Jakarta
4. Putu Quentin Mahayana P. SMA Santo Yoseph Denpasar
5. Gregorio Claudie Wibowo SMA Negeri 3 Sidoarjo
6. Taufik Ramadhan SMA Negeri 3 Jakarta
7. I Made Wira Satya DharmaSMA Negeri 1 Negara
8. Muhammad Sandy Ibrahim SMA 1 PSKD Jakarta
9. Marvanico Tjokrosoeharto SMA Kolese Santo Yusup Malang
10. Lintang Bawono AgungSMA Negeri 2 Solo
11. Rivaldo Tandra Pangesthio SMA Santo Petrus Pontianak
12. Hans AbrahamSMA 1 PSKD Jakarta












5:46 PM | 0 komentar | Read More

8.988 Jiwa di 34 RT Terimbas Rendaman Banjir di Bukit Duri


JAKARTA, KOMPAS.com - Luapan air Kali Ciliwung merendam permukiman warga di Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Akibatnya, sekitar 8.988 jiwa terganggu aktivitas hariannya lantaran genangan air di rumah dan jalan-gang di sekitar kawasan tersebut.


"Secara keselurahan ada 34 RT yang terkena banjir di Bukit Duri, dengan jumlah 8.988 jiwa," kata Sekretaris Kelurahan Bukit Duri Kurnia Rita Trisyani, yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/11/2012).


Ke-34 RT tersebut terletak di tiga RW, masing-masing RW 10, 11, dan 12. Dalam peta banjir kelurahan,  kawasan yang kerap diliputi banjir mencakup RW 10 dengan 14 RT, terdiri atas 725 Kepala Keluarga (KK) atau 3.213 jiwa. Di RW 11 ada 12 RT, dengan 422 KK atau 3.933 jiwa, dan di RW 12 ada 8 RT, dengan 289 KK atau 1.842 jiwa.


"Kalau semalam saya cek memang baru di RT 11 dan 15 di RW 10. Yang di RW lainnya belum ada," kata Rita.


Dia menjelaskan, semua perlengkapan darurat dan bantuan sudah disiapkan. Namun, perlengkapan itu baru terpakai kalau ketinggian air naik hingga di atas dua meter. Demikian pula, pos-pos pengungsian, pihak kelurahan telah menyiapkan di empat RW yang paling rawan.


"Ada di RW 8, 10, 11, dan 12. Jumlahnya lebih dari 15 pos," kata Rita.


Hingga Senin siang warga masih sibuk mengeluarkan air dari dalam rumah maupun pekarangan. Beberapa warga yang tidak menjadi korban banjir ikut membantu menyerok air dari jalan-jalan umum di sekitar lokasi perumahan.


"Tahun ini kayaknya ini yang paling tinggi. Kemarin-kemarin sempat naik tapi enggak sampai sepaha orang dewasa," kata Hussein, warga RT 10 RW 10 Bukit Duri.


Berita terkait dapat diikuti di topik :


BANJIR 2012






Editor :


Hertanto Soebijoto









5:16 PM | 0 komentar | Read More

DPR Minta Keuangan dan Aset BP Migas Diaudit




DPR Minta Keuangan dan Aset BP Migas Diaudit





Penulis : Sandro Gatra | Senin, 19 November 2012 | 17:11 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat juga meminta agar dilakukan audit terhadap keuangan serta aset Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas). Audit diperlukan agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.


Hal itu disampaikan Ketua DPR Marzuki Alie ketika menyampaikan pidato pembukaan masa persidangan II tahun sidang 2012-2013 di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/11/2012).


Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar dilakukan audit terhadap BP Migas setelah seluruh kegiatan BP Migas dilanjutkan oleh Kementerian ESDM dan di bawah kendali Menteri ESDM.


Langkah itu dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan BP Migas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas) bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum sehingga harus dibubarkan.


Marzuki menambahkan, DPR juga harus segera menyelesaikan penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Migas. RUU itu menjadi salah satu prioritas DPR tahun 2010-2014 . "Dalam pembentukan RUU Migas, perlu dipikirkan lembaga yang akan mengurusi kegiatan migas," kata Marzuki.


Marzuki menambahkan, DPR berharap agar keputusan MK tidak menimbulkan gejolak ekonomi dan kekhawatiran di kalangan investor, terutama investor asing. DPR, kata dia, mengapresiasi sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang langsung memberi penjelasan kepada publik menyikapi keputusan MK.


"Pemerintah perlu mengambil tindakan cepat untuk memulihkan kegiatan kontraktor migas yang diselenggarakan sesuai dengan kontrak," pungkas politisi Partai Demokrat itu.


Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
BP Migas Dibubarkan


Baca juga:
Dahlan: Jangan Buat Pertamina Manja
Alasan Pembubaran BP Migas
Mengapa BP Migas Dibubarkan?
Kronologi Pergeseran Pengelolaan Sumber Daya Migas Indonesia
McKinsey: Lima Fakta Indonesia Bisa Jadi Negara Maju pada 2030




















5:14 PM | 0 komentar | Read More

Perketat Seleksi Calon Legislatif

Written By Unknown on Sunday, November 18, 2012 | 5:59 PM





Perketat Seleksi Calon Legislatif





Penulis : Sandro Gatra | Minggu, 18 November 2012 | 16:24 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Partai politik harus sangat selektif dalam proses seleksi calon legislatornya, khususnya yang bakal duduk di Dewan Perwakilan Rakyat pada pemilu 2014. Parpol harus mengambil pelajaran dari banyaknya anggota Dewan yang tersandung kasus korupsi.


"Rekrutmen anggota DPR adalah proses awal yang sangat penting," kata peneliti Lingkaran Survei Indonesia Rully Akbar, saat jumpa pers di Kantor LSI di Jakarta, Minggu (18/11/2012).

Saat ini, parpol-parpol sudah membuka pendaftaran caleg untuk menghadapi pemilu 2014 .


Rully mengatakan, di sisa waktu jabatan, anggota Dewan perlu mengembalikan citra DPR dengan bekerja dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat. Saat ini, image negatif DPR sangat kuat seperti ladang korupsi dan pemerasan.


Selain itu, lanjut Rully, pemberian hukuman yang jelas dan tegas terhadap oknum anggota DPR yang melanggar aturan perlu dilakukan. Tak hanya oleh Badan Kehormatan DPR, pemberian hukuman itu juga harus dilakukan oleh parpol.


"Selama ini publik masih menilai penindakan kasus korupsi maupun moral belum dilakukan secara sungguh-sungguh dan terkesan membela pelaku," kata Rully.


Rekomendasi itu disampaikan LSI sebagai tindaklanjut dari hasil survei terakhir LSI yang digelar 12-15 November 2012 . Dari 1.200 responden, sebanyak 56,43 persen orang tidak ingin anaknya menjadi anggota Dewan di Pemilu 2014. Hanya 37,62 persen orangtua yang ingin anaknya duduk di parlemen.


Selain itu, sebanyak 69,55 persen responden mengaku tidak membanggakan menjadi anggota Dewan akibat berbagai faktor seperti kasus korupsi, amoral, maupun penyimpangan lain. Hanya 22,76 persen responden yang mengaku bangga.


"Ada peningkatan 25 persen publik dibanding survei tahun 2008 yang tidak ingin keturunan mereka jadi anggota DPR. Anggota Dewan tidak lagi jadi primadona orangtua," pungkas Rully.

Baca juga:
Survei: Orangtua Tak Mau Anaknya Jadi Anggota DPR
Jadi Anggota DPR Tak Lagi Membanggakan






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary














5:59 PM | 0 komentar | Read More

Kata Dua Ekonom Top, AS Menuju "Tubrukan Finansial"




Kata Dua Ekonom Top, AS Menuju "Tubrukan Finansial"





Minggu, 18 November 2012 | 16:41 WIB













SANTA MONICA, KOMPAS.com - Dua ekonom terkenal Amerika Serikat pesimis terhadap masa depan ekonomi negara adidaya tersebut. Mereka tak yakin para politisi di Washington mampu sepakat mengatasi tumpukan utang negeri tersebut.

Bukan hanya itu. Mantan Kepala Federal Deposit Insurance Corporation Sheila Bair dan ekonom Yale University Stephen Roach menyatakan, The Federal Reserve juga menciptakan, bencana gelembung finansial lewat kebijakan stimulus yang diberi nama quantitative easing.

Bair, yang mundur sebagai ketua FDCI pada Juli 2011 lalu, mengatakan, kebijakan The Fed yang memompakan uang dengan kebijakan bunga rendah sepanjang sejarah telah menciptakakan "induk gelembung surat utang."

Dia yakin, Amerika Serikat sedang menuju tubrukan keuangan seperti ketika pasar properti kolaps enam tahun lalu. Menurutnya, penyebabnya karena investor mencari imbal hasil yang tinggi dan berisiko.  Sementara Roach menyebutkan kebijakan The Fed ini sebagai bom waktu yang terus berdetak.

Asal tahu saja, defisit anggaran Amerika Serikat telah melampaui 1 triliun dollar AS dalam beberapa tahun terakhir. Sementara utang nasional telah mencapai lebih 16 triliun dollar AS.

Bair dan Roach mengaku percaya anggota Kongres akan mencapai titik temu pembahasan fiscal cliff dengan pemerintahan Obama. Namun, keduanya tidak yakin Washington bisa mereformasi fundamental ekonomi untuk mengatasi krisi utang Amerika Serikat dalam jangka panjang.  "Saya tidak optimis kita akan mendapatkan kesepakatan yang benar-benar mengatasi problem jangka panjang," kata Roach. (Edy Can/Kontan)





Sumber :


KONTAN



Editor :


Erlangga Djumena















5:14 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger