Pariwisata Bali Harus Ramah Lingkungan

Written By Unknown on Monday, October 22, 2012 | 5:54 PM


BEIJING, KOMPAS.com - Duta Besar RI untuk China merangkap Mongolia, Imron Cotan mengatakan Bali dapat menjadi contoh bagi daerah tujuan wisata lain di dalam dan luar negeri, sebagai daerah tujuan wisata yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan segala sumber energi terbarukan.


"Bali harus dapat meningkatkan citranya, tidak saja sebagai daerah tujuan wisata tetapi menjadi ’daerah tujuan wisata plus’,  yakni daerah tujuan wisata yang ramah lingkungan," kata Imron saat menerima kunjungan kehormatan delegasi staf ahli Gubernur Provinsi Bali di Beijing, Senin (22/10/2012).


Ia mengemukakan sebagai daerah tujuan wisata, Bali dapat membangun segala fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan memanfaatkan energi terbarukan yang berkelanjutan.


"Jadi, Bali tidak saja dikenal sebagai daerah tujuan wisata tetapi juga sebagai daerah tujuan wisata pertama di dalam negeri dan luar negeri yang mendukung pemanfaatan energi terbarukan untuk menjaga kelestarian lingkungannya," ujar Imron.


Dubes Imron memaparkan, jika Bali dapat memanfaatkan energi terbarukan dalam pengembangan industri pariwisatanya, maka industri pariwista yang dikembangkan memiliki nilai tambah dibandingkan industri serupa di kawasan lain.


"Para calon wisatawan akan melihat Bali dengan citra yang lebih baik, tidak saja sebagai daerah tujuan wisata, tempat berlibur dan tempat menyelenggarakan konferensi, tetapi juga sebagai daerah wisata yang menghargai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Para calon turis akan semakin tertarik untuk datang dan menikmati Bali yang lebih asri dan ramah lingkungan," ujarnya.


Tak hanya sebagai daerah tujuan wisata yang ramah lingkungan, lanjut Imron, Bali juga harus mulai merencanakan semua pembangunannya secara terintegrasi, terutama infrastruktur untuk mendukung industri pariwisatanya dengan pembangunan lainnya.


"Dengan infrastruktur yang baik, maka produk ekonomi yang dihasilkan akan semakin kompetitif dan biayanya menjadi lebih murah. Infrastruktur yang baik juga sangat mendukung industri pariwisata yang menjadi sektor utama perekenomian Bali," ujarnya.


Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pemerintahan, Ida Bagus Sedhawa mengatakan Pemerintah Provinsi Bali kini terus berupaya untuk memperbaiki dan meningkatkan seluruh pembangunan yang dilakukan. "Karenanya, kami  saat in tengah mempelajari strategi dan sistem pembangunan di beberapa negara termasuk China, untuk kemudian diterapkan sesuai kondisi yang dihadapi Bali," kata Sedhawa.


Selain China, rombongan Staf Ahli Gubernur itu juga melakukan kajian terhadap strategi dan sistem pembangunan di Malaysia, Singapura, Vietnam dan Thailand. 












Anda sedang membaca artikel tentang

Pariwisata Bali Harus Ramah Lingkungan

Dengan url

http://blogerstour.blogspot.com/2012/10/pariwisata-bali-harus-ramah-lingkungan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Pariwisata Bali Harus Ramah Lingkungan

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Pariwisata Bali Harus Ramah Lingkungan

sebagai sumbernya

0 komentar:

Post a Comment

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger