Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Slamet Rahardjo Mengenang Sosok Alex Komang

Written By Unknown on Saturday, February 14, 2015 | 5:54 PM


Jakarta - Meninggalnya Alex Komang, pada Jumat (13/2) sekitar pukul 20.05 WIB, menyisakan kesedihan bagi insan perfilman Indonesia, salah satunya Slamet Rahardjo.


Menurut Slamet Rahardjo, sosok pemilik nama Saifin Nuha itu sebagai sosok pekerja keras yang penuh dedikasi tinggi terhadap industri perfilman Tanah Air.


"Alex itu aktor yang menurut saya punya dedikasi yang tinggi terhadap kemajuan industri perfilman di Tanah Air. Sebagai junior, dia juga saya nilai sebagai pekerja keras yang tak mengenal menyerah. Dia adalah salah satu aktor yang mau berpikir bagaimana industri perfilman bisa maju. Itu yang saya kenang dari sosok beliau," ungkap Slamet Rahardjo saat dihubungi melalui telepon, Jumat (13/2).


Lebih lanjut dijelaskan Slamet, dirinya sebenarnya sudah punya firasat akan kepergian sahabatnya itu. Pasalnya, selama ini dirinya melihat kondisi tubuh Alex semakin hari semakin kurus.


"Sebenarnya tanda-tanda dia sakit sudah terlihat dari enam bulan lalu. Karena aku kok ngelihatnya semakin hari kondisi tubuhnya makin kurus. dan perjumpaan terakhir saya dengan dia, saya hanya ngebatin mukanya itu bukan seperti muka Alex yang dulu saya kenal lagi," lanjutnya.


Diterangkan oleh Slamet Rahadrjo, dirinya sempat berbincang dengan almarhum tiga hari yang lalu melalui telepon, namun tidak membahas masalah kesehatan beliau melainkan masalah kondisi perfilman di Indonesia.


"Tiga hari yang lalu saya masih sempat telpon-telponan sama beliau. Makanya saya kaget banget tiba-tiba diberitakan sakit keras dan meninggal. Yang pasti perfilman Indonesia sangat kehilangan sosok seperti beliau yang dalam kondisi sakitnya masih mau memikirkan perfilman Tanah Air," tuturnya.


Diceritakan Slamet, semasa masih aktif bermain film, Alex komang memang sering terlibat langsung dengan dirinya dalam pembuatan film. Namun hal yang paling dikenang dari pria kelahiran Jepara, 17 September 1961 adalah seringnya almarhum datang telat ke lokasi syuting.


"Yang jelek dari dia paling cuma masalah disiplin. Saya sering marah dan tegur dia kalau dia datang ke lokasi syuting telat. Ingatan saya ya hanya itu kalau ditanya tentang Alex Komang. Namun secara profesional kerja dia adalah sosok yang punya dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya," kenang Slamet.


Alex Komang dilarikan ke RS Dr Kariadi Semarang pada Kamis (12/2) karena mengeluh sakit perut yang kronis. Setelah menjalani perawatan intensif, akhirnya Alex menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (13/2) akibat penyakit kanker hati yang dideritanya sejak lama. Saat ini jenazah Alex Komang telah dibawa ke tanah kelahirannya Desa Pecangaan Kulon, Jepara, Jawa Tengah dan akan dimakamkan Sabtu ini usai salat zuhur.


Penulis: Chairul Fikri/EPR


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Selamat! Liv Tyler Lahirkan Anak Kedua

Written By Unknown on Friday, February 13, 2015 | 5:54 PM


New York - Artis sekaligus model Liv Tyler melahirkan anak keduanya yang berjenis kelamin laki-laki, Kamis (12/2).


Pemeran film The Leftovers itu melahirkan ditemani suami, Dave Gardner, ayahnya Steven Tyler, ibunya Bebe Buell, dan adiknya, Mia Tyler.


Dalam sebuah wawancara dua pekan lalu, Tyler mengungkapkan perasaannya saat mengandung anak kedua ini.


"Kehamilan ini menyenangkan sekali. Aku bahkan tidak berpikir sedikitpun untuk diet," ujarnya seperti dilansir E!Online, Jumat (13/2).


Tyler dan Gardner dipertemukan oleh sahabat mereka, Kate Moss dalam sebuah acara. Keduanya telah memiliki anak dari pernikahan sebelumnya.


Tyler memiliki seorang putra berusia sembilan tahun bernama Milo, dari pernikahan pertama dengan Royston Langdon, vokalis dan bassis dari band rock Spacehog.


Sementara itu, Gardner juga mempunyai seorang anak bernama Gray dari mantan istri, Davinia Taylor.


Penulis: Firda Puri Agustine/FIR


Sumber:E!Online


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Rinto Harahap Dimakamkan di TPU Kampung Kandang

Written By Unknown on Wednesday, February 11, 2015 | 5:54 PM


Jakarta - Jenazah musisi senior Rinto Harahap dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu (11/2).


Jenazah pria kelahiran Sibolga, Sumatera Utara 10 April 1949 itu tiba di komplek TPU Kampung Kandang sekitar pukul 13.40 WIB setelah menempuh perjalanan dari kediaman almarhum.


Jenazah Rinto langsung dibawa ke Blok AA1 di bawah pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Usai diadakan upacara kegamaan yang dipimpin oleh Pendeta dari Gereja GPIB, jenazah pendiri group musik The Mercy's itu langsung dimasukkan ke dalam liang lahat.


Suasana haru terlihat jelas saat jenazah almarhum dikebumikan. Isak tangis keluarga pun langsung pecah.


Perwakilan keluarga yang juga kakak almarhum Rinto, Erwin Harahap mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas kepergian maestro musik tanah air itu. Erwin pun dalam kesempatan itu juga menyampaikan permintaan
maaf Rinto dan pihak keluarga bila semasa hidup almarhum mempunyai kesalahan.


"Kepada para pelayat, jika mana adik saya semasa hidupnya punya kesalahan mohon dibukakan pintu maaf, agar beliau tenang di sana," katanya.


Rinto meninggal dunia pada Senin (9/2) sekitar pukul 22.50 waktu Singapura akibat penyakit infeksi paru-paru akut yang dideritanya sejak lama.


Sebelum menghembuskan nafas terakhir, musisi yang mengorbitkan puluhan penyanyi berbakat itu sempat bolak-balik ke rumah sakit untuk penyembuhan. Rinto akhirnya menyerah dan menghembuskan nafas terakhirnya di RS Mount Elizabeth Singapura.


Penulis: Chairul Fikri/FIR


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Kolaborasi "Panas" Disiapkan untuk Grammy 2015

Written By Unknown on Sunday, February 8, 2015 | 5:54 PM


Penghargaan tertinggi untuk insan musik dunia, Grammy Awards 2015 bakal digelar Minggu malam 8 Februari waktu setempat atau Senin pagi waktu Indonesia. Sederet persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari. Nominasi pun telah diumumkan, dan bahkan sudah ada bocoran siapa saja yang bakal tampil menggoyang panggung Grammy.


Dalam acara yang digelar di Staples Center, Los Angeles tersebut bakal banyak penampilan seru para artis. Mulai dari yang muda hingga yang tua. Hal yang tak kalah seru adalah kolaborasi dari dua generasi, salah satunya Tonny Bennet dan Lady Gaga.


Rihanna kabarnya bakal tampil dengan Paul McCartney dan Kanye West. Sang Ratu Pop, Madonna, juga akan memanaskan panggung Grammy ke-57. Tak ketinggalan penampilan duet dari dua vokalis band ternama, Maroon 5 dan No Doubt, yaitu Gwen stefani dan adam Levine.


Acara pengharagaan musik ini bakal disiarkan langsung oleh CBS Television Network. Berikut daftar lengkap artis yang bakal tampil menghibur di panggung Grammy.


1. AC/DC
2. Beck dan Chris Martin
3. Tony Bennett dan Lady Gaga
4. Beyoncé
5. Eric Church
6. Brandy Clark and Dwight Yoakam
7. Common dan John Legend
8. Ariana Grande
9. Herbie Hancock, John Mayer, Questlove dan Ed Sheeran
10. Hozier dan Annie Lennox
11. Jessie J dan Tom Jones
12. Juanes
13. Miranda Lambert
14. Lang Lang
15. Adam Levine dan Gwen Stefani
16. Jeff Lynne's ELO
17. Madonna
18. Katy Perry
19. Rihanna, Paul McCartney dan Kanye West
20. Sia
21. Sam Smith dan Mary J. Blige
22. Usher
23. Pharrell Williams


Penulis: Mutia Nugraheni/MUT


Sumber:Grammy.com


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Bambang Gentolet: Djudjuk Jadi Panutan di Srimulat

Written By Unknown on Saturday, February 7, 2015 | 5:54 PM


Solo - Salah satu pelawak senior anggota Srimulat Bambang Gentolet (74) menyatakan, almarhumah Djudjuk Djuwariyah semasa hidupnya sosok seorang pemimpin yang menjadi panutan bagi anggota Grup Srimulat.


"Wafatnya Mbak Djudjuk bukan hanya kami yang merasa kehilangan seorang sosok komedian legendaris, tetapi saya kira secara nasional juga kehilangan primadona Srimulat itu," kata Bambang Gentolet, saat mengantarkan jenazah Djudjuk diperistirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum Astana Bonoloyo Solo, Sabtu (7/2) siang.


Ia menuturkan, yang sangat berkesan saat lawan main di grup Srimulat dengan Djudjuk, ketikan dirinya ditampar pipinya dua kali oleh almarhumah.


"Saya ditampar oleh Mbak Djudjuk sungguhan dan terasa sakit. Namun, saya tidak apa-apa itu, dalam banyolan Srimulat dan membuat penonton ketawa sehingga rasa sakit menjadi tidak terasa," ujarnya.


Hal tersebut juga dirasakan oleh pelawak senior asal Yogyakarta Marwoto Kawer dan Yati Pesek yang merasa kehilangan sosok Djudjuk.


"Mbak Djudjuk ini juga menjadi panutan pelawak juniornya, disiplin dan selalu konsisten dalam penampilan di grup Srimulat. Saya dulu pernah menjadi tamu istimewa di Srimulat saat di Surabaya," ucap Marwoto.


Almarhumah Djudjuk yang dilahirkan di Surakarta pada tanggal 20 Maret 1947 pertama bergabung dengan Srimulat di Surabaya, 1968 sebagai penari. Almarhumah menikah dengan pendiri Srimulat, yakni Teguh Slamet Rahardjo pada 1970.


Almarhumah meninggalkan empat orang anak yakni Eko Saputro, Ari Wibowo, Mia Permata, dan Sintia Perdana serta sembilan cucu.


Penulis: /FIR


Sumber:Antara


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Djudjuk Meninggal Akibat Komplikasi

Written By Unknown on Friday, February 6, 2015 | 5:54 PM


Solo - Komedian legendaris Djudjuk Juwariah atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Djudjuk Srimulat, Jumat (6/2), sekitar pukul 15.00 WIB berpulang. Tokoh dunia hiburan ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta tempat dia dirawat.


"Benar, Beliau (Djudjuk) tadi meninggal di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta," ungkap Polo, saat dihubungi wartawan, Jumat (6/2) sore. (Baca: Djudjuk meninggal dunia)


Lebih lanjut dijelaskan Polo, istri pendiri Srimulat Almarhum Teguh itu memang sejak tanggal 2 Februari 2014 lalu dirawat di RSUP Dr Sardjito. Ia sedikit menyesal karena belum sempat menjenguknya, Djudjuk sudah meninggal dunia.


"Kalau penyakitnya, memang beliau sudah lama menderita komplikasi penyakit diabetes dan kanker," lanjutnya.


Menurut salah satu anggota keluarga, Koko, Djujuk meninggal karena penyakit kanker usus. Koko menyebut, kanker usus yang menjangkiti Djudjuk sudah mencapai stadium 4.


Penyakit itu sudah menggerogoti Djudjuk dalam beberapa waktu terakhir ini. Dia bahkan berulang kali harus menjalani perawatan ke berbagai rumah sakit termasuk rumah sakit di Singapura.


Jenazah perempuan kelahiran 20 Maret 1947 ini akan disemayamkan di rumah duka di di rumah duka Jalan Srigunting Nomor 5 Manahan, Solo, Jawa Tengah.


Direncanakan, jenazah Djudjuk akan dimakamkan di TPU Bonoloyo, Solo pada esok hari, Sabtu (7/2).


Penulis: Chairul Fikri/Imron Rosyid/EPR


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Warna Baru, Alasan Yovie Widianto Bentuk 5 Romeo

Written By Unknown on Thursday, February 5, 2015 | 5:54 PM


Jakarta - Yovie Widianto merasa jumlah grup vokal laki-laki di Indonesia masih sedikit. Sebab itu, pada Februari 2012 ia  membentuk grup vokal laki-laki bernama 5 Romeo yang menonjolkan kualitas suara dari kelima personelnya.


"Mas Yovie merasa saat ini grup vokal laki-laki sangat jarang, bahkan hampir tidak ada di Indonesia. Kalau dulu ada banyak pilihan, seperti Trio Libels dan lainnya," kata Patudu SH Manik, salah satu personel 5 Romeo di Jakarta, Kamis (5/2).


Menurut Patudu, saat ini lebih banyak konsep boyband dan band yang diusung. Yovie ingin menambah warna baru di industri musik Indonesia.


"Mas Yovie terinspirasi David Fosters and Friends saat konser di Indonesia. Dengan begitu, ia mengatakan akan menjadi pionir grup vokal laki-laki dengan menonjolkan kualitas suara," katanya.


Patudu dan keempat personel lainnya, yakni Hendra Purnanto, Adhura Fajar Maulana, Gusty Pratama, dan Rizky Pratama Putra, juga berharap setelah mereka akan banyak grup vokal serupa yang lahir.


"Sebelum terbentuk, kami berlima harus melalui tiga tahapan proses audisi dengan kandidat sekitar 200 orang dari seluruh Indonesia," ceritanya.


Dilanjutkannya, tahapan pertama adalah dengan mengirimkan sampel suara via email, kemudian yang lolos akan dites menyanyi langsung di hadapan Yovie. Tahapan ketiga adalah menyanyikan lagu yang baru saja dibuat Mas Yovie hari itu juga.


"Proses penyaringan memakan waktu sekitar satu tahun. Akhirnya terpilih lima orang dengan warna suara berbeda, tetapi bisa menjadi satu kesatuan," tutur Patudu.


Grup vokal 5 Romeo direncanakan akan merilis album pertama yang diproduseri Yovie tahun ini di bawah label Universal. Pada album pertama berisi lagu-lagi ciptaan Yovie, termasuk lagu remake dari Kahitna yang berjudul Cantik.


Penulis: Kharina Triananda/NAD


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Dewan Kesenian Balikpapan Bakal Gelar "Kampoeng Seni 2015"

Written By Unknown on Wednesday, February 4, 2015 | 5:54 PM


Balikpapan - Dewan Kesenian Balikpapan (DKB) memeriahkan Hari Jadi ke 118 Kota Balikpapan yang jatuh pada 10 Februari, dengan menggelar acara seni dan budaya bertajuk "Kampoeng Seni 2015".


"Acara yang bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA) Balikpapan itu akan dibuka Minggu (15/2) sekitar pukul 10.00 Wita hingga selesai," kata Ketua Panitia Pelaksana acara tersebut Teguh Suwito di Balikpapan, Rabu (4/2).


Ia mengatakan pergelaran tersebut untuk memperkenalkan beragam kesenian daerah yang ada di Kota Balikpapan kepada masyarakat luas.


"Kegiatan ini juga bertujuan melestarikan seni budaya Bangsa Indonesia agar nantinya tidak punah dan dicaplok serta diakui oleh bangsa luar sebagai kesenian milik mereka," kata Teguh.


Adapun kegiatan yang akan ditampilkan pada kegiatan tersebut, antara lain pergelaran tarian Hudoq dan Barong Sai, kesenian tradisional Kuda Lumping dan Reog.


Selain itu, akan digelar Festival Band se-Kalimantan Timur, lomba baca puisi tingkat SMP dan SMA, lomba melukis dan mewarnai tingkat PAUD, TK, SD dan SMP.


Penulis: /LIS


Sumber:Antara


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Djarot Minta Java Jazz Tak Vulgar Pasang Iklan Rokok

Written By Unknown on Tuesday, February 3, 2015 | 5:54 PM


Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meminta panitia pelaksana Java Jazz untuk tidak memasang iklan rokok terlalu vulgar. Meski, panitia perhelatan musik jazz ini masih menerima iklan rokok dalam sponsorship mereka.


"Saya enggak tahu iklan rokoknya seperti apa. Itu mereka yang urus. Tapi saya minta enggak secara vulgar dipasangnya," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (3/2).


Karena tidak bisa memasang iklan rokok secara besar-besaran, maka Pemprov DKI memberikan kompensasi kepada pihak penyelenggara Java Jazz yaitu diberikan keringanan pajak bagi penyelenggaraan musik jenis jazz yang akan digelar pada 6-8 Maret 2015 di Area Jakarta International Expo (JIExpo).


"Dukungan kami, mereka minta keringanan pajak, kita akan kaji. Sesuai dengan permintaan mereka, tapi kita akan kaji betul. Sebab sekarang kan tidak boleh memakai sponsor rokok secara vulgar. Dulu kan rokok sponsornya, sekarang tetap rokok tapi enggak secara vulgar," paparnya.


Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan bila penyelenggara Java Jazz tidak diberikan keringanan pajak, maka perhelatan musik yang mengumpulkan musisi dari dunia Internasional ini akan mati.


Harga tiket Java Jazz untuk daily pass sebesar Rp 440.000 per hari. Harga tiket untuk tiga hari pertunjukan sebesar Rp 1 juta.


"Kalau enggak diberi keringanan pajak, ya mati dong. Tiket mahal? Masa? Kata mereka enggak lebih Rp 500.000. Mereka hitung biaya penyelenggaraan mereka itu sebagian kecil sponsor, tiket berapa dan lebih bayak mereka kasih subsidi, begitu katanya," ujar Djarot.


Selain itu, Djarot meminta kepada pihak penyelenggara musik jazz tahunan ini untuk mengembangkan industri kreatif musik Jazz dan musik tanah air.


"Saya minta mereka mengorbitkan grup jazz anak muda yang baru-baru. Dan, kalau bisa mendunia. Bagaimana pun Jakarta adalah kota yang kita arahkan untuk mendukukung industri kreatif, termasuk industri musik," tukasnya.


Penulis: Lenny Tristia Tambun/AF


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Pengacara: Sejak Direhabilitasi, Tessy Jadi Mudah Marah

Written By Unknown on Monday, February 2, 2015 | 5:54 PM


Jakarta - Kasus narkoba yang sedang dihadapi komedian Tessy "Srimulat" membuatnya harus menghuni pusat rehabilitasi narkoba di kawasan Lido, Sukabumi, Jawa Barat. Kenyataan ini membuatnya sulit untuk bersikap biasa.


"Saya beberapa kali ngobrol dengan beliau. Saat saya tanya apa yang jadi keinginannya sekarang, beliau selalu jawab cuma punya satu keinginan, yakni 'Aku mau pulang'. Saya juga berusaha kuatkan Mas Tessy untuk selalu bersabar menghadapi hal ini, sambil menunggu proses penyidikannya selesai," ujar pengacara Tessy, Taufik Husni, saat dihubungi melalui telepon, Senin (2/2).


Dilanjutkan Taufik, kondisi Tessy selama menghuni panti rehabilitasi Lido cukup baik. Meski diakuinya, Tessy saat ini jadi pendiam dan sering marah-marah. "Secara kondisi fisik, beliau sehat. Namun, saat ini beliau jadi pendiam dan mudah tersinggung. Beliau mudah marah sekarang. Terkadang, saat istrinya datang, dia jadi marah-marah," tuturnya.


Dituturkan pula, selama menjalani proses rehabilitasi tak banyak teman yang dimiliki oleh komedian senior di grup lawak Srimulat itu. "Beliau cenderung menyendiri, belum mau bergaul, mudah tersinggung. Kalaupun ada, yang diajak bicara hanya beberapa, kayak artis Roger Danuarta yang kini juga lagi menghuni panti rehabilitasi. Roger memang menemani Mas Tessy sejak awal Mas Tessy masuk ke panti rehabilitasi," tutupnya.


Tessy harus mendekam di panti rehabilitasi Lido, Sukabumi usai ditangkap Polisi pada 23 Oktober 2014 yang lalu. Dari tangan Tessy, polisi menyita 1,06 gram barang bukti narkoba jenis sabu. Saat ditangkap, Tessy sempat melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan meminum cairan pembersih toilet meski akhirnya ketahuan dan sempat dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur lalu dipindahkan ke Panti rehabilitasi di Lido, Sukabumi.


Penulis: Chairul Fikri/NAD


5:54 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger