Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

KOMPAS.COM - Not Found

Written By Unknown on Wednesday, November 13, 2013 | 5:46 PM





Harian Kompas  |  Kompas TV


Rabu, 13 November 2013










  • Channel

  • Channel








KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini

Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com





Go
























5:46 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.COM - Not Found

Written By Unknown on Tuesday, November 12, 2013 | 5:46 PM





Harian Kompas  |  Kompas TV


Selasa, 12 November 2013










  • Channel

  • Channel








KOMPAS.com tidak dapat menampilkan link yang Anda tuju saat ini

Silakan tunggu beberapa saat lalu refresh halaman ini atau gunakan fasilitas search di bawah ini untuk mencari berita KOMPAS.com





Go
























5:46 PM | 0 komentar | Read More

Cakar Suami, Hingis Diinterogasi Polisi

Written By Unknown on Thursday, October 31, 2013 | 5:46 PM





GENEVA, KOMPAS.com — Mantan bintang tenis, Martina Hingis, harus menjalani pemeriksaan oleh polisi Swiss berkaitan dengan tuduhan melakukan tindak kekerasan terhadap suaminya.

Hingis bersama ibunya, Melanie Molitor, dan kekasihnya, Mario Wedmer, dilaporkan ke polisi telah melakukan tindak kekerasan terhadap suami Hingis, Thibault Hutin.

Hutin, yang merupakan atlet berkuda asal Perancis, menikah dengan Hingis pada Desember 2010 lalu. Ia melaporkan bahwa Hingis dan ibunya telah mencakar mukanya, sementara Wedmer memukul kepalanya dengan sebuah DVD player.

Polisi menyebutkan telah memeriksa ketiga orang tersebut pada pekan lalu, tetapi belum menetapkan status mereka. "Kami telah memeriksa ketiga orang berkaitan dengan pengaduan tersebut dan akan melimpahkan laporannya kepada lembaga pengadilan,” kata Juru Bicara Kepolisian Swiss.

Hutin langsung meninggalkan rumahnya bersama Hingis di Feusisberg, Swiss, dan pulang ke Paris. Ia kemudian menyebut dirinya menerima pesan telepon berupa ancaman tertulis yang mengatakan akan ada "orang-orang Rusia yang mengincarnya".

Hubungan Hingis, 33, dan Hutin, 27, memang telah memburuk sejak beberapa tahun belakangan dan mereka memutuskan berpisah pada awal tahun ini.

Hingis merupakan petenis utama dunia pada dekade 1990-an dan pemegang gelar juara lima turnamen Grand Slam. Ia mengundurkan diri karena cedera.

Tahun ini, ia berencana tampil kembali di lapangan. Namun, pada September lalu, Hingis membatalkan rencananya untuk bermain di Pan Pacific Terbuka  di Tokyo karena alasan pribadi.





Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Canelo Alvarez Ingin Bangkit Setelah Kalah dari Mayweather

Written By Unknown on Wednesday, October 30, 2013 | 5:46 PM





LOS ANGELES, KOMPAS.com — Petinju asal Meksiko, Saul "Canelo" Alvarez, berencana untuk menjalani tiga pertandingan pada 2014. Alvarez telah bertemu kepala eksekutif Golden Boy Promotion, Richard Schaefer, Senin (28/10/2013), untuk membicarakan jadwal pertandingannya tahun depan.

"Kami telah menentukan tiga tanggal untuk Alvarez, 8 Maret, 26 Juli, dan 22 November. Canelo mengatakan, dia sangat menantikan untuk bertanding tiga kali tahun depan. Dia tidak ingin liburan dan hanya ingin kerja keras dan bertarung," kata Schaefer.

Hal pertama yang harus mereka lakukan adalah menentukan tempat di mana Alvarez akan bertanding. Alvarez telah menentukan tiga tempat yang menjadi tujuannya, yakni Los Angeles, Las Vegas, dan San Antonio. Hingga saat ini, Alvarez belum memastikan di mana ia akan bertanding pada 8 Maret.

Alvarez mengaku sangat senang akhirnya bisa kembali ke ring setelah mengalami kekalahan dari Floyd Mayweather Jr, September lalu. Ia berniat bangkit setelah kekalahan pertamanya sebagai petinju profesional. Rekor Alvarez saat ini adalah 42-1-1, 30 KO.

"Saya sangat senang. Saya banyak beristirahat, tapi tetap pergi ke gym dan berlatih secara teratur," aku Alvarez.

Petinju 23 tahun ini mengaku kecewa karena performanya yang kurang baik saat melawan Mayweather. Ia ingin memperbaiki penampilannya saat bertanding tahun depan. Karena itu, ia tidak ambil pusing mengenai calon lawannya dan siap menghadapi siapa pun dengan kekuatan penuh.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Bradl Siap 100 Persen untuk Seri Terakhir di Valencia

Written By Unknown on Tuesday, October 29, 2013 | 5:46 PM





KOMPAS.com — Stefan Bradl yakin bisa sehat total saat turun pada seri terakhir MotoGP musim ini di Valencia, dua pekan di depan. Pebalap LCR Honda ini finis kelima pada GP Jepang, akhir pekan kemarin, dengan ankle (pergelangan kaki) kanan masih cedera.

GP Jepang adalah balapan pertama Bradl setelah mengalami kecelakaan pada sesi latihan bebas empat GP Malaysia, dua pekan lalu. Pada GP Australia, pekan berikutnya, Bradl mencoba untuk turun. Tetapi, rasa sakit yang masih dirasakan saat menjalani sesi latihan pertama memaksanya untuk absen dari balapan.

Pebalap Jerman ini masih memiliki kesempatan untuk menggeser Alvaro Bautista sebagai pebalap terbaik untuk kategori satelit Honda. Bradl saat ini berada di peringkat tujuh dengan 146 poin, tertinggal 14 angka dari Bautista di tempat keenam.

Cal Cruthlow dari tim Yamaha Tech3 sudah memastikan diri sebagai yang terbaik di kelas satelit dengan berada di peringkat lima dan unggul 28 poin atas Bautista.

"Saya merasa sedikit kesakitan saat balapan (di Motegi) saat otot kaki saya bekerja keras," kata Bradl. "Tetapi, saya rasa, saya akan bisa kembali 100 persen untuk Valencia. Mengingat bahwa dua pekan lalu saya di rumah sakit, kami meraih hasil bagus akhir pekan kemarin dan saya senang, good comeback."




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Serena Petenis Berpenghasilan Terbesar Ketiga dalam Sejarah

Written By Unknown on Monday, October 28, 2013 | 5:46 PM






ISTANBUL, Kompas.com - Serena Williams mempertahankan gelar juara turnamen akhir musim WTA, kali ini dengan mengalahkan petenis China, Li Na di final, Minggu (27/10/2013).

Petenis berusia 32 tahun ini mampu membalik kekalahan pada set pertama untuk memenangi pertandingan 2-6, 6-3, 6-0 dalam pertandingan di  Istanbul, Turki.

Ini merupakan kemenangan ke 78 dan gelar juara ke sebelas buat Serena di musim 2013 ini. Serena sekaligus memecahkan rekor perolehan hadiah yang tahun lalu dipegang Victoria Azarenka. Serena meraup 12.385,572 dolar AS, jauh mengatasi rekor Azarenka sebesar 7.923.920 dolar AS.

Perolehan ini merupakan perolehan petenis terbesar sepanjang sejarah, baik untuk putra mau pun puteri. Ia hanya kalah dari perolehan Novak Djokovic musim 2011 dan 2012.

Serena mengakui sempat khawatir kalah karena ia merasa kelelahan saat menghadapi Jelena Jankovic di babak semifinal, Sabtu (26/10). "Tetapi saya harus terus berjalan karena saya bergantung pada permainan ini. kemenangan ini sangat luar biasa," kata Serena.

Di usia 32, Serena menjadi petenis tertua yang meraih gelar tersebut. Ia juga menjadi petenis puteri pertama ynag meraih 11 gelar juara turnamen WTA sejak 1997, saat Martina Hingis meraih 12 gelar juara.

Dengan 17 gelar juara turnamen grand slam, Serena masih memiliki peluang untuk mengejar perolehan legenda tenis Steffi Graf yaitu 22 gelar juara turnamen grand slam.




Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Gita Wirjawan dan Isteri Pilih Jarak 5K

Written By Unknown on Sunday, October 27, 2013 | 5:46 PM






AKARTA, KOMPAS.com
-  Menteri perdagangan  Gita Wirjawan dan isteri mengikuti lomba jakarta Marathon 2013, Minggu (27/10/2013)  untuk jarak lima kilometer.

Perhelatan Jakarta Marathon 2013 yang digelar di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), tidak hanya diikuti masyarakat umum, pejabat pemerintah pun ikut berpartisipasi dalam ajang lari internasional tersebut.

Adapun pejabat yang ikut berpartisipasi mengikuti lari yaitu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Adapun menteri yang ikut dalam konvensi Parta Demokrat juga mengikuti lomba lari yaitu Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.

Menurut Gita, kegiatan lari marathon merupakan ajang yang bermanfaat. Diantaranya dalam hal kesehatan. " Acara bagus untuk kesehatan. Selain itu menambah semangat para komunitas (pecinta lari)," ujar Gita saat ditemui Kompas.com di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (27/10/2013).

Selain itu kata Gita, ke depan dengan adanya ajang lari marathon tingkat internasional, masyarakat diharapkan bisa berpatisipasi langsung. " Mudah-mudahan, nantinya yang ikut bisa lebih banyak," kata Gita

Gita yang juga Ketua Umum Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) juga mengikuti lomba lari sejauh lima km bersama sang istri, Yasmin Stamboel Wirjawan. " Kita mau mencoba (lari ) yang lima Km," jelasnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan seperti Jakarta Marathon, harus digelar setiap tahun . " Harapan kalau bisa diadakan setiap tahun, " tutur Gita.

Jakarta Marathon merupakan kerja bersama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Acara bertaraf internasional itu diikuti oleh  5.500 pelari dari luar atau dalam negeri. Ribuan orang hadir memadati lapangan Monas.

Kegiatan Jakarta Marathon 2013 terdiri dari beberapa kategori, yakni lima kilometer, 10 Km, Half Marathon (21 kilometer) dan Full Marathon (42 kilometer) serta Maratoonz yang khusus untuk anak-anak.




Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Ben Spies Pensiun dari Balapan

Written By Unknown on Saturday, October 26, 2013 | 5:46 PM





ITALIA, KOMPAS.com - Ducati dan Ben Spies mengeluarkan pengumuman bahwa pebalap Amerika Serikat tersebut akan pensiun dari dunia balap. Pebalap Pramac Racing tersebut hanya menyelesaikan dua balapan musim ini (Qatar dan Austin) karena cedera bahu parah yang didapat pada Oktober tahun lalu di Malaysia.

Pada sesi latihan bebas GP Indianapolis Agustus lalu, juara dunia Superbike ini kembali mendapat kecelakaan yang membuat bahu kanannya cedera. Kondisi inilah yang makin memberatkan Spies untuk kembali memacu motor di lintasan.

Berikut pernyataan resmi dari Ducati:
"Ducati Motor Holding dan Ben Spies mengumumkan hari ini bahwa pebalap Amerika tersebut tidak akan membalap pada 2014 setelah mencapai kesepakatan mengenai kontrak Ben dengan pabrikan Italia.

Pebalap 29 tahun asal Texas tersebut sudah menandatangani kontrak selama dua musim bersama Ducati, pada akhir musim lalu, untuk balapan 2013 dan 2014 bersama tim satelit Pramac Racing Team.

Hasil operasi pada kedua bahunya membuat Spies merasa bahwa kemampuan fisiknya untuk membalap musim depan masih diragukan, dan keputusan ini dibuat bersama, untuk melepas Ben dari kewajiban membalap pada 2014."

Ben Spies:
"Saya punya harapan besar untuk membalap bersama Ducati, dan Ducati sudah mendukung saya dengan luar biasa selama tahun yang sulit ini, jadi saya sangat kecewa bahwa saya tidak bisa memenuhi target pribadi maupun target tim bersama Ducati.

Saya berterima kasih kepanda semua orang dari organisasi balapan, pabrikan, tim, dan semua pendukung yang sudah menolong dan mendukung saya sepanjang karier. Saya tidak pernah bermimpi akan meraih level sukses seperti ini sepanjang 20 tahun karier balap saya. Tetapi, waktunya datang untuk berhenti dan saya melakukannya dengan kesedihan mendalam."




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Vettel Merajai Hari Pertama GP India

Written By Unknown on Friday, October 25, 2013 | 5:46 PM





NEW DELHI, KOMPAS.com - Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel, kembali menguasai sesi latihan bebas dua GP India yang berlangsung di Sirkuit Buddh International, Jumat (25/10/2013). Kabut masih menyelimuti lintasan pada sesi ini, namun tidak terlalu mengganggu jarak pandang.

Max Chilton menjadi pebalap pertama yang turun ke lintasan. Valtteri Botas dan Kimi Raikkonen bergabung pada menit berikutnya, diikuti pebalap Force India, Paul di Resta, yang sebelumnya digantikan James Calado pada sesi latihan bebas pertama.

Bottas menjadi pebalap pertama yang mencatat waktu tercepat pada sesi ini, dengan 1 menit 29,663 detik. Pebalap Lotus, Raikkonen dan Romain Grosjean bergantian mengambil alih posisi tersebut hingga menit kesembilan. Tak sampai satu menit, Sebastian Vettel menggeser mereka dan memimpin setelah mencatat waktu 1 menit 27,360 detik.

Meski mengalami masalah KERS (Kinetic Energy Recovery Systems), Vettel tetap bisa memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 27,059 detik, pada menit 15. Tak lama berselang, Mark Webber dan Nico Rosberg bergantian merebut posisi puncak. Vettel bisa merebut kembali posisinya pada menit 28 setelah mencatat waktu 1 menit 25,722 detik.

Raikkonen menjadi pebalap pertama yang berganti ban lunak pada sesi ini. Pebalap Finlandia ini naik ke posisi tiga, setelah mencatat waktu 1 menit 26,632 detik pada menit 32. Lewis Hamilton juga naik ke posisi empat dengan catatan 1 menit 26,399 detik, setelah menggunakan ban lunak, pada menit 53.

Sementara itu Pastor Maldonado mengalami masalah pada menit 67, saat mur pada ban kanan depan depan mobilnya lepas. Maldonado terhenti di tikungan 18. Bendera kuning dikeluarkan dan mobil Maldonado diangkut ke luar lintasan. Pada menit 74, lintasan kembali steril.

Hingga sesi berakhir, tak ada yang bisa menggeser Vettel dari posisi teratas.

Hasil Sesi Latihan Bebas Dua:
1. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 25.722s
2. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 26.011s
3. Romain Grosjean France Lotus-Renault 1m 26.220s
4. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes 1m 26.399s
5. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari 1m 26.430s
6. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 1m 26.582s
7. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 1m 26.601s
8. Kimi Raikkonen Finland Lotus-Renault 1m 26.632s
9. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes 1m 26.857s
10. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes 1m 26.972s
11. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari 1m 27.304s
12. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 1m 27.375s
13. Valtteri Bottas Finland Williams-Renault 1m 27.429s
14. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari 1m 27.491s
15. Paul di Resta Britain Force India-Mercedes 1m 27.608s
16. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault 1m 27.720s
17. Esteban Gutierrez Mexico Sauber-Ferrari 1m 27.949s
18. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari 1m 28.035s*
19. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault 1m 28.692s
20. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth 1m 28.799s
21. James Calado Britain Force India-Mercedes 1m 29.197s*
22. Charles Pic France Caterham-Renault 1m 29.366s
23. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth 1m 30.164s




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Pol Espargaro Senang Redding Bisa Ikut GP Jepang

Written By Unknown on Thursday, October 24, 2013 | 5:46 PM





MOTEGI, KOMPAS.com - Pol Espargaro mengaku senang saat mengetahui bahwa pesaing terkuatnya di Moto2, Scott Redding, bisa turun pada GP Jepang di Sirkuit Motegi, akhir pekan ini. Redding mengalami kecelakaan parah yang membuat pergelangan tangan kirinya retak saat kualifikasi GP Australia, pekan lalu.

Redding yang absen pada GP Australia harus melepas tempatnya di puncak klasemen pada Espargaro yang kini memimpin dengan keunggulan 16 poin, saat hanya dua seri tersisa musim ini, Jepang dan Valencia.

"Saya bertemu Scott di hotel dan bertanya bagaimana keadaannya," kata Espargaro kepada media di Motegi, Kamis (24/10/2010). "Dia merasakan sakit di tangan, normal. Tapi dia akan berusaha. Ini bagus untuk kejuaraan, untuknya, dan juga orang-orang yang mendukungnya."

"Saya tidak senang 100 persen di Australia, karena mengambil alih posisi pertama klasemen saat dia tidak di lintasan. Ini tidak sempurna. Tapi olahraga ini memang berbahaya. Satu kesalahan bisa membuat menang atau kalah dalam kejuaraan. Dia tidak beruntung di Phillip Island. Saya senang melihat dia di sini, di Jepang."

Dengan keunggulan poin dan kondisi Redding yang tengah cedera, Espargaro punya kesempatan untuk mengambil keuntungan maksimal. Cuaca yang kemungkinan buruk adalah hambatan lain yang akan dihadapi adik pebalap MotoGP, Aleix Espargaro tersebut.

"Sungguh, di posisi kami, saya lebih memilih lintasan kering tentu saja!" aku Espargaro. "Kami tidak bagus saat lintasan basah, tapi kami akan bekerja keras untuk bisa naik podium dan meraih gelar juara dunia, di sini atau Valencia. Untuk sekarang, ini masih jadi mimpi."




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Subhan Aksa Tak Gentar Hadapi Lintasan Reli Spanyol

Written By Unknown on Wednesday, October 23, 2013 | 5:46 PM





SALOU, KOMPAS.com - Pereli Indonesia, Subhan "Ubang" Aksa telah mendarat di Spanyol untuk mengikuti RACC Rally Spanyol yang akan dimulai di Salou, Jumat (25/10/2013) malam waktu setempat. Bersama navigator Nicola Arena dan kru Bosowa Fastron Rally Team (FBRT), Ubang melakukan survei lintasan, Selasa hingga Kamis mendatang.

Ubang memang perlu persiapan matang untuk menghadapi kompetisi WRC-2 ini. Meski tahun lalu mengikuti event sama di PWRC, persiapan yang dilakukan Ubang berbeda. Selain berganti navigator, waktu lomba dan beberapa rute juga mengalami perubahan. Misalnya saja, pada hari pertama seluruh special stage (SS) berlangsung malam hari.

“Sebagian besar masih di lokasi tahun lalu. Rasanya sih tak terlalu bermasalah,” ujar Ubang melalui rilis yang diterima Kompas.com. “Tapi, pendekatannya yang harus berbeda. Driving style-nya juga harus berbeda karena kita akan reli dengan kondisi enggak bakal ada yang kelihatan. Inilah yang ingin kami perdalam dalam sesi recce (survei lintasan).”

Tantangan lain adalah karakter lintasan yang memang paling unik di antara 13 ronde kejuaraan dunia musim ini. Ada lintasan dengan aspal mulus dan lebar, namun ada pula lintasan berliku dan naik turun dengan jalan berbatu. Perbedaan karakter ini menjadi tantangan tersendiri untuk para pereli.

"Mengejar posisi podium seperti tahun lalu mungkin sulit karena lawan yang dihadapi jauh berbeda, tapi kemungkinan itu selalu ada. Yang penting fokus sepanjang balapan karena mobil sangat potensial melintir karena trek licin. Yah, setidaknya kami berharap finish dengan poin,” papar Ubang yang tahun lalu finis podium ketiga di kelas PWRC.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

DKI Kehilangan Pembina Olahraga

Written By Unknown on Tuesday, October 22, 2013 | 5:46 PM





JAKARTA, Kompas.com — Kusnan Ismukanto, tokoh pembina olahraga DKI Jakarta dan nasional meninggal dunia di Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Kusnan meninggal dunia dalam usia 77 tahun di rumahnya di Jalan Cempaka Putih Timur 16 Nomor 2, jakarta Pusat.

Semasa hidupnya, Kusnan aktif dalam pembinaan olahraga di Jakarta. Ia pernah menjabat sebagai Wakil ketua KONI DKI Jakarta pada periode lalu. Saat ini ia menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan Koni Provinsi DKI Jakarta.

Kusnan jugalah yang aktif membawa DKI Jakarta menjadi juara umum dalam penyelenggaraan PON XVIII, Riau, September 2012 lalu. Saat itu  kontingen DKI berhasil meraih 110 medali emas dan mengatasi kontingen Jawa Barat dan Jawa Timur.

Ia juga pernah menjadi chef de mission kontingen Indonesia ke Paralimpik di Beijing pada 2008 lalu.

Selamat jalan, Pak Kusnan....




Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Polisi: Video Mesum Siswi SMP 4 Suka Sama Suka

Written By Unknown on Monday, October 21, 2013 | 5:46 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian melihat kasus video mesum pelajar SMPN 4 Jakarta tidak ada unsur pemaksaan. Polisi menyimpulkan video isi dalam video tersebut dilakukan suka sama suka.

"Kita menyimpulkan sementara, yang terlihat bukan sebuah pemaksaan. Kelihatan seperti suka sama suka. Sehingga harus dikonfirmasi lagi ke pihak-pihak yang terlibat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/10/2013).

Sebelumnya, orang tua AE, siswi SMP 4 melaporkan bahwa anaknya dipaksa berhubungan intim dengan seorang temannya. Kejadian tersebut bahkan sengaja direkam dengan telepon genggam oleh temannya yang lain.

Kejadian terjadi pada Jumat (13/9/2013) pada pukul 11.50. Saat itu, AE tengah turun dari kelasnya, ketika jam pelajaran usai. Sesampainya di lantai dasar teman korban, A mengajak korban ke salah satu ruangan untuk bertemu dengan teman lainnya, yakni CN, CD, DN, IV dan WW.

Ketika korban masuk, selain ada teman-teman yang disebut tadi, ternyata sudah ada seorang pria yang merupakan adik kelas mereka, FP. Kemudian, A langsung menyuruh AE untuk berhubungan intim dengan FP.

Lalu teman-teman yang lainnya merekam dengan menggunakan telepon genggam. Menurut keterangan tersebut, A juga mengancam AE dengan menggunakan pisau dan akan melukainya jika tidak melakukan apa yang ia suruh. Bahkan A mengancam AE akan menyebar video yang telah direkam teman-temannya.

Polisi mengaku kesulitan meminta keterangan dari AE. Sejak melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Pusat, hinga kini mereka belum kembali ke rumahnya.

"Selain itu pemeran pria dalam video tersebut sampai sekarang belum masuk sekolah. Kita samper ke rumahnya juga tidak ada siapa-siapa dan dikunci," kata Rikwanto.

Saat ini polisi tengah memeriksa 12 orang saksi, yaitu seorang penjaga sekolah, guru BP SMP 4 dan 10 orang siswa yang ikut merekam dan menonton video tersebut.




Editor : Ana Shofiana Syatiri
















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Renang Masuki Persiapan Terpenting Jelang SEA Games

Written By Unknown on Sunday, October 20, 2013 | 5:46 PM





JAKARTA, Kompas.com - Para atlet pelatnas renang akan memasuki persiapan terpenting, delapan pekan jelang berlangsungnya SEA Games di Myanmar, Desember mendatang.

Menurut pelatih nasional Albert C. Sutanto, para atlet yang kini mempersiapkan diri secara terpisah di beberpa tempat seperti jakarta dan Bandung serta luar negeri memang belum berada pada kondisi puncak.

"Kita masih punya waktu sekitar dua bulan jelang SEA Games, jadi kita sekarang tahapannya adalah persiapan secara desentralisasi pada pelatnas di daerah-daerah sebelum kita melakukannya secara terpadu," kata Albert di Jakarta, Minggu (20/10/2013).

Pelatnas secara terpadu direncanakan akan berlangsung di hotel Seruni, Cisarua, Bogor mulai 10 November mendatang. "Semua atlet renang, kecuali yang di luar nefrri, akan mengikuti pelatnas di Seruni selama sekitar sepuluh hari. Setelah itu mereka kembali ke daerah masing-masing sebleum kita berangkat pada 5 Desmeber ke Myanmar," kata Albert.

Menurut Albert, pelatnas bersama di Seruni ditujukan untuk kebersamaan atlet dan pelatih nasional sekaligus aklimatisasi cuaca di Myanmar. "Diperkirakan cuaca Myanmar pada pertengahan Desember akan sedingin daerah Bogor-Puncak. Jadi persiapan di Seruni menjadi semacam simulasi yang menguntungkan," katanya lagi.

Sebelum pelatnas terpadu di Seruni dilakukan, beberapa atlet pelatnas akan mengikuti lomba termasuk di luar negeri. "Beberapa atlet seperti Raina Saumi, Ricky Anggawijaya dan lainnya akan memperkuat tim pelajar Indonesia ke ajang Asian School Swimming Championships di Makau, China dari awal hingga 7 November mendatang," kata Albert. "Setelah itu mereka akan mengikuti pelatnas di Seruni," katanya.

Sementara atlet Jawa Barat, Monalisa Areiswaty Lorenza yang juga masuk dalam tim ke Makau mengundurkan diri untuk mempersiapkan diri mengejar target ke SEA Games. "Mona memang menjadi satu yang dibebani target meraih satu dari 6 medali emas incaran kita di Myanmar," ungkap Albert.

Menurut Albert, dalam waktu yang semakin sempit, ini tim pelatih nasional akan berusaha memperbaiki kekurangan para atlet. "Soal peningkatan stramina, kita hanya akan berusaha membawa mereka ke kondisi puncak mereka di Myanmar. Namun yang terpenting adalah perbaikan-perbaiukan kecil soal teknik mereka," lanjut Albert.

Pelatnas Jakarta dipusatkan di kolam renang Cikini dengan atlet antara lain Gde Siman Sudartawa, Guntur Pratama Putera, Alexis Wijaya Ohmar, Dennis Tiwa,  Raina Saumi, Kahriana Mella, Ressa Kania Dewi. Sementara di Bandung  terdapat nama-nama seperti Triady Fauzi, Monalisa, Jessy V. Yosaputra dan Ricky Anggawijaya.

Di samping pelatnas dalam negeri beberapa atlet renang lainnya mempersiapkan diri di luar negeri seperti Glenn Victor dan Roderick Luhur di Singapura, Indra Gunawan di Hongaria serta Patricia Yosita Hapsari di AS.




Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Koo Kien Keat/Tan Boon Heong Akui Kalah Semangat dari Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong

Written By Unknown on Saturday, October 19, 2013 | 5:46 PM





ODENSE, KOMPAS.com - Unggulan empat ganda putra, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, kembali mengalami kegagalan. Mereka terhenti di babak perempat final Yonex Denmark Open Superseries Premier 2013. Hasil tersebut sama dengan pencapaian mereka di BWF World Championships 2013, Agustus lalu.

Ganda senior Malaysia ini kalah dari pasangan baru asal Korea, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, dengan straight game 15-21, 12-21. Koo/Tan memang sudah mewaspadai ganda Korea tersebut. Meski baru berpasangan, Lee dan Yoo memiliki kemampuan individu yang bagus.

Tan membeberkan faktor-faktor yang membuat mereka kalah dari ganda Korea. "Semangat kami kurang jika dibandingkan ganda Korea itu. Saat kami kalah sedikit (pada perolehan angka), itu mempengaruhi kami secara mental. Terlebih, mereka sudah tahu tipe permainan kami dengan sangat baik," ujar Tan.

Ganda Malaysia ini memang sempat memimpin cukup jauh pada awal game pertama dan kedua. Ketika poin mereka mulai terkejar, Koo/Tan justru banyak melakukan kesalahan sendiri.

Tersingkir lebih awal di turnamen ini, membuat Koo/Tan harus bersiap untuk turnamen selanjutnya, yaitu France Open (22-27 Oktober). Sebelumnya, mereka sudah diberikan ultimatum oleh Badminton Association of Malaysia (BAM) agar memberikan hasil bagus di Denmark Open dan France Open kalau tidak ingin dipisah.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Marquez dan Pedrosa Bergaul dengan Masalah pada Sesi Latihan Bebas Kedua

Written By Unknown on Friday, October 18, 2013 | 5:46 PM





PHILLIP ISLAND, KOMPAS.com - Dua pebalap Honda, Dani Pedrosa dan Marc Marquez sempat menjalani masa sulit saat turun pada sesi latihan bebas dua GP Australia di Sirkuit Phillip Island, Jumat (18/10/2013). Marquez mengalami kecelakaan di awal sesi, sementara motor Pedrosa mengalami masalah teknis jelang akhir sesi.

Marquez yang mencatat waktu tercepat kedua pada sesi latihan bebas pertama, terjatuh di tikungan sembilan, Lukey Heights. Dia bisa kembali membalap dan total menyelesaikan 13 putaran. Tetapi, catatan waktunya tertahan di urutan enam.

"Hari ini berjalan baik, terutama pada sesi pagi. Agak disayangkan soal kecelakaan di awal sesi siang, tapi saya bisa kembali dengan motor kedua, yang sudah pasti memiliki geometri berbeda dan kami tidak punya waktu untuk melakukan perubahan," tutur Marquez.

"Jadi, saya memakai set-up inisial di sepanjang sesi. Kami harus melihat apakah besok bisa mendapatkan set-up yang sama seperti saat sesi pagi, yang saya rasa sangat bagus, sesuatu yang sangat penting di Phillip Island. Kamu harus terus melanjutkan pengembangan untuk balapan."

Catatan waktu Marquez hasil kombinasi sesi pertama dan kedua, berada di urutan dua di bawah Jorge Lorenzo. Sementara Pedrosa berada di urutan empat, di bawah Alvaro Bautista.

Pedrosa harus berhenti saat sesi latihan bebas kedua belum habis karena ada sekrup di motornya yang tidak terpasang sempurna dan akhirnya mengendur, yang memunculkan masalah teknis. Dia mulai melambat setelah melakukan putaran ke-13 dan akhirnya berhenti.

"Hari ini sangat positif. Aspal baru terasa enak dan ban bekerja dengan baik," ucap Pedrosa. "Satu-satunya kekurangan adalah kami tidak bisa mencatat waktu lebih baik, karena ada masalah dengan motor pada akhir sesi kedua. Saya harus berhenti lebih awal. Secara umum, ini adalah hari yang bagus, dan kami harus mencoba lebih berkembang, besok."




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Tim Aspar Gandeng Honda dan Hayden

Written By Unknown on Thursday, October 17, 2013 | 5:46 PM






  • Kamis, 17 Oktober 2013 | 17:30 WIB







Kepala tim Aspar, Jorge Martinez (kanan) bersalaman dengan Shuhei Nakamura sebagai perwakilan Honda, setelah mengumumkan kerja sama mereka untuk musim balap 2014 dan 2015, di Phillip Island, Australia, Kamis (17/10/2013). | MOTOGP.COM






PHILLIP ISLAND, KOMPAS.com - Power Electronic Aspar Team mengeluarkan pengumuman akan ambil bagian pada MotoGP 2014 dan 2015, dengan memakai mesin Honda Production Racer. Mereka juga menggandeng Juara Dunia 2006, Nicky Hayden, paling tidak untuk satu tahun pertama.

Kabar baru ini diumumkan di Phillip Island, Australia, Kamis (17/10/2013), oleh kepala tim, Jorge Martinez, yang dulunya juga pebalap. Ini adalah era baru bagi tim yang bermarkas di Valencia tersebut. Mereka memutuskan mengganti mesin ART dengan mesin produksi Honda. Siapa yang akan jadi pendamping Hayden, masih belum diumumkan.

"Ini adalah berita gembira bagi Power Electronics Aspar Team, untuk memakai mesin Honda dan pebalap seperti Nicky Hayden," ucap Martinez. "Kami mengambil langkah besar ke depan, dalam kualitas, prestise, dan image."

"Saya rasa kombinasi Honda Production Racer dan Nicky Hayden akan sangat sukses. Kami tak sabar untuk bekerja sama dengan pabrikan yang memiliki sejarah seperti Honda dan pebalap seperti Nicky, juara dunia dengan banyak pengalaman."

"Ini akan jadi kesempatan besar bagi kami setelah bertahun-tahun bekerja dengan pabrikan Italia. Kami punya harapan tinggi dengan proyek baru ini. Kami menantikan tantangan ini dan akan berusaha maksimal untuk memastikan tim Aspar terus meraih hasil terbaik."

Pada 2013, Aspar memakai dua pebalap, yakni Randy de Puniet dan Aleix Espargaro. Pada 2014, seperti tim lain, mereka wajib memakai software Magneti Marelli ECU. Mereka akan masuk kategori tim 'Open', yakni pengganti untuk 'CRT'.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Stadion Olimpiade Tokyo Dianggap Terlalu Besar

Written By Unknown on Wednesday, October 16, 2013 | 5:46 PM





TOKYO, Kompas.com — Rancangan stadion bergaya pesawat luar angkasa yang akan digunakan dalam penyelenggaraan Olimpiade 2020 di Tokyo dikritik karena terlampau besar.

Funihiko Maki, seorang arsitek ternama Jepang, mengritik, rancangan tersebut terlalu mahal dan mengganggu keseimbangan lingkungan. Maki mengklaim dirinya mendapat dukungan dari 100 orang tokoh masyarakat Jepang.

Namun, Maki menegaskan, ia tidak mengkritik desain stadion, hanya ukurannya. Rancangan stadion Tokyo ini dibuat oleh biro arsitek Inggris, Zaha Hadid.

Stadion berkapasitas 80 ribu tempat duduk ini akan dibangun dekat Tokyo Metropolitan Gymnasium rancangan Maki pada 1990 lalu.

Meski telah disetujui Pemerintah Jepang, proyek pembangunan stadion ini sendiri baru akan dimulai pada 2014 mendatang.

Direktur Zaha Hadid, Jim Heverin, menyebut rancangan stadion baru tersebut merupakan paduan antara gaya dan struktur besar kecil. Heverin mengaku, pihaknya masih sangat terbuka dengan masukan sebelum pembangunan dimulai.




Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Marc Marquez Resmi Juara Dunia di Phillip Island jika...

Written By Unknown on Tuesday, October 15, 2013 | 5:46 PM





PHILLIP ISLAND, KOMPAS.com — Tak bisa disangkal, Marc Marquez tampil luar biasa sepanjang musim balap MotoGP 2013. Setelah menyelesaikan 15 dari total 18 seri musim ini, pebalap Spanyol tersebut memimpin klasemen dengan 298 poin, unggul 43 angka dari Jorge Lorenzo di posisi dua, dan 54 angka dari Dani Pedrosa di urutan tiga.

Yang lebih hebat lagi, ini adalah tahun pertama Marquez turun di kelas MotoGP. Pebalap 20 tahun tersebut sudah mengantongi enam kemenangan, dan berpotensi menjadi juara dunia termuda MotoGP sepanjang sejarah. Jika benar Marquez melakukannya, dia akan jadi rookie pertama yang menjadi juara dunia sejak Kenny Roberts melakukannya pada 1978, 35 tahun yang lalu.

Gelar juara dunia tersebut bisa saja didapat Marquez akhir pekan nanti, saat turun di GP Australia di Sirkuit Phillip Island. Syaratnya, minimal dia harus finis kedelapan dan diikuti syarat-syarat lainnya yang melibatkan Lorenzo dan Pedrosa, yaitu sebagai berikut:

- Marquez finis pertama, Lorenzo ketiga atau lebih rendah.
- Marquez finis kedua, Lorenzo kelima atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak menang.
- Marquez finis ketiga, Lorenzo kedelapan atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak menang.
- Marquez finis keempat, Lorenzo ke-11 atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak menang atau finis kedua.
- Marquez finis kelima, Lorenzo ke-13 atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak podium.
- Marquez finis keenam, Lorenzo ke-14 atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak podium.
- Marquez finis ketujuh, Lorenzo ke-15 atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak podium.
- Marquez finis kedelapan, Lorenzo tidak mendapat poin, dan Pedrosa tidak finis empat besar.

Tahun lalu, Marquez memastikan gelar juara dunia di kelas Moto2, di Sirkuit Phillip Island.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Kejar Posisi Nomor Satu, McIlroy Putuskan Wozniacki

Written By Unknown on Monday, October 14, 2013 | 5:46 PM





LONDON, KOMPAS.com — Pegolf dunia, Rory McIlroy, dikabarkan memutuskan hubungan cintanya dengan petenis Caroline Wozniacki untuk mengejar ambisinya kembali ke peringkat satu dunia.

Hubungan cinta McIlroy dan Wozniacki telah berjalan beberapa tahun, dan petenis asal Denmark tersebut dikabarkan sangat kecewa dengan keputusan dua kali juara dunia tersebut.

Media Inggris, The Telegraph, menyebut ini keputusan akhir dari McIlroy. Sumber media tersebut menyebut keputusan tersebut benar-benar memukul Wozniacki. "Hubungan mereka telah berakhir. Ini keputusan sulit, tetapi dibutuhkan untuk jangka panjang."

"Keputusan ini juga ditandai dengan derai tangisan. (Wozniacki) memang masih memasang foto mereka berdua sebagai profile picture-nya di media sosial. Namun, saya pastikan, mereka kini telah berpisah," kata sumber tersebut.

"Rory sangat menghormati Wozniacki dan mereka memiliki waktu kebersamaan yang luar biasa. Namun, ia merasa sekarang saatnya untuk maju terus dan berharap yang terbaik untuk Wozniacki."




Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More
Techie Blogger Techie Blogger