Powered by Blogger.

Popular Posts Today

KPK Sidik Kasus Korupsi Lain yang Diduga Libatkan Nazaruddin

Written By Unknown on Saturday, September 28, 2013 | 5:59 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyidik kasus dugaan korupsi lain yang menjerat mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengungkapkan, kasus ini berbeda dengan kasus suap wisma atlet SEA Games atau kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pembelian saham perdana PT Garuda Indonesia yang menjerat Nazar.

“Dulu Nazaruddin kan hanya dikaitkan dengan tipikor (tindak pidana korupsi), sekarang ini TPPU dan tipikor atas kasus yang lain yang tidak berkaitan dengan kasus yang terdahulu,” kata Bambang di Jakarta, Jumat (27/9/2013).

Menurut Bambang, kasus Nazaruddin yang baru ini berkaitan dengan kekayaan yang diperolehnya dari tindak pidana korupsi.

“Kasus kedua bukan hanya Garuda, Garuda hanya salah satu,” ujar Bambang.

Kasus ini juga berkaitan dengan proyek lain yang pernah diurus mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu. Bambang mengatakan, sejumlah saksi sudah diperiksa terkait penyidikan kasus lain Nazarudin ini. Namun Bambang tetap menolak membeberkan kasus baru ini meskipun didesak wartawan.

“Itu yang tidak bisa saya sebut. Kalau baca sprindik (surat perintah penyidikan) yang dulu, kan sprindiknya ada dua. Sudah ada itu, tidak mungkin diperiksa kalau tidak ada sprindiknya. Ada tipikor yang kelanjutannya. Pokoknya selain wisma atlet, saya tidak mau sebut, pokoknya ada lah,” ujar Bambang.


Dia juga menegaskan bahwa KPK tidak berhenti mengusut kasus-kasus yang berkaitan dengan Nazaruddin.

Wakill Ketua KPK Busyro Muqoddas pernah mengungkapkan bahwa KPK membutuhkan waktu paling tidak 10 tahun untuk menyelesaikan seluruh kasus dugaan korupsi yang melibatkan Nazaruddin. Selain sangat banyak, kasus dugaan korupsi yang melibatkan Nazaruddin sangat kompleks dan struktural.

Kasus terkait Nazaruddin juga menyangkut sejumlah pihak, di antaranya sejumlah kementerian, perguruan tinggi, dan rumah sakit. Nazaruddin juga kerap menyebut bekas koleganya di Partai Demokrat seperti Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, Mirwan Amir, dan sejumlah nama lain ikut terlibat.

Melalui Grup Permai

KPK menelisik seluruh dugaan kasus korupsi yang melibatkan Nazaruddin melalui Grup Permai dengan sejumlah anak perusahaannya. Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis di persidangan beberapa waktu lalu mengatakan, Grup Permai dan anak perusahaannya berperan menggiring proyek-proyek pemerintah agar tendernya dimenangkan mereka yang membayar perusahaan itu.

Dalam kasus dugaan suap wisma atlet misalnya, PT Anak Negeri, salah satu anak perusahaan Grup Permai, berperan membantu PT Duta Graha Indah (PT DGI) Tbk memenangkan tender proyek. Upaya itu berbuah fee yang harus diberikan kepada petinggi Grup Permai, salah satunya Nazaruddin.

Dalam kasus suap wisma atlet, Nazaruddin diputus menerima fee Rp 4,6 miliar dari PT DGI. Nazaruddin dinyatakan bersalah dan dihukum tujuh tahun penjara. Berdasar dokumen KPK, sejumlah proyek di beberapa kementerian diduga tendernya digiring oleh Grup Permai dan anak usahanya. Kementerian itu antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Agama, hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Belakangan, Nazaruddin mengungkapkan 12 proyek pemerintah yang menurutnya dikorupsi. Ke-12 proyek itu adalah proyek e-KTP senilai Rp 5,8 triliun; proyek fiktif pengadaan pesawat Merpati jenis MA 60 yang nilainya mencapai 200 juta dollar; proyek gedung pajak senilai Rp 2,7 triliun; proyek PLTU Kalimantan Timur senilai Rp 2,3 triliun pada 2010-2011; proyek PLTU Riau senilai Rp 1,3 triliun; proyek Diklat Mahkamah Konstitusi senilai Rp 200 miliar; proyek pembangunan gedung MK senilai Rp 300 miliar; proyek Refinery unit RU 4 Cilacap senilai 930 juta dollar; proyek Simulator SIM, proyek Hambalang berkaitan Wisma Atlet; proyek di Kementerian Pendidikan Nasional (Diknas); dan proyek pengadaan dean distribusi baju hansip di Kementerian Dalam Negeri.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Artis Ibukota Hibur Pengunjung IIMS 2013


Jakarta - Menjelang hari terakhir perhelatan otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013, artis-artis ibukota ikut meramaikan panggung booth para peserta Agen Pemegang Merek (APM).


Sabtu ini (28/9), di booth Toyota, penyanyi Once Mekel berhasil memikat para pengunjung.
Di waktu yang sama, jebolan Indonesian Idol, Citra Scholastika hadir menghibur para pengunjung booth Daihatsu dengan konsep akustik. Citra membawakan beberapa lagu termasuk lagu Diamond milik Rihanna. Selain Citra, sore ini Tompi dan Marcel Siahaan juga mengisi acara di booth Daihatsu.


Selain Toyota dan Daihatsu, berbagai booth APM menghadirkan artis yang menyedot perhatian pengunjung. Nissan menghadirkan Duo Maia.


Honda menampilkan Brand Ambassadornya, idol group JKT48. Sekitar panggung Honda langsung dipenuhi penggemar JKT48 maupun pengunjung, dari para remaja hingga keluarga. Bahkan terlihat beberapa orangtua menggendong anaknya agar anak-anaknya dapat melihat sister group dari AKB48 ini.


Esok hari, kemeriahan IIMS 2013 masih akan berlangsung. Toyota akan menghadirkan penyanyi muda Alika serta Nidji dan Ello akan membuat pengunjung bernyanyi bersama di Daihatsu. Andien juga akan hadir di booth Nissan.


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Tontowi/Liliyana Maju ke Final Indonesia GPG





YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Unggulan pertama ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, melaju ke babak final Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold (GPG) 2013, usai mengalahkan ganda China, Huang Kaixiang/Chen Qingchen, dengan straight game 21-15, 21-17, di GOR Amongraga, Yogyakarta, Sabtu (28/9/2013).

Game pertama berlangsung ketat dan kedua ganda berebut angka hingga 14 sama. Tontowi/Liliyana mulai menguasai keadaan dan berhasil menutup game ini dengan 21-15.

Tontowi/Liliyana kembali menguasai game kedua. Unggul jauh 15-10, mereka sempat kesulitan mengontrol arah kok hingga menguntungkan ganda China yang mendekat 15-16. Juara Dunia 2013 ini kembali fokus dan bisa mengakhiri game dengan 21-17.

"Mereka (Huang/Chen) sebenarnya sedang (kemampuannya), tidak bagus tapi juga tidak jelek. Kami yang justru kagok. Saya juga beberapa kali ragu-ragu di depan net. Kami, terutama saya, merasa kurang maksimal hari ini," aku Liliyana usai pertandingan.

Tontowi/Liliyana akan menghadapi ganda Indonesia lain, Praveen Jordan/Vita Marissa, di babak final. "Kami sebelumnya pernah menang lawan mereka (Praveen/Vita), tapi tiga game. Memang tidak mudah melawan mereka, apalagi Vita pemain senior," aku Liliyana.

"Kami akan bermain lebih maksimal besok. Mudah-mudahan besok bisa lebih konsentrasi," tambah Tontowi.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More

Desember, Qanun KKR Aceh Disahkan

Written By Unknown on Friday, September 27, 2013 | 5:59 PM






JAKARTA, KOMPAS.com
- DPR Aceh menjanjikan Rancangan Qanun tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh selesai dan disahkan Desember 2013 mendatang. Usai itu, diharapkan penegakan hukum atas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Aceh segera dilakukan dan keluarga korban mendapat kepastian hukum.

"Semula kami ingin mengesahkannya pada Oktober ini, tapi kemudian ada permintaan dari masyarakat korban yang ingin memastikan saran dan masukan mereka dimasukkan dalam qanun. Semoga Desember disahkan," ujar anggota Komisi A DPRA Nurzahri usai paparan media di kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Jakarta, Jumat (27/9/2013).

Dia mengungkapkan, hingga pembahasan terakhir rancangan peraturan daerah tersebut pada Rabu (18/9/2013) lalu, sudah 90 persen materi regulasi dibahas dan disetujui. Ia mengutarakan, hampir 60 persen dari seluruh masukan masyarakat yang merupakan keluarga korban dan korban pelanggaran HAM di Aceh atas rancangan qanun itu berubah.

"Yang berubah hanya persoalan teknis, bukan substansi. Misalnya, jumlah komisioner, atau apakah KKR hanya akan berlaku beberapa tahun atau dibuat sebagai lembaga permanen," jelas Nurzahri.

Dikatakannya, ada masukan dari anggota DPRA agar KKR dijadikan sebagai lembaga yang permanen. Dengan demikian, ujar dia, penegakan hukum tetap dapat dikawal meski rekomendasi yang diberikan tidak dijalankan meski sudah beberapa tahun disampaikan.

Hal lain yang diatur dalam regulasi itu, ungkapnya, KKR akan diberi wewenang untuk menjalin kerja sama dengan lembaga di tingkat nasional seperti Kejaksaan Agung, Polri, dan Komisi Nasional HAM. Tujuannya, jelas Nurzahri, agar rekonsiliasi dan penegakan hukum dapat dilakukan terhadap orang atau lembaga yang berada di luar wilayah yurisdiksi KKR Aceh.

"Karena KKR Aceh ini kan wewenangnya hanya pada lembaga yang ada di Aceh atau orang yang berdomisili di Aceh," jelasnya.

KKR Aceh merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Helzinki 2005. UU Pemerintahan Aceh sebenarnya memerintahkan KKR Aceh dibentuk paling lama satu tahun setelah UU disahkan atau pada 2007.




Editor : Hindra Liauw
















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Istri Daus Mini Beberkan Bukti Perselingkuhan Suami


Depok, Jawa Barat - Kabar perselingkuhan komedian Daus Mini dengan seorang pedangdut, Merry Amril, sedang hangat diperbincangkan. Sang istri sendiri, Yunita Lestari, yang membukanya ke publik. Hal ini pun dijelaskan Yunita saat menggelar jumpa pers di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/9).


"Banyak bukti perselingkuhan yang terjadi antara papi (panggilan sayang Daus Mini) dan MA yang aku temui, maka itu aku kesal," ungkap Yunita.


Menurut Yunita, Daus dan Merry tak hanya saling berkirim pesan mesra. Keduanya juga sering bertemu di suatu tempat.


"Selain bbm dan sms ternyata Merry dan papi sering bertemu di tempat yang spesial. Selain itu aku juga dapat foto kemesraan mereka berdua," ungkapnya.


Merry bahkan sering mendatangi Daus. Ia biasanya menghampiri bapak satu anak itu ke lokasi syuting.


"Aku dikasih tahu, ada cewek dateng ke lokasi syuting dengan hari yang sama setelah aku pulang," kata Yunita.


Merry sendiri mengaku hubungannya dengan Daus tidak lebih dari seorang teman. Daus sendiri mengungkap saat ini kondisi hubungannya dengan sang istri memang tengah bermasalah.




5:54 PM | 0 komentar | Read More

Hadapi Ganda China, Tontowi/Liliyana Jaga Fokus




Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, bersiap menerima servis dari Gideon Markus Fernaldi/Rizki Amelia Pradipta, pada babak perempat final Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013, di GOR Amongraga, Yogyakarta, Jumat (27/9/2013). | BADMINTONINDONESIA.ORG








YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengatakan kunci kemenangan mereka atas Gideon Markus Fernaldi/Rizki Amelia di perempat final Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013, adalah tetap fokus selama pertandingan. Selanjutnya, ganda campuran terbaik Indonesia ini akan bertemu ganda China, Huang Kaixiang/Chen Qingchen, pada semifinal, Sabtu (28/9/2013).

"Ganda China pasti akan bermain nothing to lose melawan kami. Apalagi setelah kami mengalahkan seniornya (Xu Chen/Ma Jin), waktu itu (di World Championships 2013)," ujar Liliyana di GOR Amongraga, Yogyakarta, Jumat (27/9/2013).

Liliyana dan Tontowi juga mengatakan akan terus waspada, meski level lawan masih jauh di bawah mereka. "Yang penting kami selalu jaga fokus saja. Sebelumnya kami bisa menang cukup mudah karena terus fokus," tambah Tontowi.

Tontowi/Liliyana mengalahkan Gideon/Rizki dengan skor cukup telak 21-7, 21-13, hanya dalam 18 menit. "Sebenarnya mereka (Gideon/Pia) tidak terlalu jelek (permainannya). Tapi kami lebih fokus sehingga tidak gampang mati sendiri," tandas Liliyana.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Artefak Hilang, Museum Akan Dijaga Polisi Cagar Budaya






JAKARTA, KOMPAS.com - Menyusul pencurian artefak yang terjadi di Museum Nasional beberapa waktu lalu, ke depan museum akan dijaga oleh polisi khusus cagar budaya. Polisi tersebut akan menggantikan satuan pengamanan (satpam) yang biasa bertugas menjaga museum.


Hal tersebut disampaikan Diektorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Kacung Maridjan di Jakarta, Jumat (27/8/2013).


"Kita telah melakukan review besar-besaran mengenai masalah (pencurian artefak) ini. Nantinya, kita tidak lagi menempatkan satpam, tetapi polisi khusus cagar budaya," kata Maridjan.


Menurutnya, polisi khusus cagar budaya akan lebih efektif dalam melindungi museum karena mengerti mengenai nilai historis barang-barang yang ada di dalamnya. Polisi tidak hanya dianggap memiliki keahlian, tapi juga pengetahuan.


Polisi khusus cagar budaya tersebut nantinya akan ditempatkan di berbagai museum, tidak hanya di museum nasional saja. Selain perbaikan dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM), Kacung juga mengaku akan memaksimalkan pengamanan dalam hal fasilitas berupa CCTV dan alarm.


"Ke depan diharapkan tidak ada lagi kecurian seperti itu. Itu memalukan," ujarnya.


Seperti diberitakan, empat artefak emas peninggalan Kerajaan Mataram Kuno dari abad X hingga abad XI, yakni Naga Mendekam, Bulan Sabit Beraksara, Wadah Bertutup Cepuk, dan Harihara, dilaporkan hilang di Museum Nasional pada Rabu (11/9/2013) pagi. Namun, pihak museum baru melaporkannya pada Kamis (12/9/2013) atau keesokan harinya.


Kejadian pencurian itu diketahui kali pertama oleh R, seorang petugas office boy pengelap kaca. Yang ironis, CCTV dan alarm yang ada di museum tidak berfungsi. CCTV sudah mati sejak 2012, sedangkan alarm sejak dua bulan sebelum peristiwa. Petugas keamanan yang seharusnya berjaga juga sedang tidak ada di tempat.





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















5:16 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More

Bantu Penyembuhan AQJ, Dhani Minta Maia Tinggal Dirumahnya

Written By Unknown on Thursday, September 26, 2013 | 5:54 PM


Jakarta - Kebersamaan yang terjalin antara ibu dan anak selama 18 hari kini tidak bisa lagi dirasakan AQJ. Pasalnya, pasca keluar dari rumah sakit Pondok Indah (RSPI), AQJ harus kembali tinggal bersama sang ayah, Ahmad Dhani. Sementara, sang ibu, Maia estianty, juga harus kembali kerumahnya.


Ahmad Dhani sebagai ayah AQJ, tentu menyadari hal itu. Dirinya kemudian meminta Maia Estianty untuk tinggal dirumahnya sampai AQJ benar-benar sembuh.


"Saya membuka pintu rumah saya lebar-lebar kepada Maia. Kalo perlu, selama Dul belum sembuh, Maia bisa tinggal disini," ungkap Dhani saat menggelar jumpa
pers dikediamannya, di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (26/9).


Lebih lanjut Dhani menjelaskan, dirinya tidak pernah membatasi puteranya untuk bertemu dengan sang ibu. Hal itu bertujuan agar Maia dapat dengan leluasa memberikan dan mencurahkan perhatiannya kepada sang buah hati.


"Saya sangat memberikan keleluasaan kok. Malah saya berharap Maia Mau tidur dan menginap disini, untuk menemani dul," lanjutnya.


Keterlibatan Maia sendiri menangani anak-anaknya kini beranjak dewasa memang sangat diperlukan agar kejadian yang terjadi pada AQJ tidak terulang lagi dimasa depan. Bahkan Dhani mempersilahkan Maia untuk terus mendampingi AQJ menjalani proses hukum kasus kecelakaannya.


"Pasti nanti Maia akan mendampingi Dul juga saat pemeriksaan," tambahnya.


5:54 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger