Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Jokowi, Sosok Paling Diburu di Rakernas PDI-P

Written By Unknown on Friday, September 6, 2013 | 5:59 PM





JAKARTA, KOMPAS.com - Figur seorang Joko Widodo (Jokowi) menjadi sosok yang paling diburu dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan yang digelar di Ancol, Jakarta, Jumat (6/9/2013). Tak hanya namanya yang sering terdengar, tapi ratusan orang terus mengerubunginya sekadar untuk berjabat tangan atau mencuri kesempatan berfoto bersama. 

Saat memasuki ruang rakernas, Gubernur DKI Jakarta ini berjalan persis di belakang Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Sambutan seluruh kader yang semula tertuju pada Mega, langsung berbelok kepada Jokowi. Sejumlah kader terus meneriakkan "Jokowi Capres...Jokowi Capres", saat menyadari ada pria berpostur jangkung itu di belakang Megawati.

Saat memberikan pidato politik, Megawati berkali-kali memuji Jokowi. Ia menilai Jokowi merupakan kader potensial dan memiliki getaran seperti sang proklamator, Soekarno. Menanggapi pujian itu, Jokowi tak merasa spesial.

Usai acara pembukaan, rakernas sempat rehat sejenak. Megawati menuju ruang jumpa pers didampingi putrinya, Puan Maharani, dan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidajat. Sementara Jokowi sibuk meladeni ratusan penggemarnya.

Sepanjang waktu rehat sekitar 10 menit, Jokowi terus dikerubungi kader PDI Perjuangan dari sejumlah daerah. Mereka berebut menjabat tangan dan berusaha mencuri kesempatan untuk berfoto bersama.

"Kapan lagi, nanti kalau sudah jadi presiden susah begini-begini," kata salah seorang kader PDI Perjuangan sambil mamandangi hasil foto bersama Jokowi di kamera handphonenya.

Beberapa kali Jokowi sempat mengeluh dan meminta diberi jalan untuk keluar ruang rakernas. Alasannya karena suasana mulai membuatnya kurang nyaman akibat panas dan gerah.

"Di luar saja, enak itu di luar terbuka. Di sini sumuk begini," ujar Jokowi.

Meski begitu, semua kader partai berlambang banteng itu seperti tak menggubris. Mereka terus saja mengerubungi Jokowi bahkan sampai ke luar ruang rakernas. Di luar, kerubungan orang makin tak terbendung. Dua pengawal yang setia menemani Jokowi berusaha menenangkan sambil sesekali menerima permintaan orang yang ingin difoto.

Suasana ini terus berlangsung sampai rakernas kembali digelar. Di sesi kedua, rakernas PDI Perjuangan mulai memasuki agenda tertutup. Rakernas berlangsung selama tiga hari ke depan, dan dihadiri 1.330 kader PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia.




Editor : Heru Margianto


















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Vicky Prasetyo Santai Tanggapi Pembatalan Pertunangannya


Jakarta - Pasca diserang habis-habisan oleh beberapa wanita yang mengaku pernah menjadi korban penipuan asmaranya, yang menyebabkan Zaskia Gotik akhirnya membatalkan proses lamaran yang dilakukannya, Vicky Prasetyo menganggap hal itu sebagai hal yang biasa karena Zaskia kini tengah dalam keadaan emosi akibat pemberitaan miring tentangnya. Anggapan santai itu dilontarkan Vicky Prasetyo saat berbincang dengan wartawan melalui BlackBerry Massager (BBM), Jumat (6/9).


Diakui Vicky, bahwa kini dirinya telah ikhlas menerima apapun yang dilontarkan oleh beberapa wanita terhadapnya bahkan pembatalan pertunangannya dengan Zaskia Gotik.


"Disini aku hanya bisa terima semua dengan bijak dan Ikhlas. Walaupun satu hal yang dilupakan, aku adalah bagian dari makhluk Allah SWT yang berhak juga untuk menjadi baik. Dan Zaskia menurut aku bisa merubahnya, tapi sayang dia membatalkan pertunangan ini. Aku hanya bisa pasrah," ungkap Vicky.


Vicky sendiri menanggapi hujatan yang menimpanya akhir-akhir ini dengan santai, karena menganggap semuanya adalah bagian dari masa lalunya.


"Apa yang dihujat selama ini yang dialamatkan kepada aku baik itu yang benar maupun tidak, itu adalah bagian dari masa lalu, dan setiap manusia tidak bisa mencegahnya. Hal yang saya lakukan saat ini adalah harus mampu menyelesaikan masalah yang kita hadapi ini sendiri, dan aku gak ingin menyalahkan siapa-siapa," lanjutnya.


Menanggapi lamaran yang dibatalkan oleh Zaskia, Vicky menjelaskan hanya bisa menerima keputusan yang diambil Zaskia meskipun itu pahit untuknya.


"Saya saat ini dalam kondisi yang tidak baik. Saya hanya bisa pasrah dengan apapun keputusan yang diambil Zaskia, meski berat. Meski saya merugi karena telah mengeluarkan uang sia-sia untuk mengadakan prosesi lamaran yang biaya gak sedikit," keluhnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, Zaskia akhirnya membatalkan pertunangan yang digelar mewah di Hotel Kempinsky, Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/9) karena Zaskia telah merasa dibohongi oleh Vicky Prasetyo.


Hal ini bermula saat sehari setelah pertunangannya, muncul berita berita miring tentang tunangan Zaskia yang dianggap menipu sebagian wanita, Bahkan sempat ada yang mengaku sebagi istri sah Vicky. Hal itulah yang akhirnya membuat Zaskia mengurungkan niatnya untuk menikah dengan Vicky.


5:55 PM | 0 komentar | Read More

Toribio Alcolea \'\'Si Raja Tanjakan\'\' TdEJ 2013





SURABAYA, KOMPAS.com - Jose Vicente Toribio Alcolea berhasil mempertahankan gelar ''Raja Tanjakan'' di etape III, Tour de East Java (TdEJ) 2013. Di etape II kemarin, pebalap asal Tim UKYO Jepang ini juga meraih gelar yang sama dengan mengumpulkan total 15 poin.

Pada etape terakhir sepanjang 78,6 kilometer dari Sidoarjo menuju Padusan, Mojokerto ini, Toribio Alcolea berhasil mengumpulkan 22 poin, mengungguli pesaingnya, David Clark yang meraih 16 poin, dan John Kronborg Ebsen dengan 14 poin yang sama-sama memperkuat Synergy Baku Cycling Project Azerbaijan.

Tetapi, Alcolea harus puas finis sebagai runner-up di etape ini, setelah menyelesaikan balapan dalam 2 jam 4 menit 47 detik, kalah dari John Kronborg Ebsen yang mencatat waktu 2 jam 4 menit 19 detik. Alcolea adalah juara etape II, sehari sebelumnya.

Hasil ini cukup untuk menetapkan Alcolea sebagai juara umum klasifikasi individu dengan mengumpulkan total waktu tempuh 9 jam 9 menit 36 detik. Dia mengalahkan Hari Fitrianto yang hanya mengumpulkan waktu 9 jam 11 menit 42 detik, dan David Clark di posisi ketiga dengan 9 jam 11 menit 47 detik.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Komnas HAM Surati Jokowi soal Waduk Ria Rio

- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM, Jumat (6/9/2013), menyurati Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, menanyakan kejelasan proses penataan waduk Ria Rio, Jakarta Timur. Komnas meminta kepastian mengenai legalitas tanah dan kesiapan Rumah Susun Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur.


"Hari ini kita (Komnas HAM) mengirim surat ke Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Di surat tersebut, kita menanyakan mengenai legalitas tanah di sana. Soalnya kan di sana ada tiga kepemilikan tanah, yaitu milik Pulomas Jaya, Adam Malik, sama katanya milik warga dari turun temurun. Selain itu, kita mau menanyakan mengenai kesiapan rusun yang nantinya bakal ditempatin sama warga," kata Natalius Pigai, Ketua Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI, saat dihubungi


Mengacu kepada Perda DKI Jakarta No. 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, Komnas berharap penataan dan relokasi warga di sekitar waduk Ria Rio nantinya tidak melanggar hak asasi warga. Komnas juga berharap proses relokasi berjalan lancar tanpa kekerasan. 

"Jangan sampai ada kekerasan terhadap warga pas relokasi nanti. Kalau nantinya ada kekerasan, kita (Komnas HAM) akan turun," ujarnya. 

Natalius menegaskan, Komnas HAM tidak bermaksud menghalangi rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penataan. Komnas hanya ingin mengawal proses penataan itu berlangsung damai tanpa merugikan warga.

Seperti diberitakan, Ahli waris Adam Malik mengklaim memiliki lahan seluas 2,1 hektar di lokasi itu. Wilayah yang diklaim meliputi lahan di Jalan Perintis Kemerdekaan, termasuk beberapa RT yang berada di dalamnya. Wilayah yang diklaim milik ahli waris Adam Malik meliputi RT 02, 04, dan 05; sebagian RT 06 dan 07; serta sebidang lapangan merah yang seluruhnya berada di wilayah RW 15.


PT Pulomas Jaya, anak badan usaha milik daerah PT Jakarta Propertindo, membantah pengakuan keluarga ahli waris. Menurut PT Pulomas Jaya, lahan tersebut merupakan tanah Pemprov DKI. Dasar hukumnya, kepemilikan Eigendom Verponding Nomor 5243 yang telah dibebaskan, termasuk di dalamnya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 2 beserta garapannya berdasarkan keputusan Metro Pertanian/Agraria Nomor SK II/3/KA/63 tanggal 14 Desember 1964.

Pemprov DKI Jakarta meminta kepada warga yang tinggal di atas lahan milik PT Pulomas Jaya untuk segera pindah. Mereka akan direlokasi ke Rumah Susun Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, yang saat ini tengah dibenahi. Warga meminta uang kerahiman sebesar Rp 5 juta. Pemprov menegaskan, uang kerahiman hanya sebesar Rp 1 juta.


5:16 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More

Beda Partai, Beda Masalah

Written By Unknown on Thursday, September 5, 2013 | 5:59 PM



JAKARTA, KOMPAS.com -
Pemilihan presiden masih sekitar sembilan bulan lagi, tetapi telah menghadirkan sejumlah persoalan yang berbeda-beda bagi setiap partai. Keberhasilan atau kegagalan partai di pilpres telah dimulai dalam menghadapi persoalan yang sekarang mereka hadapi.


Zainal Bintang, politisi senior Partai Golkar, menuturkan, saat ini di partainya muncul kembali pertanyaan tentang pencapresan Aburizal Bakrie, ketua umum mereka. Elektabilitas Aburizal yang belum naik signifikan dan mesin partai yang tidak berjalan maksimal menjadi alasannya.


”Mengapa pertanyaan itu sekarang muncul? Ini karena Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan daftar calon tetap anggota legislatif. Artinya, mereka (kader Golkar yang jadi caleg) tak butuh lagi tanda tangan Aburizal,” kata Zainal.


Pertanyaan itu seperti mementahkan kembali tujuan pencapresan Aburizal yang dideklarasikan sejak 2012. Melihat rekomendasi Pemenangan Pemilu Rapimnas II Partai Golkar 2011, penetapan Aburizal jauh-jauh hari sebagai capres dilakukan agar ada waktu lebih panjang untuk sosialisasi dan konsolidasi serta mengurangi kemungkinan konflik di internal partai.


Pengalaman mengusung pasangan Jusuf Kalla-Wiranto pada Pilpres 2009 yang diputuskan pada saat-saat akhir sehingga persiapannya dinilai tak maksimal menjadi pertimbangan penting.


Namun, gejolak ternyata tetap berpotensi muncul di Golkar dan agaknya butuh perjuangan keras untuk menciptakan kesepakatan yang benar-benar bulat di partai tersebut. Kondisi itu terjadi, antara lain, karena ada sejumlah kader yang punya kekuatan merata di Golkar. Selain Aburizal, Golkar juga memiliki tokoh seperti Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, dan Agung Laksono.


Kondisi Golkar berbeda, misalnya, dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang mengendalikan penuh partainya atau Prabowo Subianto di Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Namun, kedua partai itu juga punya tantangan masing-masing.


Meski memiliki kader potensial, seperti Gubernur DKI Joko Widodo atau Jokowi, PDI-P diduga tak akan menentukan capres-cawapres yang akan diusung di Pemilu 2014 pada rakernas yang digelar akhir pekan ini. Soliditas internal, keleluasaan mengatur strategi, hingga pengantisipasian serangan lawan politik akan jadi pertimbangan yang diperkirakan membuat PDI-P memutuskan masalah itu di saat akhir menjelang pemilu. ”Sebagai partai oposisi, kalau kami mengajukan capres sejak jauh-jauh hari, akan jadi bulan-bulanan partai lain,” kata seorang pengurus PDI-P.


Masalah lain, Jokowi yang menurut sejumlah survei punya elektabilitas tertinggi sebagai capres bukan pengambil keputusan utama di PDI-P. Wewenang masih di tangan Megawati. PDI-P juga memiliki banyak kader yang lebih senior dan berkeringat dibanding Jokowi dan perasaan mereka harus dijaga.


Kondisi PDI-P berbeda dengan Gerindra yang telah menetapkan Prabowo sebagai capres meski belum secara resmi dideklarasikan. Elektabilitas Prabowo yang hampir selalu masuk dua besar dalam survei capres dan posisinya sebagai tokoh sentral Gerindra membuat partai itu tidak punya halangan menetapkan Prabowo sebagai capres.


”Konsentrasi kami adalah meningkatkan kerja kader dan struktur partai agar memperoleh suara sebanyak-banyaknya di pemilu legislatif agar mampu mengusung Prabowo di pilpres,” kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.


Sementara itu, rendahnya elektabilitas partai dan belum adanya sosok sekuat Susilo Bambang Yudhoyono menjadi masalah Partai Demokrat dalam persiapan menghadapi Pemilu 2014. Konvensi pemilihan capres disinyalir menjadi salah satu cara Partai Demokrat mengatasi masalahnya itu. Namun, penolakan sejumlah tokoh untuk mengikuti konvensi serta pertanyaan tentang kredibilitas konvensi menjadi masalah yang juga harus dijawab Partai Demokrat.


Sejumlah masalah yang dihadapi Partai Demokrat dan partai lain saat ini mungkin juga bukan yang terakhir. Masalah baru masih mungkin muncul terkait Pilpres 2014. Politik memang membutuhkan energi dan dana yang luar biasa.... (M HERNOWO)


5:59 PM | 0 komentar | Read More

Anime Festival Asia Kembali Digelar di Jakarta Mulai Besok


Jakarta - Untuk kedua kalinya Anime Festival Asia (AFA) akan digelar di Indonesia. Gelaran akbar para pecinta anime ini akan menghadirkan budaya pop Jepang langsung dari Tokyo di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) pada 6-8 September 2013.


Tahun lalu, AFA digelar untuk pertama kalinya di Indonesia. Sebelumnya AFA hanya digelar di Singapura sejak tahun 2008. AFA yang tahun lalu dihelat di Jakarta International Expo Kemayoran tercatat menjaring lebih dari 40.000 pengunjung dalam dua hari.


"Tahun lalu AFA Indonesia (AFA ID) berhasil menarik 40.000 pengunjung. Tahun ini kami harap angkanya bisa lebih atau minimal sama," kata Shawn Chin, AFA Festival Director dari Sozo Pte Ltd sebagai event organizer utama bersama Marygops Studios, Zepp Live Entertainment, dan Megindo.


Mulai besok, pengunjung AFA ID 2013 akan disuguhi penampilan anisongs (anime songs) dari enam artis yang datang langsung dari Jepang. Mereka adalah Eir Aoi, Aya Hirano, BabyMetal, fripSide, Kalafina, dan May'n.


Pengunjung juga dapat melihat pemutaran film anime, cosplay, dan menikmati hidangan dari Maid and Butler Cafe. Panitia menyebut para pengunjung akan merasa seperti sedang dibawa ke distrik Akihabara yang terkenal di Jepang.


Tiket masuk AFA ID 2013 dijual seharga Rp 65.000 untuk mengakses acara pameran dan Rp 150.000 untuk pameran dan panggung.


Sedangkan untuk bisa menikmati penampilang keenam artis Anisongs, pengunjung harus membayar Rp 380.000 (tiket berdiri satu hari), Rp 630.000 (tiket berdiri tiga hari), Rp 750.000 (tiket VIP satu hari), atau Rp 1,3 juta (tiket VIP tiga hari).


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Etape II, Pebalap TdEJ Disambut Kabut Gunung Bromo






SURABAYA, KOMPAS.com - Jika pada etape I, para pebalap Tour de East Java (TdEJ) 2013 dikawal suhu panas, di etape II kali ini sebaliknya, sejak memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, tepatnya di Desa Paserpan, Kecamatan Paserpan Pasuruan, pebalap disambut kabut dingin gunung Bromo.

Pebalap memasuki garis finis tepat sekitar pukul 13.30 WIB. Sepanjang 85 kilometer jarak tempuh, para pebalap menempuh waktu sekitar 3,5 jam karena mereka dilepas tepat pukul 10.00 WIB dari Sidoarjo.

Lokasi finis yang berada di pelataran Kecamatan Tosari, Pasuruan dipenuhi warga sejak pagi, karena menurut kabar akan ada lomba balap sepeda yang pesertanya dari berbagai negara di dunia.

Jumat (6/9/2013) besok, TdEJ memasuki etape III di hari terakhir. Di etape ini, pebalap kembali diadu kemampuannya dalam menempuh jalur tanjakan sepanjang 80 kilometer, dari titik start di Sidoarjo, dan berakhir di Padusan, Mojokerto.




Editor : Farid Assifa















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Gerindra Ingatkan Jokowi, Basuki Angkat Bicara




Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bersama Wakil Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama (kiri) saat memimpin rapat dengan kepala satuan kerja perangkat daerah, di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2012). Jokowi-Basuki melakukan rapat pertama usai dilantik untuk mengetahui program kerja dan kerja apa yang sudah dilakukan para kepala SKPD DKI Jakarta. | TRIBUNNEWS/HERUDIN









JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama angkat bicara terkait sikap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyelesaikan tugasnya selama lima tahun menjadi gubernur.


Sebagai kader Partai Gerindra, Basuki mengatakan pihaknya tak pernah didesak oleh partai untuk menggantikan posisi Jokowi memimpin Ibu Kota. "Enggak ada desakan, kok. Partai Gerindra mungkin penginnya Pak Jokowi enggak maju nyapres kali ya," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (5/9/2013).


Sementara itu, terkait sikap Partai Gerindra itu, Basuki tidak mau mengomentari lebih lanjut. Ia pun tak bisa menjawab ketika media memberikannya dua pilihan calon yang pantas menjadi orang nomor satu di negeri ini, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto atau Jokowi.


Hingga saat ini, kata dia, yang menjadi fokusnya bersama Jokowi adalah menyelesaikan permasalahan-permasalahan kompleks Jakarta yang belum terselesaikan. Misalnya, banjir dan kemacetan.


Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengkritik wacana yang berkembang agar PDI Perjuangan mengusung Jokowi sebagai calon presiden periode 2014-2019.


Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta itu masih memiliki utang untuk menyelesaikan persoalan Ibu Kota. Muzani menjelaskan, secara prinsip, pihaknya akan menghormati keputusan semua partai politik untuk mengusung seorang tokoh menjadi calon presidennya.


Mengenai Jokowi, kritik ia sampaikan karena PDI Perjuangan sempat berjanji akan mendukung Gerindra pada 2014 sebagai kompensasi dukungan Prabowo kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada 2009 lalu.


"Kami hanya ingin mengingatkan Jokowi pernah janji kepada kami dan rakyat Jakarta untuk berkonsentrasi mengurus Jakarta," kata Muzani.


Ketua Fraksi Gerindra ini menegaskan, kritik itu ia sampaikan bukan karena khawatir dengan elektabilitas Jokowi yang terus meroket sebagai capres. Apa pun risikonya, kata Muzani, ia akan terus berupaya mengingatkan Jokowi dan PDI Perjuangan mengenai hal itu.





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















5:16 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger