Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Glenn Victor Hasilkan Medali Perak

Written By Unknown on Monday, July 1, 2013 | 5:46 PM






JAKARTA, Kompas.com - Tim renang Indonesia berhasil menambah satu medali perak lewat Glenn Victor Sutanto di ajang Asian Indoor & Martial Arts Games (AIMAG) di Incheon, Korea, Senin (1/7).

Glenn mencatat waktu 51.82 detik untuk nomor 100 meter gaya kupu-kupu dalam lomba yang berlanghsung di Dowon Aquatics Center.;

Perenang berusia 23 tahun  ini  terpaut 0.26 detik dari peraih medali emas, Chang Gyucheol dari Korea selatan yang mencatat 51.26 detik.

Sementara medali perunggu direbut atlet Vietnam, Hoang Quy Phuoc yang mencatat waktu 52.68 detik.

Indonesia sementara mengumpulkan saty medali emas dan 2 perak dalam AIMAG2013 ini.




Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Polisi Temukan Kejanggalan pada Perkosaan Karyawati di Pramuka






JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menemukan kejanggalan dalam laporan kasus pemerkosaan seorang karyawati berinisial MC (31) di sebuah gang kecil dekat Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Polisi mendapati pengakuan baru dari korban yang tak pernah disebutkan sebelumnya oleh korban.


Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan menuturkan korban ternyata diantar oleh rekan seprofesinya berinisial CK.


"Kami temui kejanggalan dari laporan korban. Fakta yang sebenarnya ternyata korban pulang dari tempat kerjanya itu tidak sendirian, tapi diantar rekan kerjanya berinisial CK, seorang laki-laki," kata Herry di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/7/2013).


Herry mengatakan, polisi sudah beberapa kali melakukan prarekonstruksi atas kejadian ini. Dari hasil itu, CK yang berstatus saksi disebut mengantar korban hingga sampai depan gang di lokasi kejadian. Setelah mengantar korban, CK pulang meninggalkan MC di lokasi itu.


"Korban kemudian menelepon suaminya yang menunggu di seberang jalan. Saat itu korban sudah dalam keadaan lebam, pakaiannya korban sudah kotor karena saat itu kondisi sudah hujan," ujar Herry.


Selain itu, CK juga disebut sering mengantar MC apabila pulang kerja. Herry mengatakan, baik MC maupun CK memberikan pengakuan berbeda tentang lokasi terakhir tempat CK mengantar MC.


"Sebelum berpisah, (korban) mengatakan tempatnya di titik A, tapi menurut CK di titik B mendekati mulut gang Pramuka," ujar Herry.


Pada temuan lain, lokasi gang yang menjadi tempat penyelidikan merupakan gang kecil yang bisa menimbulkan gema bila ada suara. Selain itu, dari pemeriksaan sementara pakaian korban,  tidak ditemukan bercak sperma yang tertinggal di pakaian korban.


Herry belum dapat menyimpulkan apa-apa terkait fakta-fakta tersebut. "Kita minta lab untuk mengungkap hasil itu. Besok mudah-mudahan ada data pendukung yang lebih memperuncing arah penyelidikan kita," kata Herry.


Herry mengatakan, polisi masih berupaya mengungkap siapa pelaku kasus pemerkosaan tersebut. Barang bukti baju korban juga akan dites di laboratorium forensik.


Herry menyayangkan sikap korban yang dalam keterangannya dinilai tidak terbuka dalam mengungkapkan kejadian itu. "Kita sesalkan korban tidak terbuka dan menyampaikan fakta tidak benar," ujarnya.


MC mengaku menjadi korban pemerkosaan oleh seorang pria tak dikenal di sebuah gang sempit dekat shelter busway Jalan Pramuka pada Kamis (20/6/2013). Korban mengatakan tengah berjalan sendiri, kemudian dihadang oleh pelaku dan diperkosa di gang sempit yang ada di lokasi. Atas kejadian itu, suami korban kemudian melaporkannya ke Mapolres Metro Jakarta Timur.





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















5:17 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


5:14 PM | 0 komentar | Read More

Dua Jenderal Purnawirawan Siap Maju Jadi Capres dari Demokrat

Written By Unknown on Sunday, June 30, 2013 | 5:59 PM





JAKARTA, KOMPAS.com — Dua jenderal TNI kini bersiap-siap menyusun tim sukses untuk ikut dalam konvensi calon presiden (capres) Partai Demokrat. Dua jenderal itu adalah Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto dan Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto.

"Saya mendengar memang sudah ada dua jenderal dari kalangan TNI yang mau melamar dalam konvensi Partai Demokrat, yaitu Djoko Suyanto dan Endriartono. Mereka juga sudah siap-siap tim sukses," kata Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Suaidi Marasabessy, di sela-sela acara Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) di Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (30/6/2013).

Djoko Suyanto kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM. Djoko merupakan mantan Panglima TNI tahun 2006-2007. Sementara Endriartono adalah mantan Panglima TNI tepat sebelum Djoko Suyanto.

Suaidi mengatakan, kedua jenderal purnawirawan itu sudah sempat bertanya akan kriteria capres yang diinginkan Demokrat. Namun, lanjutnya, saat ini Partai Demokrat belum menentukan syarat pasti dalam Konvensi partai itu. "Kami akan buat kriteria untuk melakukan seleksi, lalu kami akan lakukan inventarisasi dan pendekatan kepada yang bersangkutan untuk menjelaskan mekanisme konvensi," ucap Suaidi.

Saat kandidat sudah menyatakan kesiapannya, calon itu kemudian diumumkan ke publik. Selanjutnya, mekanisme survei yang akan menentukan kandidat-kandidat tersebut terpilih sebagai capres yang akan diusung Demokrat pada Pemilu 2014.

Soal kemungkinan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono berperan dalam menentukan capres terpilih, Suaidi menampiknya. "Pak SBY sama sekali tidak memilih, yang memilih nanti murni dari mekanisme survei," ucap mantan Kepala Staf Umum TNI Angkatan Darat itu.

Partai Demokrat memutuskan melakukan konvensi untuk menjaring calon Presiden. Saat ini, tim seleksi tengah dibentuk dan pengumuman akan disampaikan Juni 2013. Setelah itu, pendaftaran bagi para kandidat dilakukan. Calon internal maupun eksternal diperkenankan mendaftar sebagai kandidat capres.




Editor : Egidius Patnistik


















5:59 PM | 0 komentar | Read More

6.000 Warga China Main Angklung, Dicatat di Guiness Book of Records


Beijing - Sekitar 6.000 warga China Minggu (30/6) siang, berkumpul di Stadion Buruh Beijing, untuk bermain angklung bersama dipimpin Daeng Udjo, dari Saung Angklung "Udjo".


Orkestra angklung pimpinan Daeng Udjo itu akan memainkan beberapa lagu seperti Manuk Dadali, lagu berbahasa Mandarin Yueliang Daibiao Wo De Xin dan lagu We Are The World.


Para pemain orkestra angklung tersebut berasal dari para pelajar, wakil sejumlah perusahaan China seperti ZTE, para peserta didik Universitas Pertahanan China dan warga Tionghoa-Indonesia yang sempat lari dari Indonesia dan menetap di China hingga kini, serta komponen masyarakat lain.


Dalam konser angklung itu ditampilkan film sejarah angklung, dan ucapan I Love Angklung dalam 10 bahasa berbeda di layar LED di lokasi konser.


Ditampilkan pula angklung digital, Angklung Tradigi dari Restoran Made in Indonesia - Sansico.


Perkenalkan budaya Indonesia Duta Besar RI untuk China merangkap Mongolia Imron Cotan mengatakan kegiatan itu selain untuk memperkenalkan salah satu kebudayaan Indonesia, juga untuk makin mempererat hubungan masyarakat Indonesia-China.


"Kami ingin menunjukkan salah satu kebudayaan tradisional Indonesia, melalui konser angklung ini sekaligus berbagi dan mempererat hubungan masyarakat kedua bangsa," ujarnya.


Sebelumnya, Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT), Bondan Gunawan mengatakan konser kolosal enam ribu angklung itu merupakan salah satu bentuk diplomasi budaya untuk mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan China.


"Diplomasi itu aspeknya banyak, ada antarpemerintah, antarpelaku bisnis, dan antarmasyarakat.
Diplomasi antarmasyarakat terdiri atas bidang budaya, olahraga dan ilmu pengetahuan. Konser kolosal angklung ini merupakan bentuk diplomasi budaya," katanya menjelaskan.


Konser kolosal 6000 angklung akan dicatatkan pada Guiness Book of Records.


"Sebelumnya telah ada konser kolosal 5.000 angklung yang digelar perwakilan Indonesia di Amerika Serikat pada 2011," kata Bondan.


Direktur Saung Angklung Udjo Taufik Hidayat mengatakan, konser angklung itu merupakan bentuk pelestarian alat musik bambu khas Indonesia yang telah tercatat sebagai salah satu warisan budaya dunia The Intangible Heritages UNESCO.


"Syarat untuk dapat bertahan tercatat sebagai warisan budaya UNESCO adalah warisan budaya dimaksud harus terpelihara, terlindungi, terpromosikan dan tergenerasikan. Jika upaya itu tidak dapat kita lakukan terus menerus, angklung bisa dicabut statusnya sebagai warisan budaya dunia. Maka itu, kita terus berupaya agar angklung tetap terpelihara, terlindungi, terpromosikan dan tergenerasikan ," katanya.


Hadir dalam kegiatan itu, 20 Duta Besar negara sahabat di China, termasuk Duta Besar Amerika Serikat untuk China Gary Locke, serta perwakilan organisasi internasional di China.


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Triady Fauzi Rebut Medali Perak di Korea





JAKARTA, Kompas.com — Atlet renang Indonesia, Triady Fauzi Sidiq, meraih medali perak di ajang 4th Asian Indoor & Martial Arts Games di Incheon, Korea, Minggu (30/6/2013).

Triady atau Aji mencatat waktu 22.30 detik di nomor andalannya, 50 meter gaya bebas putra. Ia kalah dari atlet Korea, Yang Jung-doo yang merebut medali emas dengan catatan waktu 21.83 detik.

Sementara medali perunggu diraih perang Taiwan, Chang Kuo Chi dengan catatan waktu 22.42 detik. Cabang renang di ajang ini diperlombakan di kolam pendek 25 meter.

Sayang, andalan Indonesia di nomor gaya dada, Indra Gunawan gagal mempersembahkan medali. Indra berada di posisi enam di nomor 100 meter gaya dada dengan catatan waktu 1:00.84.

Tim Indonesia masih berpeluang menambah medali di nomor 4x100 meter putra. Menurunkan para atlet nasional, I Gde Siman Sudartawa, Indra Gunawan, Guntur Pratama Putera, dan Triady Fauzi Sidiq, Indonesia menempati posisi pertama di heat kedua dengan catatan waktu 1:38.88.

Nomor final baru akan berlangsung malam ini dengan saingan berat datang dari tim Korea Selatan yang mencatat 1:38.97.

Berikut peringkat sementara:
1. Korea      3     2     0     5
2. Thailand      1     0     1     2
3. Vietnam     1     0     0     1
4. China     0     1     0     1
4. Hong Kong, China     0     1     0     1
4. Indonesia     0     1     0     1
7. Kazakhstan     0     0     3     3
8. Chinese Taipei     0     0     2     2




Editor : Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Hanya Tiga Orang yang Tahu Kejutan Tes Urine Lurah Camat se-DKI






JAKARTA, KOMPAS.com
 — Tes urine yang menjadi kejutan bagi para lurah dan camat ternyata hanya diketahui tiga orang saja. Tentu saja salah satunya adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Basuki merupakan orang yang memerintahkan petugas BNN untuk melakukan tes urine tersebut. Dia mengaku sengaja merahasiakannya karena khawatir para lurah dan camat yang baru dilantik tersebut malah tidak datang kalau sudah diberitahu terlebih dulu.

Menurut Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah BNN Brigjen Pol Ida Utari, tes urine tersebut juga diketahui oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Kepala BNN Komjen Anang Iskandar.

"Tidak ada yang tahu mengenai kewajiban tes urine. Kami juga tidak tahu persis, yang tahu Gubernur DKI Joko Widodo, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, dan Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Anang Iskandar," kata Ida kepada Kompas, Minggu (30/6/2013).

Permintaan tes urine ini dilontarkan Basuki pada saat memberi sambutan acara "Peran Jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam Mendukung Program Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba". Tanpa bisa mengelak, para pejabat mengikuti permintaan itu.

Petugas BNN kemudian mempersilakan satu per satu peserta diskusi keluar ruangan mengambil botol tempat urine. Urine tersebut kemudian diteliti dengan perangkat rapid test yang sudah disiapkan.

"Diskusi biar berjalan terus, mereka yang mengambil sambil secara bergiliran," kata Utari.

Selanjutnya, hasil uji rapid test diserahkan langsung ke Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Hasil uji melalui perangkat rapid test dapat diketahui langsung.

Satia, Lurah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengaku sempat terkejut. Namun, dia merasa bisa menjalani tes sebab memang tidak pernah menggunakan narkoba.

"Memang tidak ada pemberitahuan adanya tes urine. Saya tenang saja, sebab memang tidak pernah menggunakan barang itu," katanya.





Editor : Ana Shofiana Syatiri




















5:16 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


5:14 PM | 0 komentar | Read More

SBY, Kunci Demokrat Menangi Pemilu 2014

Written By Unknown on Saturday, June 29, 2013 | 5:59 PM





JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro menyatakan sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat akan memberi dampak signifikan dalam hal pemenangan pemilu 2014. Menurutnya, SBY merupakan amunisi khusus sebagai bagian dari strategi menang dalam pemilu.

Pria yang akrab disapa Ibas ini menyampaikan, sosok SBY menjadi kelebihan Partai Demokrat karena besarnya peranan pemerintah yang masa kepemimpinan ayahnya itu. Bahkan Ibas mengklaim, SBY merupakan presiden yang sukses memimpin negaranya.

"Partai lain tidak memiliki SBY, Presiden yang berhasil di negaranya. Ini kita banggakan dan dijadikan amunisi khusus," kata Ibas, seusai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (29/6/2013).

Ibas menuturkan, partainya menargetkan 15 persen perolehan suara di pemilu 2014. Jumlah itu dianggapnya realistis meski partai lain juga akan memasang target yang tak berbeda jauh.

Secara terpisah, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Nuthayati Ali Assegaf menyatakan hal serupa. Baginya, figur SBY menjadi semacam vitamin yang dapat melecut semangat mesin partai untuk memenangkan pemilu. Akan tetapi, ia menolak membocorkan strategi Partai Demokrat dalam memenangkan pemilu mendatang.

"Pertemuan dengan Pak SBY menjadi vitamin buat kita semua, memberikan motivasi. Pasti ada strategi khusus, namanya strategi khusus kan rahasia," ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 1.650 kader Demokrat dari jajaran pimpinan DPP, DPD, DPC, fraksi serta calon anggota legislatif hadir dalam Rakornas ini. Seluruh elite partai pemenang pemilu 2009 ini juga nampak hadir dalam Rakornas.

Agenda utama Rakornas Partai Demokrat tahun ini adalah konsolidasi pemenangan pemilihan umum 2014 dan sosialisasi mengenai bursa calon presiden melalui konvensi Partai Demokrat. Rakornas ini tak akan membahas masalah di luar tubuh Partai Demokrat, baik itu tentang partai koalisi ataupun tentang reshuffle menteri di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

Selain membahas strategi pemenangan pemilu 2014, dan konvensi calon presiden, Rakornas juga akan dimanfaatkan untuk konsolidasi menjelang Daftar Caleg Tetap (DCT) secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 23-25 Agustus 2013 mendatang. Rakornas adalah agenda rutin Partai Demokrat yang biasanya diadakan dua kali dalam setahun.




Editor : Hindra Liauw




















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Drama Musikal Timun Mas, Legenda Tradisional Lewat Multimedia Modern


Jakarta - Alkisah sebuah kerajaan begitu bahagia mendengar tangis dari seorang bayi kecil yang cantik jelita.


Bayi kecil itu sudah sangat dinanti Ratu dan Raja. Namun ternyata, tidak semua orang dalam kerajaan bahagia menyambut kedatangan bayi kecil itu. Masa depan sang bayi kecil pun terancam. Suasana kerajaan yang tadinya penuh dengan rona bahagia akhirnya berubah menjadi kelam mencekam.


Budhe Tami, yang notabene adalah tante dari sang bayi kecil menyimpan kedengkian mendalam.


Budhe memiliki niat jahat untuk menyingkirkan bayi kecil dengan bantuan para setan dan serigala, yang bernaung di dunia hitam. Budhe ingin tahta kerajaan hanya jatuh pada putri semata wayangnya, Mawar.


Tetapi apakah dunia hitam akan menguasai kerajaan yang penuh kedamaian itu? Apakah bayi kecil yang seharusnya menjadi pewaris tahta harus terus mendiami hutan belantara nan hijau?


Atau akankah kejahatan dan kedengkian itu bisa dkalahkan dengan kebaikan dan sikap lemah lembut dari seorang gadis bernama Timun Mas?


Itulah sekelumit kisah yang tersaji salam drama musikal Timun Mas.


Drama yang mengisahkan tentang perjalanan seorang gadis baik hati bernama Timun Mas ini bisa dinikmati masyarakat mulai hari ini, Sabtu (29/6), dan Minggu (30/6) pukul 14.30 WIB dan 18.30 WIB di Istora Senayan, Jakarta.


Drama musikal tentang legenda Timun Mas menceritakan tentang kebaikan yang pada akhirnya bisa mengalahkan kedengkian dan kejahatan dalam dunia.


Drama musikal Timun Mas memiliki 10 adegan yang penuh dengan sajian tari-tarian dengan aransemen musik yang menyenangkan, serta nyanyian merdu dari setiap pemainnya.


Dalam drama musikal juga diperlihatkan keindahan kostum dari setiap pemain. Mulai dari kostum kebaya Bunda Ratu yang sangat glamor, hingga kostum unik para penari yang berperan sebagai burung hantu, jerami, serigala, dan pepohonan.


Bukan hanya kostum, permainan multimedia dalam layar panggung juga sangat mengesankan. Walaupun tata artistik panggung sangat terbatas karena tidak ada pergantian set di setiap babak, penonton tidak akan dibuat bosan. Sebab, permainan multimedia mampu menghidupkan suasana.


Semisal, ketika serigala jahat bernama Wolfie yang diperankan oleh Indra Birowo berjalan di kegelapan malam dengan hujan deras dan yang menggelegar.


Serigala membawa pergi sang bayi jelita untuk dibuang ke sungai. Suara hujan yang deras, dan petir yang sambut menyambut membuat penonton seolah-olah ikut kehujanan bersama Wolfie.


Multimedia dalam Timun Mas juga berhasil membawa keindahan hutan hijau belantara ke tengah-tengah penonton. Dijamin, anak-anak yang menonton bisa terpikat melihat permainan multimedia yang sangat nyata hadir di atas panggung.


"Kami memang ingin membangun imajinasi anak-anak yang menonton Timun Mas. Harapan saya, lewat drama musikal Timun Mas ini anak-anak dan para orang tua bisa kembali mencintai legenda rakyat yang merupakan kebanggaan Indonesia," ujar Rama Soeprapto sang sutradara kepada SP usai menonton preview drama musikal untuk media, Jumat (28/6), di Istora Senayan Jakarta.


Dalam drama musikal yang berlangsung sekitar 90 menit ini juga diselipkan beberapa pesan mendidik untuk anak-anak.


Para pemain sengaja mengingatkan anak-anak untuk rajin belajar dan mau berbuat baik untuk sesama dan lingkungan.


Tidak hanya pesan mendidik, drama musikal Timun Mas lewat penampilan empat nyonya (ibu angkat Timun Mas yang memiliki keahlian menyembuhkan orang) juga menyampaikan pesan agar anak-anak tak lupa pada permainan tradisional.


Karena lewat permainan tradisional itulah mental anak-anak untuk saling mengasihi terbentuk.


5:54 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger