Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Ibas: Bibit Waluyo Pro Rakyat

Written By Unknown on Saturday, May 4, 2013 | 5:59 PM




Pilkada Jateng


Ibas: Bibit Waluyo Pro Rakyat





Penulis : Kontributor Semarang, Puji Utami | Sabtu, 4 Mei 2013 | 16:39 WIB













KOMPAS.com/PUJI UTAMI


Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas usai menghadiri acara Konsolidasi Akbar Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah di Hotel Crowne Plaza Semarang, Sabtu (04/05/2013)




TERKAIT:





SEMARANG, KOMPAS.com - Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas meminta seluruh kader untuk terus mengawal Gubernur Petahana Bibit Waluyo yang kini maju lagi melalui dukungan Partai Demokrat.


Hal itu disampaikan Ibas didepan seribuan kader Partai Demokrat pada acara Konsolidasi Akbar Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah di Hotel Crowne Plaza Semarang, Sabtu (04/05/2013). Ia mengatakan partainya memilih mengusung Bibit Waluyo karena dinilai sebagai sosok yang pro rakyat.


Selain itu, Bibit juga dinilai memiliki jiwa yang tegak lurus dengan profesinya sebagai seorang pemimpin. Sebab meski dalam pemilihan didukung partai, Bibit tetap mengedepankan kepentingan rakyat. "Pemerintahan Bibit Waluyo sudah terbukti dan berhasil dengan berbagai penghargaan dan pembangunan, hal itu bisa dilanjutkan," tandasnya.


Ibas juga mengatakan Bibit sebagai sosok yang bersih dan amanah. Sebab tidak ada transaksi uang dalam pengusungannya untuk kembali mencalonkan diri. Selain itu nama Bibit juga tida tersangkut dalam kasus apapun. Bibit ungkapnya merupakan sosok yang bekerja untuk rakyat sehingga pantas untuk diusung kembali.


Meski begitu Ibas meminta kadernya untuk tetap mengawal dan menjaga agar langit di Jawa Tengah tetap biru. Bibit Waluyo juga diminta tidak lupa pada partai pengusung saat nantinya kembali terpilih sebagai gubernur.


"Ini memang konsolidasi akbar dengan maksud agar kader lebih kompak dan solid. Melalui Pilkada Gubernur ini diharapkan bisa sukses dan kami mendukung penuh untuk kemenangan Bibit Waluyo dengan program yang baik dan sudah dirasakan masyarakat Jawa Tengah,"jelasnya.


Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengaku optimis Partai Demokrat bisa bangkit lagi dan memenangkan pemilihan gubernur di Jawa Tengah. "Konsolidasi ini dilakukan agar kader lebih solid, dan masyarakat juga diharapkan bisa melihat secara obyektif pencapaian pemimpin. Seperti halnya pak Bibit yang memang program-programnya pantas untuk dilanjutkan," ujarnya.


Seperti diketahui, pada pemilihan gubernur yang akan dilakukan 26 Mei mendatang Partai Demokrat mengusung pasangan gubernur petahana Bibit Waluyo dan mantan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Sudijono Sastroatmodjo. Pasangan ini diusung bersama dengan Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).






Editor :


Bambang Priyo Jatmiko














5:59 PM | 0 komentar | Read More

Dua Gelar Juara dari Malaysia



Malaysioa Open GP Gold


Dua Gelar Juara dari Malaysia





Sabtu, 4 Mei 2013 | 15:49 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia sementara meraup dua gelar juara di turnamen bulu tangkis Malaysia Open GP Gold melalui nomor ganda putri dan tunggal putra, Sabtu (4/5/2013).

Di nomor ganda putri, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta harus berjuang susah payah sebelum menang atas rekan senegara, Aprilsasi Putri Lejarsar Variella/Vita Marissa.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Juara Indoor Stadium, Bukit Kiara, ini, Pia/Rizki yang diunggulkan di tempat pertama menang rubber game 21-17, 16-21, 21-17 dalam 53 menit.

Kemenangan ini disusul di nomor tunggal putra. Pemain Indonesia, Alamsyah Yunus, juga harus berjuang sebelum menang rubber game atas pemain Malaysia, Goh Soon Huat. Akhirnya Alam menang 10-21, 21-9, 21-19.

Pertandingan Alamsyah dengan pemain Malaysia ini berlangsung ketat dan menegangkan. Alamsyah akhirnya menang dalam waktu 1 jam 8 menit. Ini juga merupakan kemenangan ketiga Alamsyah dalam tiga pertemuan.

Indonesia masih berpeluang menambah satu gelar juara di nomor ganda campuran. Praveen Jordan/Vita Marissa akan menghadapi ganda Malaysia, Tan Aik Quan/Lai Pei Jing.




Sumber :


tournamentsoftware





Editor :


A. Tjahjo Sasongko















5:46 PM | 0 komentar | Read More

KSPI: Kadisnaker Tangerang Harus Dicopot





KSPI: Kadisnaker Tangerang Harus Dicopot





Penulis : Didik Purwanto | Sabtu, 4 Mei 2013 | 16:52 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) turut bersimpati atas kejadian yang menimpa 46 orang buruh yang disiksa dan disekap di pabrik wajan di Kampung Bayur Tangerang oleh pengusahanya.


Untuk itu, KSPI menuntut agar pengusaha tersebut dipidanakan. Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan kasus ini menjelaskan bahwa sistem kerja alih daya (outsourcing) dan pemberian upah murah pada buruh harus dihapus. Di sisi lain, pengawasan perburuhan oleh pemerintah masih lemah.


"Sebenarnya kasus pekerja seperti ini masih marak. Ada juga buruh yang dipaksa bekerja 18 jam per hari. Bahkan, kasus seperti ini banyak ditemukan di dekat pusat kekuasaan," kata Said kepada Kompas.com di Jakarta, Sabtu (4/5/2013).


Said meminta agar Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar segera turun ke lapangan dan memeriksa kasus ini, serta memastikan agar kasus alih daya, upah murah ataupun pemanjangan jam kerja buruh tidak diterapkan lagi di perusahaan kecil hingga besar.


KSPI juga meminta kepada penegak hukum baik kepolisian hingga Mahkamah Agung agar bisa menuntut pengusaha yang membayar buruh dengan upah di bawah ketentuan pemerintah. Di sisi lain, KSPI juga meminta agar Kepala Dinas Tenaga Kerja Tangerang dicopot karena kelalaian di kasus ini. "Sebagai negara ber-Pancasila, kami anti perbudakan, eksploitasi dan diskriminasi oleh buruh," tambahnya.






Editor :


Bambang Priyo Jatmiko














5:16 PM | 0 komentar | Read More

Untung Pesat Dari Bisnis Miniatur 3





Untung Pesat Dari Bisnis Miniatur (3)





Penulis : Didik Purwanto | Sabtu, 4 Mei 2013 | 15:25 WIB













Kompas.com/Didik Purwanto


Beragam miniatur Clay yang bisa diciptakan. Miniatur ini bisa dipesan sesuai keinginan.




TERKAIT:





JAKARTA, KOMPAS.com - Kebiasaan May Kartanegara membuat miniatur ini tidak lantas disimpannya sendiri. Dia pun membuka toko di Plaza Indonesia Jakarta sekaligus membuka workshop atau pelatihan membuat miniatur clay.


"Dengan workshop tersebut, anak-anak hingga orang dewasa bisa belajar membuat kreasi sendiri dan bisa menghadiahkan kepada orang yang disukanya," tambahnya.


Untuk biaya pelatihannya, May mengenakan tarif seharga Rp 75.000 per jam. "Nantinya kita akan dibimbing membuat miniatur untuk level pemula. Tapi bagi yang sudah ahli, maka hal ini bisa menjadi tambahan ilmu. Bahkan ada yang hanya ingin mengintip saya dalam membuat kreasi dan mereka langsung bisa membuatnya," tambahnya.


Bahan membuat clay ini memang khusus impor dari Jepang. Tidak takut ide bisnisnya dicuri oleh orang lain, May pun terus membuat kreasi-kreasi yang membuat orang makin tercengang. "Kami membuat miniatur yang menonjolkan tekstur warna dan bentuk semirip aslinya. Itulah yang membuat kami terus bertahan sampai sekarang," kata pencetus clay di Indonesia ini.







Editor :


Bambang Priyo Jatmiko















5:14 PM | 0 komentar | Read More

Ada Catatan Campuran Bahan Kimia di Rumah Terduga Teroris

Written By Unknown on Friday, May 3, 2013 | 5:59 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Tim dari Mabes Polri yang terdiri dari Densus 88, Inafis, dan Puslabfor, Jumat (3/5/2013) sore, melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah kontrakan terduga teroris di Jalan Bangka 2F, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Tim tersebut menemukan catatan bahan kimia di sana.


Tak lama setelah tiba sekitar pukul 15.15 WIB, tim yang datang menggunakan empat mobil langsung melakukan penelusuran di rumah kontrakan milik salah seorang terduga teroris, Julisman alias Asep alias Sefa Riano tersebut. Pemeriksaan berlangsung sekitar satu jam dan berakhir sekitar pukul 16.15 WIB.


Seusai penyelidikan, tim dari Mabes Polri tidak memberikan keterangan kepada para wartawan. Data sejumlah barang yang dibawa dari dalam rumah langsung dijelaskan kepada Ketua RT setempat, Heru Bambang.


Menurut Heru, barang-barang yang disita dari rumah tersebut meliputi dua buah pipa paralon dengan panjang sekitar 1,5 meter dan diameter 15 cm, KTP dan buku tabungan bank syariah atas nama Dimas Riano, stempel, kaleng biskuit, sejumlah buku, 10 lembar fotokopi catatan tentang campuran bahan kimia, kaleng biskuit, kemasan botol air munum, rumah stop kontak, dan setrika.


"Mengenai buku-buku apa, saya enggak diberi tahu. Buku tabungannya juga enggak diberi tahu bank apa," kata Bambang.


Rumah kontrakan itu digerebek anggota Densus 88 Antiteror pada Kamis (2/5/2013) tengah malam. Penggeledahan dilakukan setelah polisi menangkap dua orang terduga teroris, yakni JM alias Asep dan Ovie, pertigaan Benhil Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, sekitar pukul 21.30. Asep diketahui sebagai perakit bom. Dari keduanya, disita lima bom pipa siap ledak.


Sebelum ke kawasan Jalan Sudirman, kedua terduga teroris diduga berangkat dari rumah indekosnya tersebut. Belum ada keterangan lebih lanjut tentang kedua terduga teroris terkait jaringan mana. Dari penangkapan di Sudirman dan penggerebekan di Jalan Bangka itu, polisi kemudian menggerebek sebuah rumah kontrakan di Jalan Kenanga 4 Nomor 61, RT 5/3, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang Kota, Tangerang Selatan, Jumat (3/5/2013) subuh.












5:59 PM | 0 komentar | Read More

Jokowi Pamerkan Bass dari Personel Metallica


Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) memamerkan bass yang diberikan oleh salah satu personel band rock ternama asal Amerika, Robert Trujillo, di Balai Kota, Jumat (3/5).


Jokowi menerima kiriman alat musik bernada rendah tersebut sekitar satu minggu yang lalu melalui Jonathan Liu, salah seorang promotor ternama di Indonesia. Pejabat yang memang identik dengan musik rock dan metal ini, baru memamerkan bass berwarna merah marun yang dibubuhi tanda tangan sang pemilik.


"Ya, saya senang menerimanya. Karena saya suka musik yang keras-keras. Saya senang metal, tapi band-band lama," ujarnya usai memamerkan bass tersebut.


Macam-macam grup band ternama seperti Metallica, Deep Purple, Megadeth, Judas Priest, Iron Maiden, Gun and Roses dan lain-lainnya memang menjadi band-band legenda yang difavoritkan mantan Walikota Solo ini.


Saking nge-fans-nya dengan Metallicia, Jokowi pun kerap menonton konser band rock tersebut jika datang ke tanah air.


Bahkan baru-baru ini, Jokowi berencana mengundang Metallica untuk manggung di Jakarta melalui promotor Jonathan Liu. Dalam rencananya, Metallica akan menggabungkan unsur rock dengan tarian dan musik tradisional dari Bali.


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Lorenzo Kalahkan Pedrosa dan Rossi



Latihan Bebas 1 GP Spanyol


Lorenzo Kalahkan Pedrosa dan Rossi





Jumat, 3 Mei 2013 | 16:27 WIB













JEREZ, Kompas.com - Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, mencatat waktu terbaik pada latihan bebas pertama di Jerez, Jumat (3/5/2013). Dia mengungguli pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, serta legenda MotoGP, Valentino Rossi.

Dari total 17 lap yang diselesaikannya, juara dunia 2010 dan 2012 itu menorehkan waktu 1 menit 39,701 detik. Pebalap Spanyol ini unggul 0,003 detik atas Pedrosa, yang merupakan kompatriotnya, serta lebih cepat 0,366 detik atas Rossi, rekan setimnya.

Sementara itu rekan setim Pedrosa, Marc Marquez, yang datang ke Jerez dengan modal kemenangan di GP Austin dua pekan lalu, ada di urutan kelima. Juara dunia Moto2 ini terpaut cukup jauh, yaitu 0,784 detik. Pebalap berusia 20 tahun asal Spanyol ini berada di belakang pebalap satelit Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow.

Dalam sesi pagi ini, Karel Abraham pun ambil bagian. Pebalap Ceko ini mampu menyelesaikan 16 lap, meskipun kondisinya tidak fit menyusul kecelakaan yang menyebabkan tulang selangkanya patah, saat kualifikasi di Austin. Pebalap Cardion ART ini terpuruk di urutan ke-22.

- Hasil latihan bebas 1




Pos Rider                Bike                Time       Gap       Laps


 1. Jorge Lorenzo        Yamaha              1m39.701s             17
 2. Dani Pedrosa         Honda               1m39.704s  + 0.003s   19
 3. Valentino Rossi      Yamaha              1m40.067s  + 0.366s   21
 4. Cal Crutchlow        Tech 3 Yamaha       1m40.113s  + 0.412s   20
 5. Marc Marquez         Honda               1m40.485s  + 0.784s   18
 6. Nicky Hayden         Ducati              1m40.722s  + 1.021s   20
 7. Stefan Bradl         LCR Honda           1m40.799s  + 1.098s   20
 8. Alvaro Bautista      Gresini Honda       1m40.838s  + 1.137s   18
 9. Aleix Espargaro      Asptar ART          1m40.910s  + 1.209s   14
10. Andrea Dovizioso     Ducati              1m40.944s  + 1.243s   19
11. Andrea Iannone       Pramac Ducati       1m41.078s  + 1.377s   20
12. Michele Pirro        Ducati              1m41.326s  + 1.625s   18
13. Hector Barbera       Avintia FTR         1m41.340s  + 1.639s   15
14. Randy De Puniet      Aspar ART           1m41.431s  + 1.730s   20
15. Hiroshi Aoyama       Avintia FTR         1m41.671s  + 1.970s   20
16. Colin Edwards        FTR Kawasaki        1m41.764s  + 2.063s   22
17. Bradley Smith        Tech 3 Yamaha       1m41.778s  + 2.077s   20
18. Yonny Hernandez      Paul Bird ART       1m42.155s  + 2.454s   16
19. Danilo Petrucci      Ioda-Suter          1m42.160s  + 2.459s   22
20. Claudio Corti        FTR Kawasaki        1m42.727s  + 3.026s   18
21. Bryan Staring        Gresini FTR Honda   1m42.941s  + 3.240s   19
22. Karel Abraham        Cardion ART         1m43.334s  + 3.633s   16
23. Lukas Pesek          Ioda-Suter          1m43.564s  + 3.863s   16
24. Michael Laverty      Paul Bird PBM       1m43.948s  + 4.247s   14


 


Official Jerez MotoGP records:
Best lap:
Jorge Lorenzo ESP Yamaha 1m 38.189s (2008)
Fastest race lap:
Dani Pedrosa ESP Honda 1m 39.731s (2008)

Fastest time during March pre-season test:
Cal Crutchlow GBR Yamaha 1m 39.511s (Day 3)








Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Basuki: Pegawai Pemprov Merokok, Ada Sanksinya





Basuki: Pegawai Pemprov Merokok, Ada Sanksinya





Penulis : Kurnia Sari Aziza | Jumat, 3 Mei 2013 | 17:08 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Basuki Tjahaja Purnama meminta wali kota tegas mensosialisasikan Pergub Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan, Pembinaan, Pengawasan, Penegakan Hukum Kawasan Dilarang Merokok. Jika ada yang melanggar, dia minta difoto.


Menurut Wakil Gubernur DKI Jakartaini, hal tersebut untuk menimalisir jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI dan semua masyarakat Ibu Kota merokok di tempat-tempat umum.


"Ini kan kita cuma mau bilang ke Wali Kota untuk lebih tegas," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (3/5/2013).


Basuki Tjahaja Purnama ingin menggerakkan seluruh pegawai Pemprov DKI untuk memonitor dan mengambil gambar tempat-tempat kerap masih digunakan untuk merokok. Selain itu, kata Basuki, DKI juga akan terus memasang stiker lebih banyak lagi untuk mensosiasialisasikan pergub tersebut.


Untuk sanksinya, apabila PNS DKI tertangkap basah merokok di Balaikota DKI, maka Pemprov DKI akan memotong Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Kemudian, sanksi lebih berat akan diberikan apabila PNS DKI itu tertangkap basah merokok di fasilitas publik lainnya.


"Nah, sekarang kita lagi pikirkan formulasinya itu seperti apa. Mungkin misalnya di mal, bosnya atau gedungnya yang kita kenakan sanksi," kata Basuki.


DKI akan mencabut sertifikat layak fungsi kalau masih ada orang yang merokok di dalamnya. Basuki juga menegaskan pengunjung mal tidak boleh merokok di dalam ruangan khusus rokok. Pengunjung yang ingin merokok, kata dia, harus keluar mal terlebih dahulu baru diperbolehkan merokok.






Editor :


Ana Shofiana Syatiri














5:16 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comIHSG Tinggalkan Level 5.000Laba Perusahaan Media Bakrie Naik 180 PersenKorean Air Rugi Rp 2,7 triliunPasar Saham Asia Kompak Ditutup MenghijauRaja Surakarta Orang Indonesia Pertama Pemilik MercyKlaim Asuransi Jiwa Capai Rp 64 TriliunBI: Dampak Negatif Pemangkasan Rating Utang RI SementaraIndonesia Di-"downgrade" S&P, Ini Tanggapan BIPegawai Pajak Raih Bonus 9 Kali Gaji jika Jadi "Whistle Blower"Inkonsistensi Kebijakan BBM Menimbulkan KetidakpastianPeringkat Surat Utang, Filipina Kalahkan IndonesiaNoviyanto, Ciptakan Keju Boyolali Rasa Italia 3Masyarakat Indonesia Belum Sadar AsuransiPembangunan Infrastruktur Kekurangan Sumber Dana Jangka PanjangLintas Timur Sumatera Punya Keunggulan


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Fri , 03 May 2013 17:00:34 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16411172/IHSG.Tinggalkan.Level.5.000 Fri , 03 May 2013 16:41:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/0338214-ihsg-cetak-rekor-tertinggi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Berbeda dengan indeks di regional yang ditutup menghijau, IHSG pada akhir pekan ini justru ditutup melemah 68,56 poin menjadi 4.925. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16411172/IHSG.Tinggalkan.Level.5.000">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16411172/IHSG.Tinggalkan.Level.5.000 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16182572/Laba.Perusahaan.Media.Bakrie.Naik.180.Persen Fri , 03 May 2013 16:18:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/1616235-ilustrasi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Laba bersih PT Visi Media Asia Tbk VIVA di kuartal I-2013 naik 180 persen dari Rp 200 juta menjadi Rp 3,6 miliar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16182572/Laba.Perusahaan.Media.Bakrie.Naik.180.Persen">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16182572/Laba.Perusahaan.Media.Bakrie.Naik.180.Persen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15533378/Korean.Air.Rugi.Rp.2.7.triliun Fri , 03 May 2013 15:53:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/1548389-ilustrasi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Korean Air, maskapai penerbangan milik Pemerintah Korea Selatan, mencatatkan kerugian hingga Rp 2,7 triliun pada triwulan I <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15533378/Korean.Air.Rugi.Rp.2.7.triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15533378/Korean.Air.Rugi.Rp.2.7.triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15251968/Pasar.Saham.Asia.Kompak.Ditutup.Menghijau Fri , 03 May 2013 15:25:19 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/0338214-ihsg-cetak-rekor-tertinggi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bursa saham di kawasan Asia pada sore hari ini ditutup menguat, menyusul keputusan Bank Sentral Eropamemangkas suku bunganya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15251968/Pasar.Saham.Asia.Kompak.Ditutup.Menghijau">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15251968/Pasar.Saham.Asia.Kompak.Ditutup.Menghijau http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15030858/Raja.Surakarta.Orang.Indonesia.Pertama.Pemilik.Mercy Fri , 03 May 2013 15:03:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/1500498-benzvictoria-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Orang Indonesia pertama yang memiliki mobil Mercy adalah Raja Surakarta yang memesan Benz-Victoria sebagai kendaraannya pada tahun 1894. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15030858/Raja.Surakarta.Orang.Indonesia.Pertama.Pemilik.Mercy">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15030858/Raja.Surakarta.Orang.Indonesia.Pertama.Pemilik.Mercy http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14570562/Klaim.Asuransi.Jiwa.Capai.Rp.64.Triliun Fri , 03 May 2013 14:57:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/10/4802034t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia AAJI mencatat total klaim dan manfaat yang dibayarkan ke pemegang polis mengalami peningkatan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14570562/Klaim.Asuransi.Jiwa.Capai.Rp.64.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14570562/Klaim.Asuransi.Jiwa.Capai.Rp.64.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14451759/BI.Dampak.Negatif.Pemangkasan.Rating.Utang.RI.Sementara Fri , 03 May 2013 14:45:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/0454321-uji-kelayakan-dan-kepatutan-deputi-gubernur-bi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia BI mencatat pasar sempat tertekan akibat penurunan outlook peringkat surat utang Indonesia oleh Standard and Poors S&amp;P. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14451759/BI.Dampak.Negatif.Pemangkasan.Rating.Utang.RI.Sementara">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14451759/BI.Dampak.Negatif.Pemangkasan.Rating.Utang.RI.Sementara http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1354347/Indonesia.Di.downgrade.SP..Ini.Tanggapan.BI Fri , 03 May 2013 13:54:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/13/1933545t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia BI akan berkomitmen untuk meningkatkan kondisi perekonomian di dalam negeri. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1354347/Indonesia.Di.downgrade.SP..Ini.Tanggapan.BI">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1354347/Indonesia.Didowngrade.SP..Ini.Tanggapan.BI http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1349213/Pegawai.Pajak.Raih.Bonus.9.Kali.Gaji.jika.Jadi.Whistle.Blower Fri , 03 May 2013 13:49:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/11/1057117-ditjen-pajak-pegawai-pajak-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pegawai pajak bisa mendapatkan &quot;reward&quot; hingga sembilan kali gaji apabila bisa membongkar penyimpangan pajak yang dilakukan sesama rekannya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1349213/Pegawai.Pajak.Raih.Bonus.9.Kali.Gaji.jika.Jadi.Whistle.Blower">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1349213/Pegawai.Pajak.Raih.Bonus.9.Kali.Gaji.jika.Jadi.Whistle.Blower http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13483188/Inkonsistensi.Kebijakan.BBM.Menimbulkan.Ketidakpastian Fri , 03 May 2013 13:48:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/1412198-pri--dilema-bbm-bersubsidi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah tidak memiliki strategi dan rencana kebijakan yang kokoh terhadap BBM bersubsidi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13483188/Inkonsistensi.Kebijakan.BBM.Menimbulkan.Ketidakpastian">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13483188/Inkonsistensi.Kebijakan.BBM.Menimbulkan.Ketidakpastian http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13431456/Peringkat.Surat.Utang..Filipina.Kalahkan.Indonesia Fri , 03 May 2013 13:43:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1012556-grafik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Lembaga pemeringkat Standard &amp; Poor memberikan peringkat Investment Grade kepada Filipina. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13431456/Peringkat.Surat.Utang..Filipina.Kalahkan.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13431456/Peringkat.Surat.Utang..Filipina.Kalahkan.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11372653/Noviyanto..Ciptakan.Keju.Boyolali.Rasa.Italia.3 Fri , 03 May 2013 11:37:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/0959452-juragan-keju-noviyanto-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sukses menghasilkan tiga jenis keju yang sudah dipasarkan secara ritel, Noviyanto tak berhenti di situ. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11372653/Noviyanto..Ciptakan.Keju.Boyolali.Rasa.Italia.3">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11372653/Noviyanto..Ciptakan.Keju.Boyolali.Rasa.Italia.3 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11072991/Masyarakat.Indonesia.Belum.Sadar.Asuransi Fri , 03 May 2013 11:07:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/19/1138444t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia AAJI menyebutkan masyarakat Indonesia saat ini belum sadar akan fungsi asuransi jiwa. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11072991/Masyarakat.Indonesia.Belum.Sadar.Asuransi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11072991/Masyarakat.Indonesia.Belum.Sadar.Asuransi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/10365630/Pembangunan.Infrastruktur.Kekurangan.Sumber.Dana.Jangka.Panjang Fri , 03 May 2013 10:36:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/31/0853402-belanja-infrastruktur-indonesia-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia menilai pembangunan infrastruktur yang belum optimal disebabkan oleh kurangnya ketersediaan sumber dana jangka panjang <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/10365630/Pembangunan.Infrastruktur.Kekurangan.Sumber.Dana.Jangka.Panjang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/10365630/Pembangunan.Infrastruktur.Kekurangan.Sumber.Dana.Jangka.Panjang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1032540/Lintas.Timur.Sumatera.Punya.Keunggulan Fri , 03 May 2013 10:32:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/08/19/2016516t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jalur lintas timur Sumatera memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan lintas tengah atau barat <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1032540/Lintas.Timur.Sumatera.Punya.Keunggulan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1032540/Lintas.Timur.Sumatera.Punya.Keunggulan


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comIHSG Tinggalkan Level 5.000Laba Perusahaan Media Bakrie Naik 180 PersenKorean Air Rugi Rp 2,7 triliunPasar Saham Asia Kompak Ditutup MenghijauRaja Surakarta Orang Indonesia Pertama Pemilik MercyKlaim Asuransi Jiwa Capai Rp 64 TriliunBI: Dampak Negatif Pemangkasan Rating Utang RI SementaraIndonesia Di-"downgrade" S&P, Ini Tanggapan BIPegawai Pajak Raih Bonus 9 Kali Gaji jika Jadi "Whistle Blower"Inkonsistensi Kebijakan BBM Menimbulkan KetidakpastianPeringkat Surat Utang, Filipina Kalahkan IndonesiaNoviyanto, Ciptakan Keju Boyolali Rasa Italia 3Masyarakat Indonesia Belum Sadar AsuransiPembangunan Infrastruktur Kekurangan Sumber Dana Jangka PanjangLintas Timur Sumatera Punya Keunggulan


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Fri , 03 May 2013 17:00:34 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16411172/IHSG.Tinggalkan.Level.5.000 Fri , 03 May 2013 16:41:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/0338214-ihsg-cetak-rekor-tertinggi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Berbeda dengan indeks di regional yang ditutup menghijau, IHSG pada akhir pekan ini justru ditutup melemah 68,56 poin menjadi 4.925. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16411172/IHSG.Tinggalkan.Level.5.000">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16411172/IHSG.Tinggalkan.Level.5.000 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16182572/Laba.Perusahaan.Media.Bakrie.Naik.180.Persen Fri , 03 May 2013 16:18:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/1616235-ilustrasi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Laba bersih PT Visi Media Asia Tbk VIVA di kuartal I-2013 naik 180 persen dari Rp 200 juta menjadi Rp 3,6 miliar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16182572/Laba.Perusahaan.Media.Bakrie.Naik.180.Persen">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/16182572/Laba.Perusahaan.Media.Bakrie.Naik.180.Persen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15533378/Korean.Air.Rugi.Rp.2.7.triliun Fri , 03 May 2013 15:53:33 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/1548389-ilustrasi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Korean Air, maskapai penerbangan milik Pemerintah Korea Selatan, mencatatkan kerugian hingga Rp 2,7 triliun pada triwulan I <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15533378/Korean.Air.Rugi.Rp.2.7.triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15533378/Korean.Air.Rugi.Rp.2.7.triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15251968/Pasar.Saham.Asia.Kompak.Ditutup.Menghijau Fri , 03 May 2013 15:25:19 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/0338214-ihsg-cetak-rekor-tertinggi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bursa saham di kawasan Asia pada sore hari ini ditutup menguat, menyusul keputusan Bank Sentral Eropamemangkas suku bunganya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15251968/Pasar.Saham.Asia.Kompak.Ditutup.Menghijau">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15251968/Pasar.Saham.Asia.Kompak.Ditutup.Menghijau http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15030858/Raja.Surakarta.Orang.Indonesia.Pertama.Pemilik.Mercy Fri , 03 May 2013 15:03:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/1500498-benzvictoria-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Orang Indonesia pertama yang memiliki mobil Mercy adalah Raja Surakarta yang memesan Benz-Victoria sebagai kendaraannya pada tahun 1894. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15030858/Raja.Surakarta.Orang.Indonesia.Pertama.Pemilik.Mercy">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/15030858/Raja.Surakarta.Orang.Indonesia.Pertama.Pemilik.Mercy http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14570562/Klaim.Asuransi.Jiwa.Capai.Rp.64.Triliun Fri , 03 May 2013 14:57:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/10/4802034t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia AAJI mencatat total klaim dan manfaat yang dibayarkan ke pemegang polis mengalami peningkatan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14570562/Klaim.Asuransi.Jiwa.Capai.Rp.64.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14570562/Klaim.Asuransi.Jiwa.Capai.Rp.64.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14451759/BI.Dampak.Negatif.Pemangkasan.Rating.Utang.RI.Sementara Fri , 03 May 2013 14:45:17 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/0454321-uji-kelayakan-dan-kepatutan-deputi-gubernur-bi-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia BI mencatat pasar sempat tertekan akibat penurunan outlook peringkat surat utang Indonesia oleh Standard and Poors S&amp;P. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14451759/BI.Dampak.Negatif.Pemangkasan.Rating.Utang.RI.Sementara">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/14451759/BI.Dampak.Negatif.Pemangkasan.Rating.Utang.RI.Sementara http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1354347/Indonesia.Di.downgrade.SP..Ini.Tanggapan.BI Fri , 03 May 2013 13:54:34 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/13/1933545t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia BI akan berkomitmen untuk meningkatkan kondisi perekonomian di dalam negeri. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1354347/Indonesia.Di.downgrade.SP..Ini.Tanggapan.BI">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1354347/Indonesia.Didowngrade.SP..Ini.Tanggapan.BI http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1349213/Pegawai.Pajak.Raih.Bonus.9.Kali.Gaji.jika.Jadi.Whistle.Blower Fri , 03 May 2013 13:49:21 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/11/1057117-ditjen-pajak-pegawai-pajak-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pegawai pajak bisa mendapatkan &quot;reward&quot; hingga sembilan kali gaji apabila bisa membongkar penyimpangan pajak yang dilakukan sesama rekannya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1349213/Pegawai.Pajak.Raih.Bonus.9.Kali.Gaji.jika.Jadi.Whistle.Blower">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1349213/Pegawai.Pajak.Raih.Bonus.9.Kali.Gaji.jika.Jadi.Whistle.Blower http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13483188/Inkonsistensi.Kebijakan.BBM.Menimbulkan.Ketidakpastian Fri , 03 May 2013 13:48:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/15/1412198-pri--dilema-bbm-bersubsidi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah tidak memiliki strategi dan rencana kebijakan yang kokoh terhadap BBM bersubsidi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13483188/Inkonsistensi.Kebijakan.BBM.Menimbulkan.Ketidakpastian">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13483188/Inkonsistensi.Kebijakan.BBM.Menimbulkan.Ketidakpastian http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13431456/Peringkat.Surat.Utang..Filipina.Kalahkan.Indonesia Fri , 03 May 2013 13:43:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/06/1012556-grafik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Lembaga pemeringkat Standard &amp; Poor memberikan peringkat Investment Grade kepada Filipina. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13431456/Peringkat.Surat.Utang..Filipina.Kalahkan.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/13431456/Peringkat.Surat.Utang..Filipina.Kalahkan.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11372653/Noviyanto..Ciptakan.Keju.Boyolali.Rasa.Italia.3 Fri , 03 May 2013 11:37:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/03/0959452-juragan-keju-noviyanto-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sukses menghasilkan tiga jenis keju yang sudah dipasarkan secara ritel, Noviyanto tak berhenti di situ. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11372653/Noviyanto..Ciptakan.Keju.Boyolali.Rasa.Italia.3">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11372653/Noviyanto..Ciptakan.Keju.Boyolali.Rasa.Italia.3 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11072991/Masyarakat.Indonesia.Belum.Sadar.Asuransi Fri , 03 May 2013 11:07:29 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/19/1138444t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia AAJI menyebutkan masyarakat Indonesia saat ini belum sadar akan fungsi asuransi jiwa. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11072991/Masyarakat.Indonesia.Belum.Sadar.Asuransi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/11072991/Masyarakat.Indonesia.Belum.Sadar.Asuransi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/10365630/Pembangunan.Infrastruktur.Kekurangan.Sumber.Dana.Jangka.Panjang Fri , 03 May 2013 10:36:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/31/0853402-belanja-infrastruktur-indonesia-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank Indonesia menilai pembangunan infrastruktur yang belum optimal disebabkan oleh kurangnya ketersediaan sumber dana jangka panjang <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/10365630/Pembangunan.Infrastruktur.Kekurangan.Sumber.Dana.Jangka.Panjang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/10365630/Pembangunan.Infrastruktur.Kekurangan.Sumber.Dana.Jangka.Panjang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1032540/Lintas.Timur.Sumatera.Punya.Keunggulan Fri , 03 May 2013 10:32:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/08/19/2016516t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Jalur lintas timur Sumatera memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan lintas tengah atau barat <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1032540/Lintas.Timur.Sumatera.Punya.Keunggulan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/03/1032540/Lintas.Timur.Sumatera.Punya.Keunggulan


5:14 PM | 0 komentar | Read More

Kalau Benar, Susno Harusnya Tak Sembunyi

Written By Unknown on Thursday, May 2, 2013 | 5:59 PM




Eksekusi Susno


Kalau Benar, Susno Harusnya Tak Sembunyi





Penulis : Dian Maharani | Kamis, 2 Mei 2013 | 17:28 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Langkah mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji yang bersembunyi dari penegak hukum dinilai mencoreng wibawanya sendiri. Jika merasa benar tidak dapat dieksekusi, Susno seharusnya melawan dengan mekanisme hukum yang ada.


"Susno hadapi saja jaksa, jangan buron. Langkah itu kontraproduktif sendiri karena di luar mekanisme hukum. Kalau dia berjiwa ksatria, menggunakan mekansime hukum yang ada," ujar peneliti Imparsial Ghufron Mabruri di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2013).


Sebagai purnawirawan jenderal bintang tiga, Susno seharusnya mengerti hukum dan menghadapi penegak hukum. Kemunculannya di Youtube justru tak akan mendapat simpati publik. "Lawan, gunakan mekanisme yang ada. Itu berjiwa bijak daripada ngomong di Youtube. Masyarakat sekarang jadi tidak percaya penegakan hukum. Apalagi dalam kasus Susno, Polisi banyak diberi perhatian karena ada indikasi perlindungan," terangnya.


Susno Muncul di Youtube


Setelah gagalnya proses eksekusi, keberadaan Susno misterius. Ia diburu kejaksaan dan kepolisian. Kejaksaan Agung telah menetapkan statusnya sebagai buron. Namun, pada Senin (29/4/2013) sore, muncul video Susno di Youtube. Video tersebut diunggah oleh akun Yohana Celia sekitar pukul 16.00.


Susno tampak mengenakan batik dengan motif berwarna hitam dan putih. Ia bicara di sebuah tempat dengan latar belakang putih. Dalam video berdurasi 15 menit 34 detik itu, Susno mengatakan, ia berada di daerah pemilihannya di dapil 1 Jawa Barat. Susno merupakan bakal calon legislatif Partai Bulan Bintang.


Kasus Hukum Susno


Proses eksekusi tersebut merupakan tindak lanjut setelah kasasi Susno ditolak Mahkamah Agung. Dengan putusan ini, Susno tetap dibui sesuai vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tiga tahun enam bulan. Hakim menilai Susno terbukti bersalah dalam kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat. Susno menyatakan dirinya tidak dapat dieksekusi dengan berbagai alasan.


Pertama, dia menyatakan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasinya tidak mencantumkan perintah penahanan 3 tahun 6 bulan penjara. Putusan MA hanya tertulis menolak permohonan kasasi dan membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 2.500.


Alasan kedua, Susno menilai bahwa putusan Pengadilan Tinggi Jakarta cacat hukum karena salah dalam menuliskan nomor putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dengan sederet argumen itu, Susno menganggap kasusnya telah selesai.

















5:59 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger