Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Kedubes Malaysia Didemo Terkait Polisi Perkosa TKI

Written By Unknown on Friday, November 16, 2012 | 5:16 PM





Kedubes Malaysia Didemo Terkait Polisi Perkosa TKI





Penulis : Imanuel More | Jumat, 16 November 2012 | 17:11 WIB













IMANUEL MORE GHALE


Massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia melakukan unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Kerajaan Malaysia di Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (16/11/2012).




TERKAIT:





JAKARTA, KOMPAS.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi unjuk rasa di Kedutaan Besar Kerajaan Malaysia. 


Kelompok mahasiswa itu bergabung dengan aksi demo 10 orang perempuan yang tergabung dalam kelompok Migrant Care, yang sudah lebih dulu tiba di lokasi, Jumat (16/11/2012). Keduanya sama-sama melakukan protes terkait dugaan pemerkosaan atas seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia yang dilakukan tiga anggota Kepolisian Diraja Malaysia.

Pemerintahan Malaysia juga dinilai kurang memberikan perlindungan terhadap warga asing yang bekerja di sana. Kelompok mahasiswa tersebut kemudian melakukan orasi menuntut hukuman yang adil bagi para terduga pelaku pemerkosaan.

"Putra-putri bangsa kita yang mencoba peruntungannya dengan mengais rezeki di Malaysia telah diperlakukan layaknya budak," kata perwakilan mahasiswa dalam orasinya.

Mereka sempat berupaya membakar bendera Malaysia. Namun, aksi itu bisa dicegah petugas kepolisian yang berjaga sejak awal. Para mahasiswa pun akhirnya memutuskan untuk menginjak-injak dan meludahi bendera negeri jiran yang dibawa mereka.


Unjuk rasa yang dilakukan di jalur lambat di depan kedutaan sempat menyebabkan pihak kepolisian menutup ruas jalan tersebut hingga ke depan Kantor Kementerian Kesehatan. Lalu lintas dari arah Jalan Dr Satrio, Kuningan, terpaksa dialihkan melalui Jalan Denpasar, di belakang Kedubes, atau langsung diarahkan masuk ke jalur cepat Jalan Rasuna Said.

Situasi tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas yang memanjang pada jalur dari arah Kuningan menuju Menteng.  Aksi mahasiswa telah bubar sekitar pukul 15.30 WIB. Sementara itu, aksi dari kelompok Migrant Care selesai pukul 16.00 WIB.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri














5:16 PM | 0 komentar | Read More

Saham Sony Anjlok ke Level Terendah 32 Tahun




Saham Sony Anjlok ke Level Terendah 32 Tahun





Penulis : Didik Purwanto | Jumat, 16 November 2012 | 16:47 WIB












TOKYO, KOMPAS.com — Sony baru saja menawarkan konversi obligasi (convertible bond) setelah hampir sekitar 10 tahun absen. Namun, naasnya, pasca-penawaran tersebut, saham Sony malah anjlok di level terendahnya selama 32 tahun terakhir.


Seperti dikutip Bloomberg, saham Sony sempat turun 11 persen menjadi 772 yen Jepang per saham sebelum  naik kembali menjadi 791 yen pada perdagangan Kamis (15/11/2012).


Dengan kemerosotan nilai saham tersebut, maka juga menurunkan nilai valuasi perusahaan yang anjlok 44 persen (ytd) menjadi 9,7 miliar dollar AS. Padahal valuasi perusahaan Sony pada tahun 2000 lalu masih 120 miliar dollar AS.


Pembuat TV Bravia ini menawarkan konversi obligasi senilai 150 miliar yen dengan kupon 0 persen bertenor 5 tahun. Harga yang ditawarkan adalah 957 yen per saham atau lebih tinggi 10 persen daripada harga saham Sony di penutupan bursa Tokyo kemarin. Dana dari hasil konversi obligasi ini untuk mendanai akuisisi dan memperluas pencitraan fasilitas sensor.


"Ada risiko dilusi ekuitas dari jumlah obligasi yang ditawarkan dibandingkan dengan kapitalisasi pasar Sony," kata Hideki Yasuda, analis di Ace Securities Co di Tokyo.


Hideki menambahkan, jika investor mempertimbangkan potensi saham naik, pemegang saham malah berpikir kemungkinan sahamnya naik itu adalah sesuatu yang tidak pasti. Ini yang menjadi penyebab di balik penurunan harga saham Sony selama ini.


Sony melakukan konversi obligasi pertama kali pada tahun 2003. Saat itu Sony masih berjaya dengan pemutar musik Walkman yang menggerus penjualan pasar televisi di masa tersebut.


Chief Executive Officer Sony Kazuo Hirai di tengah kemerosotan bisnis Sony pada tahun lalu lantas melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 10.000 karyawannya dan menjual aset-aset bisnisnya. Saat ini, Sony hanya fokus pada perangkat mobil, gim, dan digital imaging untuk bisa bersaing melawan Apple dan Samsung.






Editor :


Erlangga Djumena















5:14 PM | 0 komentar | Read More

Din Syamsuddin Hargai Keputusan Rhoma "Nyapres"

Written By Unknown on Thursday, November 15, 2012 | 5:59 PM


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menghormati keputusan si raja dangdut, Rhoma Irama, untuk maju sebagai calon presiden Republik Indonesia 2014.


Din menilai Rhoma Irama sudah dikenal masyarakat luas sehingga tak ada salahnya penyanyi dangdut itu mencalonkan diri.


"Itu hak setiap warga negara untuk dipilih dan memilih. Popularitas Rhoma Irama kan cukup luas," ujar Din di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2012).


Menurut Din, keinginan untuk menjadi presiden adalah hal yang manusiawi, termasuk dirinya. Namun, Din mengaku sudah pernah merasakan menjadi presiden bagi Muhammadiyah hingga presiden tokoh-tokoh agama se-Asia.


"Jangankan saya yang sebagai ketua sampai guru besar; anak SD jika ditanya, siapa yang ingin jadi presiden, itu 100 orang yang akan tunjuk tangan. Artinya itu manusiawi, bukan tidak punya keinginan," paparnya.


Din tak mau berkomentar lebih jauh terkait kesiapan Rhoma menjadi presiden. Menurutnya, partai-partai politik yang nantinya berhak mengusung calon presiden itu.


Dia berharap presiden mendatang dapat merangkul seluruh warga Tanah Air yang berbeda suku dan agama sehingga tidak terjadi konflik-konflik sosial antarwarga yang belakangan terjadi.


"Kita ingin presiden ke depan tampil sebagai solidarity maker seperti Bung Karno, bisa memimpin bangsa Indonesia yang majemuk, bukan bagi partainya, apalagi pribadinya," terangnya.


Presiden mendatang juga diharap dapat memecahkan suatu masalah, siap mengambil risiko, dan memiliki komitmen moral. Adapun Rhoma mengaku kesiapannya menjadi capres lantaran didorong oleh para ulama yang merasa bahwa pemimpin yang ada saat ini tidak merepresentasikan umat Islam.












5:59 PM | 0 komentar | Read More

Tyas Mirasih Tak Canggung Beradegan Mesra di Film dengan Kekasih


Tyas Mirasih dalam film Hantu Budeg

Tyas Mirasih dalam film Hantu Budeg (sumber: Maxima Pictures)




"Kebetulan sama pacar sendiri, jadi biasa saja."

Tyas Mirasih mengaku tidak canggung untuk berpenampilan seksi di depan kekasihnya sendiri Keith Foo, yang juga ikut bermain dalam film horor terbaru yang dibintanginya.

Tak hanya berpenampilan seksi, Tyas dan Keith pun melakukan adegan mesra dalam film Hantu Budeg.

"Kebetulan sama pacar sendiri, jadi biasa saja. Spontanitas, namanya juga pacar sendiri, sudah biasa," ujar Keith usai screening film Hantu Budeg di Planet Hollywood, Jakarta, Rabu (14/11).

Keith yang berasa dari Malaysia itu mengungkapkan, jika adegan mesra yang dilakukan dengan sang kekasih tidak terlalu vulgar. Ia mengaku berakting seperti kesehariannya.

"Ya, namanya pacar sendiri, aktingnya juga seperti biasa, sehari-hari. Sudah kenal banget dan enggak vulgar sih. Ini cuma romansa tapi dikategorikan film dewasa. Kami juga masih punya norma-norma yang harus dijaga," ujar Keith.

Keith juga mengaku dirinya senang bisa beradu akting dengan kekasihnya sendiri sebab di setiap adegan, dirinya bisa melakukannya mengalir seperti dalam keseharian. Apalagi film terbarunya bukanlah pertama kali dibintangi Keith dengan sang kekasih.

"Semua adegan saya anggap seru dan ada pelajaran dalam setiap adegan. Kalau di luar syuting ya selayaknya orang pacaran, sewajarnya saja. Kebetulan sudah pernah bermain bersama di beberapa film jadi enggak canggung," aku aktor 29 tahun itu.

Keith mengaku sudah empat tahun belakangan mengenal Tyas dan kerap berakting bersama.

"Sebelum kami pacaran juga sering main bareng," pungkasnya.

5:54 PM | 0 komentar | Read More

Bradl Perpanjang Kontrak Dua Musim dengan LCR


KOMPAS.com - Stefan Bradl akan bertahan dengan skuadnya yang sekarang, LCR Honda, hingga akhir musim depan. Kepastian ini terjadi setelah dia sepakat untuk memperpanjang kontrak berdurasi dua tahun dengan tim satelit tersebut, yang membuat dia akan tetap mendapat mesin yang dipasok Honda hingga akhir 2014.

Pebalap berusia 22 tahun asal Jerman ini melakukan debutnya di MotoGP dengan raihan yang cukup bagus. Bersama LCR dalam musim pertamanya di kelas premier, dia tampil cukup konsisten sehingga dinobatkan sebagai 'Rookie of the Year'. Bradl finis di posisi kedelapan klasemen akhir dan dia pun nyaris naik podium di Mugello, ketika Andrea Dovizioso mengalahkannya dalam perebutan posisi ketiga dengan pautan waktu hanya 0,46 detik.

Penandatanganan kontrak baru ini menjamin Bradl akan menunggang motor dengan spesifikasi pabrikan. Dan di musim 2013 nanti, dia kembali akan bertemu rivalnya dalam perebutan gelar Moto2 musim 2011, Marc Marquez, yang harus puas jadi runner-up di musim tersebut -- Marquez menjadi juara Moto2 musim 2012.

Bradl pun berterima kasih kepada Honda yang menaruh kepercayaan kepadanya untuk bisa tampil di kelas premier. Dia mengatakan: "Dukungan HRC sangat penting bagiku dalam musim pertamaku di kelas premier, dan membalap untuk tim LCR merupakan pengalaman yang sangat positif bagiku.

"Saya senang bisa melanjutkan kerja sama dengan tim Lucio (Cecchinello) dan HRC untuk dua tahun ke depan."

Vice President HRC, Shuhei Nakamoto, mengatakan Bradl sudah melampaui ekspektasi dalam musim perdananya di MotoGP. Menurut Nakamoto, Bradl mampu memperlihatkan skill yang tinggi, motivasi dan profesionalisme yang sesuai dengan harapan Honda.

Sementara itu manajer tim LCR, Cecchinello, meraya yakin perpanjangan kontrak selama dua musim ini akan memberikan keuntungan kepada timnya, bukan hanya karena kualitas sang pebalap, tetapi juga stabilitas yang sudah ada di tim.

"Menjadi bagian dari program HRC dan melanjutkan proyek olahraga kami dengan Stefan hingga 2014 membuat kami sangat senang dan bangga," ujarnya.

"Kesepakatan ini memberikan kami kesempatan untuk membuat rencana kerja yang lebih baik dengan target memangkas jarak dengan para pebalap top di kejuaraan. Stefan sudah mengejutkan semua orang dalam debutnya di 2012, dan saya yakin yang terbaik belum terjadi."

Sejak tahun 2009, LCR belum pernah naik podium MotoGP. Pebalap terakhir yang sukses membawa tim ini naik podium adalah Randy de Puniet ketika finis ketiga di Silverstone, Inggris, pada tahun tersebut.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









5:46 PM | 0 komentar | Read More

Masa Kecil Jokowi Lekat dengan Banjir


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah memperingati Tahun Baru Muharram di Masjid Sunda Kelapa bersama Jusuf Kalla dan Quraish Shihab, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo langsung tancap gas menuju kawasan kumuh di Cideng, Jakarta Barat.


Di sana, Jokowi live talkshow di salah satu stasiun televisi swasta. Ia menceritakan mengenai masa kecilnya di Solo yang selalu terkena imbas banjir. "Kehidupan kecil saya dari lahir sampai SD kelas VI selalu berpindah-pindah 3 kali dan selalu berada di bantaran sungai. Cuma 5 sampai 10 meter dari bantaran sungai, mesti saya suka kebanjiran," kata Jokowi, Kamis (15/11/2012).


Oleh karena rumahnya yang berada di bantaran sungai, ia dan keluarganya pun sering merasa waswas kalau-kalau banjir menghampiri rumah mereka kembali. "Saya selalu lihat di belakang rumah apakah banjir enggak ya, itu yang saya rasakan hampir 12 tahun dari kecil," kata Jokowi.


Kini ia sudah menjabat sebagai Gubernur DKI dan ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mencegah banjir di Jakarta. Ia juga akan menjadikan pengalaman masa kecilnya sebagai pelajarannya di masa depan.


"Namanya kita kan manusia, saya akan berusaha semaksimal mungkin. Kalau menghilangkan banjir sulit kalau setahun, tapi mudah-mudahan akan terus berkurang-kurang sampai Jakarta bebas banjir," ujar Jokowi.


Jokowi mengatakan, 30 persen sampah di Jakarta hampir selalu ada di selokan, drainase, dan kali-kali kecil di Jakarta. Ini yang menjadi salah satu penyebab timbulnya banjir.


Untuk itu, Jokowi berjanji akan mengajak serta masyarakat agar tidak membuang di kali, saluran drainase, dan selokan. Ia juga berjanji akan terus menggerakkan aparatnya, Dinas Pekerjaan Umum, untuk selalu membersihkan selokan atau kali dan menggerakkan kampanye budaya bersih kepada masyarakatnya.


"Sebetulnya sudah digerakkan dari tiga minggu lalu, dari lumpur sedimen sudah, tapi baru 3-4 hari sampahnya sudah muncul lagi. Saya harus sampaikan kampanye budaya bersih harus digerakkan di mana pun. Kalau enggak, ya kita begini-begini terus," kata Jokowi.













5:16 PM | 0 komentar | Read More

Gandeng Perusahaan AS, Kresna Gelar Pelatihan Saham


JAKARTA, KOMPAS.com - Kresna Graha Sekurindo bekerja sama dengan Online Trading Academy (OTA) yang berbasis di Amerika Serikat menggelar trading global market tentang saham future, forex dan option.


Pelatihan tiga hari itu berlangsung pada Rabu (14/11/2012)-Jumat (16/11/2012) di Jakarta.


Presiden Direktur Kresna Graha Sekurindo Michael Steven mengungkapkan, OTA memiliki komitmen tinggi mendukung dan memberikan pendidikan secara profesional untuk para trader dan investor.


"Strategi utama OTA membantu para trader atau investor untuk mengidentifikasi perubahan pasar sebelum terjadi dengan akurasi tinggi," kata Michael di Jakarta, Kamis (15/11/2012).


Lembaga itu juga memberikan rekomendasi dan materi pembelajaran di rumah untuk mendukung pembelajaran di kelas.


Lembaga OTA memiliki kantor pusat di Irvine, California, AS dengan 36 lokasi kantor lain di seluruh dunia. Antara lain Phoenix, Irvine, Los Angeles, Concord, San Jose, Denver, Orlando, Tampa, Fort Lauderdale, Atlanta, Chicago, Kansas City, Milwaukee, Dubai, London, Singapore, Mumbai, Vancouver, Toronto dan Hong Kong.


Lembaga itu juga menjalin kerja sama dengan bursa utama di dunia meliputi Chicago Merchantile Exchange (CME), NYSE Liffe, Chicago Board of Options Exchange (CBOE), Singapore Merchantile Exchange (SMX) dan NASDAQ.






Editor :


Tjahja Gunawan Diredja









5:14 PM | 0 komentar | Read More

Presiden Telah Terbitkan Perpres soal Status BP Migas

Written By Unknown on Wednesday, November 14, 2012 | 5:59 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden telah menerbitkan Peraturan Presiden yang mengatur kedudukan BP Migas pasca-dibubarkannya lembaga tersebut sebagai hasil keputusan Mahkamah Konstitusi, Selasa (13/11/2012) kemarin.


"Dalam peraturan presiden yang telah saya terbiutkan, pada prinsipnya bahwa eks BP Migas pada masa transisi ini sesuai pula dengan putusan MK. Maka kedudukannya berada di bawah Menteri ESDM," ujar Presiden di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/11/2012).


Presiden mengatakan, BP Migas sekarang di bawah komando dan kendali Menteri ESDM. Fungsi-fungsi yang dijalankan BP Migas juga dipastikan berjalan seperti biasa.


Pegawai dan karyawan, lanjut Presiden, tetap berada di posisinya dan menjalankan tugas dan kegiatan operasional sebagaimana biasa.


Mahkamah Konstitusi, Selasa (13/11/2012), memutuskan bahwa Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau BP Migas bertentangan dengan UUD 1945, alias inskonstitusional. Keputusan tersebut berdampak pada pembubaran badan tersebut saat Mahkamah Konstitusi memutuskan uji materi UU Migas.


Berikut alasan pembubaran BP Migas:


* Mahkamah Konstitusi (MK) menilai BP Migas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 (tentang Minyak dan Gas Bumi) bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum sehingga harus dibubarkan.


* MK juga menilai UU Migas tersebut membuka liberalisasi pengelolaan migas karena sangat dipengaruhi pihak asing. Pola unbundling yang memisahkan kegiatan hulu dan hilir ditengarai sebagai upaya pihak asing untuk memecah belah industri migas nasional sehingga mempermudah penguasaan.


* Untuk mengisi kekosongan hukum sementara ini, kewenangan BP Migas akan dijalankan oleh Pemerintah cq (casu quo atau dalam hal ini) Menteri ESDM/BUMN.


Secara terpisah, Kepala Badan Pelaksana Minyak dan Gas (BP Migas) R Priyono mengatakan, pembubaran BP Migas berdampak pada tidak diakuinya seluruh kontrak kerja sama antara BP Migas dan perusahaan perminyakan. Kerugiannya, menurut dia, mencapai 70 miliar dollar AS.


"Kita sudah tanda tangan 353 kontrak, jadi ilegal. Kerugiannya sekitar 70 miliar dollar AS," kata Priyono seusai rapat di Komisi VII DPR di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2012).



Baca juga:
MK: BP Migas Bertentangan dengan UUD 1945

Mahfud MD: BP Migas Bubar Sejak Putusan MK Dibacakan
Mengapa BP Migas Dibubarkan?
BP Migas Bubar, Regulasi Industri Migas ke Titik Nol?


Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
BP Migas Dibubarkan
















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Sun Life Dapuk Joko Anwar Sutradarai Film Suncathers


Joko Anwar

Joko Anwar (sumber: Yanuar Rahman/Beritasatu.com)




Film yang menjadi proyek Sun Life ini mengisahkan tentang dua kakak beradik dalam sebuah misi untuk membangkitkan semangat orang-orang di lingkungan sekitar

Sun Life Financial Indonesia (Sun Life), menjadi grup perusahaan jasa finansial pertama di Indonesia yang memproduksi film pendek artistik, berjudul 'Suncatchers', sebuah film yang disutradarai oleh salah satu sutradara berbakat di Indonesia, Joko Anwar.

Hingga hari ini, film yang telah diunggah di situs You Tube ini telah ditonton oleh lebih dari 34.000 orang. Film yang menerjemahkan tagline yang diusung Sun Life – Life is Brighter Under the Sun – melalui sebuah kisah pendek yang mampu menyentuh hati ini merupakan bagian dari proyek film pendek Sun Life Financial regional, ‘Experience the Sun'. Inisiatif ini mengedepankan kolaborasi strategis antara perusahaan dengan para sutradara terkenal dari beberapa negara, yaitu Indonesia, Hong Kong dan Filipina.

Melalui ‘Suncatchers' dan beberapa film pendek lainnya, Sun Life bertujuan untuk mengajak orang-orang memaknai kekuatan dan keindahan matahari. Film ‘Suncatchers' yang berdurasi 12 menit ini dibintangi oleh Andro Trinanda Lukito dan Debby Shinta, mengisahkan dua kakak beradik yang berada dalam sebuah misi untuk membangkitkan semangat orang-orang di lingkungan sekitar mereka dengan cara menangkap sinar matahari ke dalam toples. Dalam waktu singkat, film ini telah mampu menghibur dan menarik perhatian penikmat film tanah air.

“Suncatchers adalah terobosan terbaru dari Sun Life untuk mengkomunikasikan nilai-nilai yang dianut perusahaan meliputi kasih sayang, harapan, dan keluarga. Melalui film ini, Joko Anwar sekali lagi mampu menunjukkan keahliannya dalam menciptakan film yang berkesan dengan sentuhan kreatif dan orisinal khasnya,” ujar Country Manager Sun Life, Bert Paterson dalam keterangan tertulis, hari ini.

Sun Life telah memulai inovasinya di dunia digital pada akhir tahun 2011 melalui terobosan aplikasi Sun Advisor dan pertengahan tahun ini dengan meluncurkan situs media sosial Brighter Life.

“Melalui film ini, kami ingin lebih mendekatkan diri kepada para nasabah kami dan meningkatkan awareness masyarakat akan perusahaan kami. Film ini dapat diakses siapa saja melalui laman Brighter Life dan You Tube. Film ini juga dapat diakses di microsite Experience the Sun (www.experiencethesun.com), di mana masyarakat dapat menyaksikan berbagai film hasil kreasi sutradara-sutradara berbakat dan berbagi kegembiraan dengan teman-teman dan keluarga,” kata Bert.

5:54 PM | 0 komentar | Read More

Terkait Foto Novi, Empat Polisi Jalani Sidang Disiplin





Terkait Foto Novi, Empat Polisi Jalani Sidang Disiplin





Penulis : Alfiyyatur Rohmah | Rabu, 14 November 2012 | 17:10 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Empat anggota polisi diketahui terlibat dalam pengambilan gambar Novi Amelia (24) yang sedang berpakaian minim di Mapolsek Taman Sari. Jumat besok, mereka akan menjalani sidang kode etik.

"Akan tetap ada proses hukum. Jumat besok akan dilakukan sidang disiplin pada anggota polisi yang diduga sebagai pengambil gambar," kata Kapolres Jakarta Barat Kombespol Suntana di Jakarta, Rabu (14/11/2012).

Suntana menjelaskan, empat orang itu akan melakukan sidang kode etik atau disiplin di Mapolres Jakarta Barat. Sidang tersebut ditujukan untuk orang yang mengambil gambar ataupun polisi yang membiarkan pihak luar kepolisian mengambil gambar di ruang pemeriksaan.

Menurut Suntana, polisi masih membutuhkan waktu untuk mengetahui pengedar foto Novi. Sebab pengambil foto belum tentu sebagai orang yang menyebarkan.


Untuk mengetahui pelaku penyebaran foto yang berhubungan dengan IT, polisi membutuhkan perangkat dan penelusuran lebih lanjut.

Ia menambahkan, sebelum menetapkan 4 anggota polisi sebagai tersangka, kepolisian telah memeriksa sekitar 20 orang polisi yang saat itu berada di Polsek Taman Sari. Polisi juga telah menyita telepon seluler yang memiliki gambar Novi di telepon tersebut.

Menurutnya, polisi seharusnya tidak boleh mengambil gambar pelaku yang berbuat tidak senonoh saat pelaku berada di luar kesadaran. Untuk itu tindakan tegas akan tetap diproses.


Berita terkait dapat diikuti di topik: PENGEMUDI SEKSI TABRAK ORANG.








Editor :


Ana Shofiana Syatiri














5:16 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger