Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Perankan Stephen Hawking, Eddie Redmayne Tidak Tidur 9 Bulan

Written By Unknown on Wednesday, December 31, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Nama Eddie Redmayne tengah menjadi topik perbincangan di kalangan dunia pefilman Hollywood lantaran dinilai berhasil memerankan ilmuan Stephen Hawking di film The Theory of Everything. Aktingnya mendapatkan pujian dari para kritikus film dunia. Berkat perannya itu pula, Redmayne yang pernah terlibat dalam film Les Miserables, diganjar masuk nominasi Pemeran Pria Terbaik Penghargaan The Golde Globe.


Di balik kesuksesan memerankan Hawking, Redmayne mengaku mengalami masa sulit selama proses pengambilan gambar film tersebut. Dalam acara The Graham Norton Show, Redmayne bercerita, memerankan tokoh Hawking yang menderita penyakit Sklerosis Lateral Amiotrofik adalah pekerjaan yang sulit.


“Saya tidak tidur selama sembilan bulan,” kata Redmayne.


Sebelum proses pengambilan gambar dilakukan, Redmayne sempat bertemu dengan Hawking. Pertemuan dengan Hawking menjadi pertemuan yang kaku, saat Redmayne mencoba mengatakan kesamaan antara dirinya dengan sang ilmuwan.


Kepada Hawking, Redmyane mengatakan, keduanya sama-sama berzodiak Capricorn. Eddie harus menunggu enam menit untuk mendapatkan respons dari Hawking. Ia pun dikejutkan dengan jawaban Hawking terhadap penyataannya itu. Kata Redmayne, sang ilmuwan hanya menjawab, dirinya adalah seorang astronom bukan astrolog.


Setelah pertemuan itu, Redmayne mendapatkan gambaran tentang sosok Hawking. Tidak berhenti di situ, Redmayne terus melakukan riset tentang Hawking selama empat bulan.


Berkat aktingnya dalam film ini, Redmayne masuk dalam nominasi Aktor Terbaik untuk sejumlah penghargaan. Redmayne pun diperkirakan menjadi aktor yang paling berpotensi untuk membawa pulang Piala Oscar.


Saat disinggung soal kemungkinannya membawa pulang salah satu penghargaan di dunia film, Redmayne menanggapi dengan ramah. Menurut Redmayne, hadiah terbesar dalam memerankan sosok Hawking adalah ketika keluarga sang ilmuwan menonton film tersebut dan memberikan respons positif.


Suara Pembaruan


Penulis: RIZ/NAD


Sumber:Suara Pembaruan


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Dewan Kesenian Jakarta Gagas Program "Kota yang Tenggelam"

Written By Unknown on Tuesday, December 30, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Fenomena penurunan tanah akibat eksploitasi air tanah yang berlebihan semakin mengkhawatirkan di DKI Jakarta. Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menilai hal ini sebagai salah satu persoalan yang berpengaruh secara luar biasa pada kehidupan warga kota.


Kota Jakarta sendiri disinyalir sebagai salah satu kota di Asia yang sedang berada dalam proses tenggelam. Jika tidak dilakukan langkah-langkah penanggulangan, Jakarta diperkirakan akan tenggelam pada 2030.


Bagi Komite Teater DKJ, kesenian selalu berasal dari kehidupan sehari-hari yang nyata dan sangat dekat dengan pelaku serta penontonnya. Isu penting inilah yang menarik Komite Teater DKJ untuk menggagas program "Kota yang Tenggelam".


Pada tahap pertama program "Kota yang Tenggelam”, DKJ menggandeng Teater Kubur dan Lab Teater Ciputat dalam serangkaian diskusi dan riset lapangan. Menurut Ketua Komite Teater DKJ, Dewi Noviani, riset ini penting karena merupakan bagian tak terpisahkan dalam berkesenian.


Pada tahap yang digelar sejak Oktober sampai Desember 2013 lalu ini, para seniman mendiskusikan masalah tersebut dengan pemerhati masalah perkotaan Marco Kusumawijaya, aktivis Urban Poor Consortium Wardah Hafidz, dan Peneliti AMRTA Institute Irfan Zamzami.


“Bagi Komite Teater DKJ, riset adalah bagian yang tak terpisahkan dari sebuah proses berkesenian,” ungkap Ketua Komite Teater DKJ, Dewi Noviani.


Dilanjutkannya, hasil dari riset dan diskusi tadi akan diwujudkan dalam bentuk pertunjukan teater yang secara partisipatif melibatkan warga.


“Kami ingin dengan pelibatan warga dalam program ini mereka bisa saling mengetahui masalah di sekitarnya dan terbentuk rasa kebersamaan,” lanjut Dewi.


Ada pun rangkaian acara “Kota yang Tenggelam” akan diadakan dan dibagi menjadi dua agenda. Agenda pertama Pentas Pendampingan Masyarakat Kapuk Teko oleh Teater Kubur yang akan diadakan pada Selasa, 30 Desember 2014 di Kapuk Teko RW 01, Kelurahan Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat mulai pukul 15.30 WIB.


Agenda kedua adalah Sedekah Sungai oleh Lab Teater Ciputat dan Warga Sangga Buana & Pondok Pinang yang akan diadakan pada Rabu, 31 Desember 2014 di Hutan Kota Sangga Buana-Karang Tengah Lebak Bulus Jakarta Selatan mulai pukul 13.00 WIB.


Penulis: Kharina Triananda/JAS


Sumber:PR


5:54 PM | 0 komentar | Read More

The Hobbit Duduki Peringkat Teratas "Box Office"

Written By Unknown on Monday, December 29, 2014 | 5:54 PM


Film The Hobbit : The Battle of the Five Armies bertenggar di puncak box office. Hal tersebut berkat keberhasilan film trilogi terakhir Hobbit meraup pendapatan sebesar US$ 41,4 juta.


Meski begitu, pendapatan Hobbit menurun 24 persen dibandingan dengan pekan sebelumnya. Namun, pengamat film optimistis trilogi terakhir Hobbit tersebut mampu menyamakan kesuksesan sekuel keduanya berjudul The Desolation of Smaug yang mencapai US$ 258 juta.


Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan mampu melampaui pendapatan sebesar US$ 300 juta. Sedangkan saat ini, film tersebut baru berhasil mengumpulkan pendapatan total sebesar US$ 168 juta.


Posisi kedua ditempati oleh film besutan Angelina Jolie, Unbroken. Film tersebut berhasil meraup pendapatan pada pekan lalu sebesar US$ 31,7 juta. Jika termasuk pada hari Natal, sejauh ini menghasilkan pendapatan sebesar US$ 47,3 juta. Angka tersebut dinilai sangat luar biasa, mengingat film ini tidak menampilkan bintang yang dikenal oleh masyarakat luas.


Pengamat film menilai, keberhasilan itu didukung oleh beberapa faktor. Diantaranya sumber cerita dan judul yang diangkat dari novel bestseller Unbroken: A World War II Story of Survival, Resilience, and Redemption karya Laura Hillenbrand, mengisahkan tentang kisah hidup Louis Zamperini yang bersama dengan dua awak kapal lainnya dapat selamat selama 47 hari dalam rakit setelah mengalami kecelakaan pesawat yang fatal saat Perang Dunia II.


Dia dan awaknya tertangkap oleh Angkatan Laut Jepang dan di kirim ke kamp tawanan yang memberikan pengawasan sadis kepada setiap tahanan.


Selain itu, alasan tingginya pendapatan Unbroken juga disumbangkan oleh nama besar Angelina Jolie yang menjadi sutradara dalam film tersebut. Berdasarkan data distributor, Universal Pictures, penonton film 52 persen adalah perempuan dan 71 persen diantaranya berusia diatas 25 tahun. CinemaScore memberikan pengringkat "A-" pada film ini.


Posisi ketiga ditempati oleh film musikal Disney berjudul Into The Wood yang mencatat pendapatan sebesar US$ 31 juta. Jika digabungkan dengan pendapatan mereka pada hari Natal, tersebut telah mengumpulkan pendapatan sebesar US$ 46,1 juta. Pencapaian yang besar tersebut didukung oleh kisah yang diangkat dalam film tersebut, yaitu menggabungkan dongeng terkenal Disney seperti Cinderella, Rapunzel, Jack and the Beanstalk, dan Little Red Ridinghoood.


Ditambah lagi, nama-nama besar yang mai di film tersebut, diantaranya Johnny Deep, Meryl Streep, serta Anna Kendrick. Penonton dari film tersebut didominasi oleh perempuan sebanyak 54 persen dan 55 persen diantaranya adalah berusia 25 tahun keatas. Film tersebut mendapatkan peringkat "B" dari CinemaScore serta diprediksi akan mencapai pendapatan total sebesar US$ 140 juta.


Selanjutnya, Night at the Museum: Secret of the Tomb menempati peringkat keempat dengan menghasilkan pendapatan sebesar US$ 20,6 juta. Hingga berita ini diturunkan, Night at the Museum telah menghasilkan total pendapatan sebesar US$ 55,3 juta.


Adapun posisi kelima, ditempati oleh Annie (2014) yang mencatatkan pendpatan sebesar US$ 16,6 juta. Sementara itu, film kontroversial The Interview sendiri harus puas dengan angka US$ 1,8 juta. Pendapatan tersebut tercatat bersumber dari 330 bioskop independen di seputar Amerika. 


Penulis: IIN/FIR


Sumber:Investor Daily, boxofficemojo


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Setelah Maroko, Mesir Larang Penayangan Film Exodus

Written By Unknown on Sunday, December 28, 2014 | 5:54 PM


Kairo - Film kontraversial Exodus kembali mendapat penolakan, setelah Maroko, kini Mesir juga menolak pen film produksi Hollywood itu.


Pemerintah Mesir melarang penayangan film Exodus setelah badan sensor setempat menyebutnya sebagai film dengan ketidakakuratan sejarah.


Kepala badan sensor Mesir mengatakan ketidakakuratan yang dimaksud meliputi adegan kaum Yahudi membangun piramida dan Nabi Musa membelah Laut Merah.


Bangsa Yahudi, menurutnya, tidak ambil bagian dalam proses pembangunan piramida dan gempa yang menyebabkan Laut Merah terbelah, bukan Musa.


Sebelumnya, pelarangan penayangan Exodus sebelumnya telah diberlakukan di Maroko.


Meski Pusat Sinema Maroko (CCM) telah memberikan lampu hijau bagi penayangan film tersebut, situs bisnis Maroko Medias24.com mengatakan pihak berwenang memutuskan melarang film itu sehari sebelum tayang perdana.


Seorang manajer bioskop mengatakan ia telah diperingatkan bioskopnya akan ditutup jika ia menentang larangan tersebut.


Film arahan Ridley Scott itu dibintangi Joel Edgerton sebagai Firaun Ramses dan Christian Bale sebagai Nabi Musa.


Dengan biaya US$ 140 juta, film yang mengisahkan pembebasan bangsa Yahudi dari perbudakan di Mesir itu meraup US$ 24,5 juta pada pekan perdana setelah dirilis.


Meski demikian, jika dibandingkan dengan film bertema keagamaan lainnya, pendapatan Exodus terbilang kecil.


Penulis: Firman Qusnulyakin/FQ


Sumber:BBC


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Miyavi, Penjahat Paling Keren dalam "Unbroken"

Written By Unknown on Friday, December 26, 2014 | 5:54 PM


Los Angeles - Sebagai seorang sersan di sebuah kamp Jepang selama Perang Dunia II, Mutsuhiro Waranabe memaksa tahanan untuk menjilati sepatunya sampai bersih, dan menyuruh sesama tahanan untuk memukul wajah seorang tahanan Amerika, Louis Zamperini.


Dalam Unbroken, film yang disutradarai Agelina Jolie ini berdasarkan biografi Zamperni, yang juga seorang pelari Olimpiade Amerika Serikat.


Mengherankan juga, peran sersan ini diberikan kepada seseorang yang bukan aktor, namun bintang rock. Ishihara Takamasa, dipanggil penggemarnya sebagai Miyavi, berumur 33 tahun, terkenal melalui aksi memutar gitar dan juga gaya busananya yang liar.


"Ini sangat intens," kata Miyavi mengenai perannya yang banyak dipuji dan masuk nominasi Oscar.


"Tentu saja, aku enggak pernah memukul orang seperti (Watanabe lakukan). Aku hanya memetik senar gitar. Aku tidak bisa membayangkan jika mereka membunuh keluarga atau anakku," imbuhnya.


Miyavi mendapatkan peran setelah diuji direktur kasting, dan kemudian bertemu dengan Jolie, yang menginginkan penjahatnya multidimensional.


"Kami ingin menempatkan beberapa kepekaan dan kerentanan dalam karakter itu. Dia ingin menjadi (Zamperini) tapi tidak tahu apa yang ia lakukan," kata direktur kasting itu.


Menjadi aktor untuk pertama kalinya, Miyavi merasakan tekanan yang sangat luar biasa. Dalam satu adegan, ia harus memaksa Zamperini yang kurus untuk memikul papan berat di atas kepalanya. Jika Zamperini menjatuhkan, maka ia akan membunuhnya.


"Aku akhirnya muntah. Ini benar-benar sulit," terang Miyavi.


Miyavi besar di Osaka. Awalnya, ia adalah seorang pemain bola liga junior, sebeluma cedera mengakhiri karirnya. Kemudian, ia menekuni gitar dan bermain dalam pentas-pentas. Ia mengaku terinspirasi Buddy Guy dan Stevie Ray Vaughan.


Ia menjadi terkenal sebagai seorang bintang elektro-rock di Jepang. Saat ini, ia pindah ke Los Angeles dan melakukan rekaman di Nashville.


"Aku baru saja bertemu Dave Grohl di sebuah stasiun radio di New York. Ia mengatakan, permainanku gila," ujarnya.


Miyavi menunjukkan talentanya pada saat pesta penutupan film. Ia mendedikasikan lagu Angie to Jolie, dan menyanyikan lagu AC/DC, Highway to Hell. "Angelina ikut moshing," katanya sembari tersenyum.


Penulis: Eko Priyatmono/EPR


Sumber:Rolling Stones


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Beyonce Bulan Madu Kedua di Islandia

Written By Unknown on Thursday, December 25, 2014 | 5:54 PM


Islandia - Pasangan Beyonce Knowles dan Jay Z melakukan perjalanan ke Islandia sejak awal bulan ini.


Selain merayakan ulang tahun Jay Z ke-45, mereka melakukan bulan madu kedua di pulau penuh es itu.


Dilansir Huffington Post, Kamis (25/12), seorang sumber mengatakan, Beyonce dan Jay Z menginap di sebuah resor mewah, Trophy Lodge.


"Resor itu cocok untuk seorang raja," katanya.


Perjalanan bulan madu itu didokumentasikan serta diunggah Beyonce ke halaman Tumblr pribadinya.


Penulis: Firda Puri Agustine/FIR


Sumber:Huffington Post


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Predestination, Lika Liku Masa Lalu

Written By Unknown on Wednesday, December 24, 2014 | 5:54 PM


Predestination merupakan film tentang penjelajahan waktu oleh seorang agen yang diperankan oleh Ethan Hawke. Sebagai seorang agen, tugas utamanya adalah mundur ke masa lalu untuk menghentikan sejumlah peristiwa pemboman yang dilakukan oleh The Fizzle Bomber.


Film dimulai dengan agen tanpa mana yang gagal mencegah terjadinya ledakan. Tak hanya gagal, sang agen pun mengalami luka bakar serius di bagain wajahnya. Sang agen menjalani operasi guna mengembalikan konstruksi wajahnya yang telah rusak. Agen itu mendapatkan wajah baru.


Misi belum usai, masih ada peristiwa pemboman besar yang meluluhlantahkan kota New York. Agen kembali ke masa lalu. Dengan menggunakan kotak penyimpan biola yang berfungsi sebagai mesin waktu, agen pergi ke masa lalu bertemu dengan seorang pria yang berprofesi sebagai penulis bernama The Unmarried Mother di sebuah bar. Semacam ada kecocokan, keduanya berbicara panjang tentang masa lalu The Unmarried Mother.


“When I was a little girl...” The Unmarried Mother membuka tabir bahwa saat dilahirkan dirinya adalah seorang perempuan.


Selama hampir 30 menit, kamera mengikuti kisah hidup The Unmarried Mother. Rupanya ia adalah seorang yatim piatu yang ditinggalkan di depan panti asuhan di Cleveland. Ia tumbuh menjadi gadis yang aneh, yang tidak disukai oleh gadis-gadis lainnya. Meski menjadi anak aneh, namun ia memiliki kecerdasan di atas rata-rata.


Berkas kecerdasannya itu, ia direkrut untuk menjalani misi ke luar angka. Jane, nama gadis itu selalu mendapatkan skor tertinggi dalam berbagai tes kemampuan. Sayangnya jalan Jane terhambat karena alasan yang tidak jelas.


Jane memuutuskan bekerja sembari belajar. Jane yang selama ini belum merasakan cinta, akhirnya jatuh cinta pada pria misterius. Dari hubungannya tersebut, Jane hamil dan melahirkan seorang anak perempuan. Cobaan kembali datang ke hidup Jane, saat orang tidak dikenal menculik anaknya. Belum usai kesedihan akibat kehilangan sang putri, Jane mendapati kenyataan pahit. Pascaoperasi, Jane mengalami pendarahan hebat yang menyebabkan dokter harus mengangkat rahimnya.


Rupanya, satu kenyataan baru yang menyakitkan kembali mampir di hidup Jane. Rupanya Jane dilahirkan dengan organ intim perempuan dan lelaki. Karena organ perempuannya tidak lagi berfungsi, dokter melakukan sejumlah operasi untuk memaksimalkan organ intim pria.


Jane berpendapat seluruh hidupnya rusak setelah bertemu pria misterius. Agen pun mengajak Jane mundur ke masa lalu dan bertemu dengan si pria misterius. Lanjutan kisah Jane akan saling berkait dengan usaha sang agen untuk menghentikan The Fizzle Bomber dari niatan mengebom kota New York.


Film yang diangkat dari novel karya Robert Heinlein berjudul All You Zombies ini menampilkan seorang aktris asal Sydney Australia bernama Sarah Snook. Pujian patut diberikan kepada Sarah karena memberikan seluruh kemampuan berakting yang luar biasa. Di film ini Sarah memerankan tokoh Jane yang bertransformasi dari perempuan menjadi lelaki. Bintang berusia 27 tahun ini sukses menghidupkan tokoh penulis The Unmarried Mother dengan sempurna.


Predestination bagaikan sebuah puzzle. Penonton akan dibuat bingung dengan lompatan waktu yang terjadi terus-menerus. Film karya sineas asal Australia Michael Spierig dan Peter Spierig ini tidak membiarkan penonton terus dibuat bingung.


Di akhir film, diberikan kepingan terakhir puzzle yang akan menyatukan keseluruhan cerita. Meski cerita sudah komplet, penonton seolah dibuat untuk menyaksikan satu kali lagi film ini guna memahami seluruh loncatan waktu yang terjadi.


Walaupun film ini berpotensi membuat penonton mengerutkan dahi, namun tersembul ide brillian. Penonton akan mengangguk-angguk dan mungkin memuji ide cerita yang tidak biasa ini.


Film yang mengangkat tema soal penjelajahan waktu memang sudah banyak, salah satunya adalah Looper. Akan tetapi, Predestination jauh lebih gila dalam hal frekuensi lompatan waktu baik ke masa lalu. Mungkin penonton harus menyiapkan kertas dan pulpen untuk mencatat setiap lompatan waktu sehingga bisa dengan segera menyelesaikan puzzle kisah ini.


Penulis: Rizky Amelia/MUT


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Digosipkan dengan Enji, Fairuz: Dia Itu Temannya Teman Saya

Written By Unknown on Tuesday, December 23, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Nama Hendri Baskoro alias Enji yang merupakan mantan suami Ayu Ting Ting ternyata terbawa dalam perceraian Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar.


Isu kedekatan antara Fairuz dan Enji berhembus kala keduanya terlihat berduaan saat proses perceraian Fairuz dan Galih tengah berlangsung di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat. Menanggapi hal itu, Fairuz terkesan enggan memberikan keterangan tentang isu tersebut.


"Tuh kan (digosipin). Saya sama Enji itu belum kenal lama, dia itu temannya teman saya. Toh aku sendiri tak pernah memilih-milih bila ingin berteman. Jadi sama siapa saja boleh kan?" ungkap Fairuz saat ditemui usai putusan cerai di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat, Selasa (23/12).


Bahkan, Fairuz juga enggan memberikan klarifikasi kepada keluarganya yang sempat menanyakan hal tersebut.


"Ah sudahlah, orangtua saya sekarang tinggal satu. Jadi tolong jangan dibikin stres dengan berita-berita itu. Aku enggak pernah masalah digosipin dengan siapa saja, karena aku berusaha ikhlas dan sabar. Tapi kan ada orangtua aku, apalagi masalah ini (perceraian) belum selesai. Jadi sudah ya," ujar wanita kelahiran Jakarta 6 Maret 1986 itu.


Mantan suami Fairuz, Galih Ginanjar pun menanggapi isu kedekatan itu dengan santai. Baginya, kisah hidupnya bersama Fairuz yang berakhir dengan perceraian tak ada sangkut pautnya dengan adanya orang ketiga dalam rumah tangga mereka.


"Aku menanggapi hal itu (isu kedekatan Fairuz dan Enji) santai saja. Karena dalam kasus perceraian ku enggak pernah ada masalah dengan KDRT ataupun adanya orang ketiga. Lagi pula saya percaya, Fairuz enggak akan macam-macam kok. Karena saya tahu semua teman laki-lakinya Fairuz siapa saja karena mereka juga teman saya. Sebaliknya Fairuz pun tahu siapa saja teman wanita saya," tutur Galih.


Penulis: Chairul Fikri/EPR


5:54 PM | 0 komentar | Read More

"The Hobbit" Menangkan Persaingan "Box Office"

Written By Unknown on Monday, December 22, 2014 | 5:54 PM


Los Angeles - Film terakhir dari trilogi Hobbit berjudul The Hobbit: The Battle of the Five Armies berhasil memenangkan persaingan sengit di antara beberapa film baru yang tayang perdana pada pekan lalu. The Hobbit mencetak pendapatan sebesar US$ 56,2 juta pada pekan pertama penayangannya di Amerika Serikat (AS) dan Kanada.


Pekan lalu, perhatian penonton tertuju kepada sekuel terakhir dari trilogi Hobbit. Tak heran apabila pendapatan film pada pekan lalu didominasi oleh film besutan sutradara Peter Jackson tersebut. Pengamat film memperkirakan tingginya angka pendapatan tersebut karena film tersebut memiliki penggemar loyal yang sangat besar.


Hal tersebut ditunjukan pada hadirnya sekuel pertama Hobbit yang mendapatkan respons hangat dari pencinta film. Setelah sekuel kedua muncul, respons penonton relatif stabil dan hanya mengalami penurunan 15% pada pendapatannya. Sehingga bukanlah tidak mungkin sebagian besar dari para fan setianya tidak ingin melewatkan seri terakhir dari trilogi tersebut.


Selain itu, produser juga dinilai cerdas dalam mengakhiri seluruh trilogi tersebut. Dengan langsung membuka kisah pertarungan dengan sang Naga, Smaug, sehingga plot cerita berjalan saling berkaitan tanpa harus kembali mengulang kisah pada sekuel keduanya. Tidak hanya itu, mereka juga tepat memilih subjudul yang membuat penasaran para pecinta film,terutama para fans mereka.


Awalnya film tersebut mengangkat subjudul There and Back Again menjadi The Battle of the Five Armies. Sebab, subjudul tersebut seprti ingin mengisahkan besarnya pertarungan yang akan diangkat dalam sekuel terakhir Hobbit. Terakhir, kampanye pemasaran yang diterapkan produsen dengan menempatkan kata 'One Last Time' seolah menegaskan tidak akan ada lagi kisah yang mengangkat tema abad pertengahan tersebut di layar lebar.


Berdasarkan data boxofficemojo, The Hobbit: The Battle of the Five Armies ditonton oleh 60% pria dan 60% di antaranya berusia di atas 25 tahun. CinemaScore memberikan peringkat "A-" pada film tersebut dan itu berarti standar untuk trilogi Hobbit.


Posisi kedua ditempati oleh film baru yang juga sekuel dari Night at the Museum, dengan subjudul Secret of the Tomb. Film tersebut berhasil mencetak pendapatan sebesar US$ 17,3 juta pada pekan lalu. Pengamat menilai turunnya pendapatan Night at The Museum tidak terpengaruh besar dari nama besar Ben Stiller. Berdasarkan data 20th Century Fox, penonton dari film tersebut 51% pria dan 54% diantaranya berusia di atas 25 tahun. CinemaScore memberikan peringkat "B+" pada film tersebut.


Film tersebut baru akan tayang di Indonesia pada 24 Desember mendatang.


Selanjutnya, film remake Sony/Columbia's berjudul Annie (2014) berhasil menempati posisi ketiga dengan menghasilkan US$ 16,3 juta. Meski remake, film tersebut mendapatkan peringkt "A-" dari CinemaScore. Sedangkan posisi selanjutnya ditempati oleh jawara boxoffice pekan lalu Exodus: Gods and Kings yang menghasilkan pendapatan US$ 8 juta, disusul The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 dengan pendapatan US$ 7,7 juta.



Top 5 Box Office


1. The Hobbit: The Battle of the Five Armies US$ 56,2 juta


2. Night at the Museum: Secret of the Tomb US$ 17,3 Juta


3. Annie (2014) US$ 16,3 juta


4. Exodus: Gods and Kings US$ 8 juta


5. The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 US$ 7,7 juta


sumber : boxofficemojo


Penulis: IIN/YS


Sumber:boxofficemojo


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Ayu Ting Ting Menangis Hebat Saat Bantu Tulis Buku Jessica Iskandar

Written By Unknown on Sunday, December 21, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Dalam pembuatan buku terbarunya, model dan presenter Jessica Iskandar minta bantuan pedangdut Ayu Ting Ting. Namun, permintaan bantuan itu justru menguras air mata Ayu


"Aku ikut terlibat juga dalam penulisan buku 'Jedar Power' ini. Aku menuangkan tulisannya sampai menangis, karena aku juga merasakan apa yang dirasakan Jessica," tutur Ayu, saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Minggu (21/12).


Lebih lanjut Ayu mengatakan, ada bagian khusus yang dianggapnya spesial sehingga membuatnya menangis. "Aku sampai menangis hebat saat aku menulis dan bercerita tentang kehamilan aku," lanjut wanita asli Depok, Jawa Barat itu.


Ayu menganjurkan siapa pun yang penasaran dengan kisah hidupnya dan Jessica untuk membeli buku tersebut.


"Dengan hadirnya buku ini, aku sama Jessica mau kasih tahu bagaimana wanita harus kuat dalam menjalani hidup. Karena Jessica menulis [buku] ini dari hatinya. Jadi, harus beli kalau yang penasaran," tutur Ayu.


Penulis: Chairul Fikri/NAD


5:54 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger