Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Miyavi, Penjahat Paling Keren dalam "Unbroken"

Written By Unknown on Friday, December 26, 2014 | 5:54 PM


Los Angeles - Sebagai seorang sersan di sebuah kamp Jepang selama Perang Dunia II, Mutsuhiro Waranabe memaksa tahanan untuk menjilati sepatunya sampai bersih, dan menyuruh sesama tahanan untuk memukul wajah seorang tahanan Amerika, Louis Zamperini.


Dalam Unbroken, film yang disutradarai Agelina Jolie ini berdasarkan biografi Zamperni, yang juga seorang pelari Olimpiade Amerika Serikat.


Mengherankan juga, peran sersan ini diberikan kepada seseorang yang bukan aktor, namun bintang rock. Ishihara Takamasa, dipanggil penggemarnya sebagai Miyavi, berumur 33 tahun, terkenal melalui aksi memutar gitar dan juga gaya busananya yang liar.


"Ini sangat intens," kata Miyavi mengenai perannya yang banyak dipuji dan masuk nominasi Oscar.


"Tentu saja, aku enggak pernah memukul orang seperti (Watanabe lakukan). Aku hanya memetik senar gitar. Aku tidak bisa membayangkan jika mereka membunuh keluarga atau anakku," imbuhnya.


Miyavi mendapatkan peran setelah diuji direktur kasting, dan kemudian bertemu dengan Jolie, yang menginginkan penjahatnya multidimensional.


"Kami ingin menempatkan beberapa kepekaan dan kerentanan dalam karakter itu. Dia ingin menjadi (Zamperini) tapi tidak tahu apa yang ia lakukan," kata direktur kasting itu.


Menjadi aktor untuk pertama kalinya, Miyavi merasakan tekanan yang sangat luar biasa. Dalam satu adegan, ia harus memaksa Zamperini yang kurus untuk memikul papan berat di atas kepalanya. Jika Zamperini menjatuhkan, maka ia akan membunuhnya.


"Aku akhirnya muntah. Ini benar-benar sulit," terang Miyavi.


Miyavi besar di Osaka. Awalnya, ia adalah seorang pemain bola liga junior, sebeluma cedera mengakhiri karirnya. Kemudian, ia menekuni gitar dan bermain dalam pentas-pentas. Ia mengaku terinspirasi Buddy Guy dan Stevie Ray Vaughan.


Ia menjadi terkenal sebagai seorang bintang elektro-rock di Jepang. Saat ini, ia pindah ke Los Angeles dan melakukan rekaman di Nashville.


"Aku baru saja bertemu Dave Grohl di sebuah stasiun radio di New York. Ia mengatakan, permainanku gila," ujarnya.


Miyavi menunjukkan talentanya pada saat pesta penutupan film. Ia mendedikasikan lagu Angie to Jolie, dan menyanyikan lagu AC/DC, Highway to Hell. "Angelina ikut moshing," katanya sembari tersenyum.


Penulis: Eko Priyatmono/EPR


Sumber:Rolling Stones


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Beyonce Bulan Madu Kedua di Islandia

Written By Unknown on Thursday, December 25, 2014 | 5:54 PM


Islandia - Pasangan Beyonce Knowles dan Jay Z melakukan perjalanan ke Islandia sejak awal bulan ini.


Selain merayakan ulang tahun Jay Z ke-45, mereka melakukan bulan madu kedua di pulau penuh es itu.


Dilansir Huffington Post, Kamis (25/12), seorang sumber mengatakan, Beyonce dan Jay Z menginap di sebuah resor mewah, Trophy Lodge.


"Resor itu cocok untuk seorang raja," katanya.


Perjalanan bulan madu itu didokumentasikan serta diunggah Beyonce ke halaman Tumblr pribadinya.


Penulis: Firda Puri Agustine/FIR


Sumber:Huffington Post


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Predestination, Lika Liku Masa Lalu

Written By Unknown on Wednesday, December 24, 2014 | 5:54 PM


Predestination merupakan film tentang penjelajahan waktu oleh seorang agen yang diperankan oleh Ethan Hawke. Sebagai seorang agen, tugas utamanya adalah mundur ke masa lalu untuk menghentikan sejumlah peristiwa pemboman yang dilakukan oleh The Fizzle Bomber.


Film dimulai dengan agen tanpa mana yang gagal mencegah terjadinya ledakan. Tak hanya gagal, sang agen pun mengalami luka bakar serius di bagain wajahnya. Sang agen menjalani operasi guna mengembalikan konstruksi wajahnya yang telah rusak. Agen itu mendapatkan wajah baru.


Misi belum usai, masih ada peristiwa pemboman besar yang meluluhlantahkan kota New York. Agen kembali ke masa lalu. Dengan menggunakan kotak penyimpan biola yang berfungsi sebagai mesin waktu, agen pergi ke masa lalu bertemu dengan seorang pria yang berprofesi sebagai penulis bernama The Unmarried Mother di sebuah bar. Semacam ada kecocokan, keduanya berbicara panjang tentang masa lalu The Unmarried Mother.


“When I was a little girl...” The Unmarried Mother membuka tabir bahwa saat dilahirkan dirinya adalah seorang perempuan.


Selama hampir 30 menit, kamera mengikuti kisah hidup The Unmarried Mother. Rupanya ia adalah seorang yatim piatu yang ditinggalkan di depan panti asuhan di Cleveland. Ia tumbuh menjadi gadis yang aneh, yang tidak disukai oleh gadis-gadis lainnya. Meski menjadi anak aneh, namun ia memiliki kecerdasan di atas rata-rata.


Berkas kecerdasannya itu, ia direkrut untuk menjalani misi ke luar angka. Jane, nama gadis itu selalu mendapatkan skor tertinggi dalam berbagai tes kemampuan. Sayangnya jalan Jane terhambat karena alasan yang tidak jelas.


Jane memuutuskan bekerja sembari belajar. Jane yang selama ini belum merasakan cinta, akhirnya jatuh cinta pada pria misterius. Dari hubungannya tersebut, Jane hamil dan melahirkan seorang anak perempuan. Cobaan kembali datang ke hidup Jane, saat orang tidak dikenal menculik anaknya. Belum usai kesedihan akibat kehilangan sang putri, Jane mendapati kenyataan pahit. Pascaoperasi, Jane mengalami pendarahan hebat yang menyebabkan dokter harus mengangkat rahimnya.


Rupanya, satu kenyataan baru yang menyakitkan kembali mampir di hidup Jane. Rupanya Jane dilahirkan dengan organ intim perempuan dan lelaki. Karena organ perempuannya tidak lagi berfungsi, dokter melakukan sejumlah operasi untuk memaksimalkan organ intim pria.


Jane berpendapat seluruh hidupnya rusak setelah bertemu pria misterius. Agen pun mengajak Jane mundur ke masa lalu dan bertemu dengan si pria misterius. Lanjutan kisah Jane akan saling berkait dengan usaha sang agen untuk menghentikan The Fizzle Bomber dari niatan mengebom kota New York.


Film yang diangkat dari novel karya Robert Heinlein berjudul All You Zombies ini menampilkan seorang aktris asal Sydney Australia bernama Sarah Snook. Pujian patut diberikan kepada Sarah karena memberikan seluruh kemampuan berakting yang luar biasa. Di film ini Sarah memerankan tokoh Jane yang bertransformasi dari perempuan menjadi lelaki. Bintang berusia 27 tahun ini sukses menghidupkan tokoh penulis The Unmarried Mother dengan sempurna.


Predestination bagaikan sebuah puzzle. Penonton akan dibuat bingung dengan lompatan waktu yang terjadi terus-menerus. Film karya sineas asal Australia Michael Spierig dan Peter Spierig ini tidak membiarkan penonton terus dibuat bingung.


Di akhir film, diberikan kepingan terakhir puzzle yang akan menyatukan keseluruhan cerita. Meski cerita sudah komplet, penonton seolah dibuat untuk menyaksikan satu kali lagi film ini guna memahami seluruh loncatan waktu yang terjadi.


Walaupun film ini berpotensi membuat penonton mengerutkan dahi, namun tersembul ide brillian. Penonton akan mengangguk-angguk dan mungkin memuji ide cerita yang tidak biasa ini.


Film yang mengangkat tema soal penjelajahan waktu memang sudah banyak, salah satunya adalah Looper. Akan tetapi, Predestination jauh lebih gila dalam hal frekuensi lompatan waktu baik ke masa lalu. Mungkin penonton harus menyiapkan kertas dan pulpen untuk mencatat setiap lompatan waktu sehingga bisa dengan segera menyelesaikan puzzle kisah ini.


Penulis: Rizky Amelia/MUT


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Digosipkan dengan Enji, Fairuz: Dia Itu Temannya Teman Saya

Written By Unknown on Tuesday, December 23, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Nama Hendri Baskoro alias Enji yang merupakan mantan suami Ayu Ting Ting ternyata terbawa dalam perceraian Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar.


Isu kedekatan antara Fairuz dan Enji berhembus kala keduanya terlihat berduaan saat proses perceraian Fairuz dan Galih tengah berlangsung di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat. Menanggapi hal itu, Fairuz terkesan enggan memberikan keterangan tentang isu tersebut.


"Tuh kan (digosipin). Saya sama Enji itu belum kenal lama, dia itu temannya teman saya. Toh aku sendiri tak pernah memilih-milih bila ingin berteman. Jadi sama siapa saja boleh kan?" ungkap Fairuz saat ditemui usai putusan cerai di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat, Selasa (23/12).


Bahkan, Fairuz juga enggan memberikan klarifikasi kepada keluarganya yang sempat menanyakan hal tersebut.


"Ah sudahlah, orangtua saya sekarang tinggal satu. Jadi tolong jangan dibikin stres dengan berita-berita itu. Aku enggak pernah masalah digosipin dengan siapa saja, karena aku berusaha ikhlas dan sabar. Tapi kan ada orangtua aku, apalagi masalah ini (perceraian) belum selesai. Jadi sudah ya," ujar wanita kelahiran Jakarta 6 Maret 1986 itu.


Mantan suami Fairuz, Galih Ginanjar pun menanggapi isu kedekatan itu dengan santai. Baginya, kisah hidupnya bersama Fairuz yang berakhir dengan perceraian tak ada sangkut pautnya dengan adanya orang ketiga dalam rumah tangga mereka.


"Aku menanggapi hal itu (isu kedekatan Fairuz dan Enji) santai saja. Karena dalam kasus perceraian ku enggak pernah ada masalah dengan KDRT ataupun adanya orang ketiga. Lagi pula saya percaya, Fairuz enggak akan macam-macam kok. Karena saya tahu semua teman laki-lakinya Fairuz siapa saja karena mereka juga teman saya. Sebaliknya Fairuz pun tahu siapa saja teman wanita saya," tutur Galih.


Penulis: Chairul Fikri/EPR


5:54 PM | 0 komentar | Read More

"The Hobbit" Menangkan Persaingan "Box Office"

Written By Unknown on Monday, December 22, 2014 | 5:54 PM


Los Angeles - Film terakhir dari trilogi Hobbit berjudul The Hobbit: The Battle of the Five Armies berhasil memenangkan persaingan sengit di antara beberapa film baru yang tayang perdana pada pekan lalu. The Hobbit mencetak pendapatan sebesar US$ 56,2 juta pada pekan pertama penayangannya di Amerika Serikat (AS) dan Kanada.


Pekan lalu, perhatian penonton tertuju kepada sekuel terakhir dari trilogi Hobbit. Tak heran apabila pendapatan film pada pekan lalu didominasi oleh film besutan sutradara Peter Jackson tersebut. Pengamat film memperkirakan tingginya angka pendapatan tersebut karena film tersebut memiliki penggemar loyal yang sangat besar.


Hal tersebut ditunjukan pada hadirnya sekuel pertama Hobbit yang mendapatkan respons hangat dari pencinta film. Setelah sekuel kedua muncul, respons penonton relatif stabil dan hanya mengalami penurunan 15% pada pendapatannya. Sehingga bukanlah tidak mungkin sebagian besar dari para fan setianya tidak ingin melewatkan seri terakhir dari trilogi tersebut.


Selain itu, produser juga dinilai cerdas dalam mengakhiri seluruh trilogi tersebut. Dengan langsung membuka kisah pertarungan dengan sang Naga, Smaug, sehingga plot cerita berjalan saling berkaitan tanpa harus kembali mengulang kisah pada sekuel keduanya. Tidak hanya itu, mereka juga tepat memilih subjudul yang membuat penasaran para pecinta film,terutama para fans mereka.


Awalnya film tersebut mengangkat subjudul There and Back Again menjadi The Battle of the Five Armies. Sebab, subjudul tersebut seprti ingin mengisahkan besarnya pertarungan yang akan diangkat dalam sekuel terakhir Hobbit. Terakhir, kampanye pemasaran yang diterapkan produsen dengan menempatkan kata 'One Last Time' seolah menegaskan tidak akan ada lagi kisah yang mengangkat tema abad pertengahan tersebut di layar lebar.


Berdasarkan data boxofficemojo, The Hobbit: The Battle of the Five Armies ditonton oleh 60% pria dan 60% di antaranya berusia di atas 25 tahun. CinemaScore memberikan peringkat "A-" pada film tersebut dan itu berarti standar untuk trilogi Hobbit.


Posisi kedua ditempati oleh film baru yang juga sekuel dari Night at the Museum, dengan subjudul Secret of the Tomb. Film tersebut berhasil mencetak pendapatan sebesar US$ 17,3 juta pada pekan lalu. Pengamat menilai turunnya pendapatan Night at The Museum tidak terpengaruh besar dari nama besar Ben Stiller. Berdasarkan data 20th Century Fox, penonton dari film tersebut 51% pria dan 54% diantaranya berusia di atas 25 tahun. CinemaScore memberikan peringkat "B+" pada film tersebut.


Film tersebut baru akan tayang di Indonesia pada 24 Desember mendatang.


Selanjutnya, film remake Sony/Columbia's berjudul Annie (2014) berhasil menempati posisi ketiga dengan menghasilkan US$ 16,3 juta. Meski remake, film tersebut mendapatkan peringkt "A-" dari CinemaScore. Sedangkan posisi selanjutnya ditempati oleh jawara boxoffice pekan lalu Exodus: Gods and Kings yang menghasilkan pendapatan US$ 8 juta, disusul The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 dengan pendapatan US$ 7,7 juta.



Top 5 Box Office


1. The Hobbit: The Battle of the Five Armies US$ 56,2 juta


2. Night at the Museum: Secret of the Tomb US$ 17,3 Juta


3. Annie (2014) US$ 16,3 juta


4. Exodus: Gods and Kings US$ 8 juta


5. The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 US$ 7,7 juta


sumber : boxofficemojo


Penulis: IIN/YS


Sumber:boxofficemojo


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Ayu Ting Ting Menangis Hebat Saat Bantu Tulis Buku Jessica Iskandar

Written By Unknown on Sunday, December 21, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Dalam pembuatan buku terbarunya, model dan presenter Jessica Iskandar minta bantuan pedangdut Ayu Ting Ting. Namun, permintaan bantuan itu justru menguras air mata Ayu


"Aku ikut terlibat juga dalam penulisan buku 'Jedar Power' ini. Aku menuangkan tulisannya sampai menangis, karena aku juga merasakan apa yang dirasakan Jessica," tutur Ayu, saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Minggu (21/12).


Lebih lanjut Ayu mengatakan, ada bagian khusus yang dianggapnya spesial sehingga membuatnya menangis. "Aku sampai menangis hebat saat aku menulis dan bercerita tentang kehamilan aku," lanjut wanita asli Depok, Jawa Barat itu.


Ayu menganjurkan siapa pun yang penasaran dengan kisah hidupnya dan Jessica untuk membeli buku tersebut.


"Dengan hadirnya buku ini, aku sama Jessica mau kasih tahu bagaimana wanita harus kuat dalam menjalani hidup. Karena Jessica menulis [buku] ini dari hatinya. Jadi, harus beli kalau yang penasaran," tutur Ayu.


Penulis: Chairul Fikri/NAD


5:54 PM | 0 komentar | Read More

"Kaleidoskop" Meriahkan Kehidupan Berkesenian di Jakarta

Written By Unknown on Saturday, December 20, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Kaleidoskop merupakan rangkaian sejumlah peristiwa penting yang terjadi selama satu tahun. Kejadian-kejadian itu disajikan dalam bentuk penceritaan ulang secara singkat dan padat. Rasanya belum pernah ada kaleidoskop yang mereka ulang suatu kejadian. Hanya di Kaleidoskop Seni Budaya Jakarta saja, dipentaskan ulang sejumlah aktivitas seni budaya sepanjang tahun 2010 hingga 2014. Acara ini berlangsung pada 16-20 Desember 2014 di Plaza Teater Jakarta Tamain Ismail Marzuki.


Ari Batubara, salah satu kurator yang ditemui di acara tersebut menjelaskan tujuan dari Kaleidoskop Seni Budaya Jakarta adalah untuk menampilkan kembali karya-karya para seniman dalam kurun waktu lima tahun terakhir.


Ari menjelaskan semangat dari Kaleidoskop Seni Budaya Jakarta adalah memeriahkan lagi kehidupan berkesenian di Jakarta yang kini sangat metropolis. Kaleidoskop Seni Budaya ini diilhami oleh keinginan sejumlah pelaku seni untuk kembali menghidupkan tradisi yang telah lama hilang di Taman Ismail Marzuki, yaitu penyelenggaraan Festival November.


"Ingin hidupkan kembali tradisi di Taman Ismail Marzuki. Dulu ada yang namanya Festival November dalam rangka ulang tahun Taman Ismail Marzuki dengan menampilkan berbagai macam pertunjukan, temu sastra dan lain-lain. Sekarang ini yang masih bertahan hanya Festival Teater Remaja. Sebenarnya ingin memeriahkan lagi kehidupan berkesenian di Jakarta yang metropoilis," kata Ari, Jumat (19/12).


Dalam acara ini, Kaleidoskop menampilkan tiga jenis acara, yaitu pagelaran, pameran foto dan artefak atau properti yang pernah digunakan sejumlah komunitas teater yang pernah naik panggung di Taman Ismail Marzuki.


Seni pertunjukan yang tampil di Kaleidoskop Seni Budaya Jakarta telah melalui proses kurasi oleh Dewan Kurator yang terdiri atas Ari Batubara, Bambang Trihadi dan Abdullah Wong. Adapun untuk pameran foto dan artefak dikuratori oleh Sri Warso Wahono yang merupakan pelukis sekaligus kritikus seni rupa.


"Proses kurasinya kita pilih yang memiliki keunikan dan juga ada jejak tradisinya. Jadi tidak terlalu kental kontemporernya," kata Ari.


Terdapat puluhan seni pertunjukan yang dipentaskan, seperti teater, monolog, tarian, musik dan wayang. Sejumlah nama besar dari dunia pertunjukan Indonesia ambil bagian dalam acara ini di antaranya Whani Darmawan, Herlina Syarifudin, Teater Ketjil dan Kolaborasi Mahagenta.


Whani Darmawan contohnya menampilkan teater tubuh yang dijuduli Pandito In Love. Karya Whani ini merupakan adaptasi dari cerpen karya Yukiyo Mishima yang berjudul The Prince Siga Temple and His Love, yang diterjemahkan Sapardi Djoko Dharmono menjadi Sang Pendeta dan Sang Kekasih. Karya ini pernah dipentaskan Festival Asiatri Jogjakarta pada September 2014 lalu dan sebulan kemudian dibawa ke Jepang.


Pandito In Love bercerita soal seorang pendeta yang akhienya jatuh cinta pada seorang wanita. Saat si pendeta berhasil mencium tangan si putri, pendeta pun meninggal.


"Saya re-intepretasi, bagaiman ekspresi tubuh untuk menyampaikan cerita itu. Ada pemberontakan gerak,” kata Whani yang ditemui usai naik panggung.


Whani yang mengenakan jubah putih mengawali teater tubuhnya dengan gerakan lembut bersahaja, menampilkan sosok seorang pendeta. Sejurus kemudian Whani mulai melucuti jubahnya. Gerakan lembutnya berubah menjadi dinamis, cenderung meledak-ledak. Teater tubuh Whani ini berhasil menyihir penonton yang berkerumun di dalam tenda.


Adapun pameran foto menampilkan hasil jepretan sejumlah fotografer yang mengabadikan sejumlah peristiwa teater yang pernah dipentaskan Taman Ismail Marzuki. Menurut Ari, panitia sesungguhnya ingin menampilkan 185 foto. Akan tetapi, karena keterbatasan tempat, maka hanya 85 foto saja yang dipajang.


Sementara untuk artefak, Ari menjelaskan terdapat sejumlah properti teater dari sejumlah pementasan penting di Taman Ismail Marzuki. Di ataranya adalah Topeng Odipus tahun 1987, Boneka Bip Bop tahun 2004 milik Bengkel Teater Rendra. Ada pula sepada yang dipakai Slamet Raharjo dalam pementasan Dag Dig Dug karya Putu Wijaya tahun 1974.


Ari mengungkapkan bahwa kaleidoskop Seni Budaya Jakarta diharapkan bisa dibuat kembali di tahun depan.


“Harapan lainnya, dari forum ini lahir karya bermutu lagi,” tutup Ari.


Penulis: Rizka Amelia/FER


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Tiket Konser MLTR Bisa Dibeli Lewat Dealgoing

Written By Unknown on Friday, December 19, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Tahun ini, The Trans Studio Bandung mengundang artis internasional untuk memeriahkan malam tahun baru 2, January 2015 yaitu Michael Learns To Rock.


Pastikan Anda menjadi salah satu tamu istimewa, dalam program pergantian tahun dalam konser "Michael Learns to Rock". Penampilan Jascha Richter, Mikkel Lentz dan Kare Wanscher, dipastikan bakal memanjakan seluruh tamu dengan berbagai hits lawas juga lagu-lagu terbarunya.


Selain itu, dalam kesempatan kali ini, pengunjung dapat mengawali tahun 2015 dengan kebahagiaan dan keseruan yang tak terlupakan di salah satu indoor theme park terbesar di dunia, Trans Studio Bandung. Pada tanggal 2 Januari 2015, Michael Learns To Rock akan hadir untuk menghibur para pengunjung Trans Studio Bandung dalam sebuah konser bertema "A Symphony of New Year Celebration".


Dengan membayar tiket seharga nilai Rp.400.000 regular untuk kelas festival, pengunjung dapat menikmati seluruh permainan, parade dan pertunjukkan spesial hingga menonton konser Michael Learns To Rock.


Tersedia juga promo bundling ticket bersama voucher Pertamax senilai Rp.100.000 dan early bird dengan harga Rp.299.000 yang dapat dibeli melalui online www.dealgoing.com secara eksklusif.


DealGoing.com sendiri merupakan partner Trans Studio Bandung di bidang e-commerce yang dikenal dengan berbagai program dan penawaran diskon menarik di Indonesia.


DealGoing mengalami kenaikan transaksi hingga mencapai 13.000 voucher dalam satu minggu dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,2 milyar. Selain tiket masuk trans studio, Dealgoing juga telah berhasil menjual sebanyak 24 ribu lembar voucher pertamax hanya dalam waktu kurang dari satu jam.


Penulis: Feriawan Hidayat/FER


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Baju Sobek di Ruang Sidang, Nikita Mirzani Penuhi Panggilan KY

Written By Unknown on Thursday, December 18, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Artis Nikita Mirzani memenuhi panggilan Komisi Yudisial (KY) terkait dugaan tindak pelecehan yang dilakukan Nikita saat menghadiri sidang perceraiannya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan bebrapa waktu lalu.


Nikita yang datang pada pukul 13.15 WIB itu langsung naik ke lantai dua untuk bertemu dengan pengacaranya, Irwan Sya'ban dan langsung masuk ke ruang pemeriksaan untuk menjelaskan perihal penampilannya di PA Jaksel tersebut.


Usai menjalani undangan klarifikasi dari pihak Komisi Yudisial, bintang film 'Nenek Gayung' itu menjelaskan tujuannya datang ke Komisi Yudisial tersebut.


"Hari ini Niki datang ke KY untuk memenuhi undangan dari pihak KY karena Niki diminta mengklarifikasi pemakaian baju menerawang dan celana sobek-sobek pada saat menghadiri sidang perceraian Niki di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada hari Senin (1/12) kemarin. Setelah ketemu dan Niki menjelaskan semuanya, alhamdulillah sudah dimaafkan," ungkap Nikita saat ditemui di Kantor Komisi Yudisial di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (18/12).


Lebih lanjut dijelaskan ibu 2 orang anak itu, pemakaian busana yang dinilai kurang sopan itu memang tidak sengaja karena dirinya datang ke PA Jakarta Selatan usai proses syuting.


"Jadi mereka hanya ingin kejelasan saja, kenapa Niki bisa pakai baju itu, tapi Niki jelasin, bahwa Niki ke Pengadilan seusai niki syuting. Dan saat sidang di Pengadilan Agama Niki juga sudah ditegur sama hakimnya. Dan Niki sudah minta maaf langsung sama hakimnya dan dimaafkan," ujarnya.


Nikita sendiri mengaku kapok dengan peristiwa yang terjadi dan berjanji ke depan lebih sopan dalam berpakaian terutama bila ingin menghadiri persidangan.


"Yang pasti Niki kapok-lah dan Niki janji akan mematuhi tata cara pengadilan. Yang pasti Niki akan berusaha berpakaian yang sopan ke depannya, apalagi kalau datang ke Pengadilan," katanya.


Penulis: Chairul Fikri/FIR


5:54 PM | 1 komentar | Read More

Kejuaraan Marching Band Tertua di Tanah Air Kembali Digelar

Written By Unknown on Wednesday, December 17, 2014 | 5:54 PM


Jakarta - Marching band belakangan ini kembali menjadi gaya hidup di kalangan pelajar, mahasiswa, pemuda, hingga masyarakat umum. Hal itu tidak terlepas dari upaya Yayasan Grand Prix Marching Band (Yayasan GPMB) dalam menggelar kejuaraan secara berkesinambungan, ditambah dengan berbagai inovasi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.


Mencermati perkembangan tersebut, pihak Yayasan GPMB kembali menggelar kejuaraan marching band tertua di Indonesia, yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 26-28 Desember 2014, di Istora Senayan, Jakarta. Kejuaraan ini nantinya akan diikuti oleh 16 (enam belas) tim Marching Band yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.


"Kejuaraan yang telah berusia tiga puluh tahun ini, rencananya akan diikuti oleh unit-unit marching band terkemuka di tanah air, serta dimeriahkan oleh bintang tamu dari Malaysia," ujar Ketua Umum GPMB, Lisa Ayodhia, di Jakarta, Rabu (17/12).


Dalam perjalanannya, kata Lisa, kejuaraan GPMB sendiri pernah vakum dua tahun (1997-1998) pada saat Indonesia dilanda krisis multidimensi. Karenanya, lanjut dia, kejuaraan GPMB pada tahun ini akan memfokuskan diri pada konsep kejuaraan yang berkelanjutan.


"Selain menggelar kejuaraan GPMB tingkat nasional, pihak yayasan juga menggelar kejuaraan Grand Prix Junior Band (GPBJ) untuk kalangan remaja, Kid Band Festival (KBF) untuk anak-anak, dan kejuaraan GPMB Series yang diselenggarakan di berbagai provinsi," tambah Lisa.


Hebatnya lagi, lanjut Lisa, para pemenang GPMB mendapat kehormatan untuk tampil dalam acara resmi kenegaraan "Parade Senja" di setiap peryaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, di Istana Merdeka.


"Dengan cara itu, rasa nasionalisme bisa ditanamkan kepada kalangan pelaku marching band secara nyata. Diharapkan, mereka akan semakin termotivasi daam mengharumkan nama Indonesia di kancah internsional," tambah dia.


Penulis: Feriawan Hidayat/FER


5:54 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger