Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Putuskan Rantai Nepotisme, Lelang Jabatan ala Jokowi Jawabannya

Written By Unknown on Friday, October 11, 2013 | 5:16 PM





JAKARTA, KOMPAS.com — Langkah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menerapkan sistem lelang jabatan dianggap efektif mereformasi birokrasinya. Sistem tersebut dinilai tepat untuk memutus rantai nepotisme dalam pengisian jabatan.

"Lelang jabatan itu bisa menjamin seleksi pejabat menjadi transparan dan akuntabel. Selain memutus rantai nepotisme, juga sebagai upaya membangun meritokrasi dalam seleksi posisi aparatur birokrasi," tutur Dekan Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Erwan Agus Purwanto MSi, Jumat (11/10/2013).


Meritokrasi merupakan bentuk pemerintahan atau administrasi ketika para pemimpin dipilih berdasarkan prestasi atau kemampuan mereka.


Ia mengatakan, terobosan dalam membongkar paradigma lama birokrasi itu turut mengejawantahkan Jokowi sebagai pemimpin yang visioner.


"Harus diakui, persoalan dalam seleksi pengisian posisi birokrasi, problem yang masih melilit,   adalah tidak adanya model baku yang bertumpu pada sistem meritokrasi. Tapi terobosan Jokowi itu bisa mengilhami banyak pihak yang mencari solusi masalah tersebut," tuturnya.


Menurutnya, lelang jabatan adalah cara awal membangun meritokrasi sistem. Rekrutmen terbuka akan membuat pengisian jabatan tak lagi berdasarkan suka tak suka di kalangan pemimpin.


"Tidak lagi berdasarkan kekerabatan dan timbal balik politik, misalnya karena pernah menjadi tim sukses. Rekrutmen yang diterapkan Jokowi sungguh tepat," tandasnya.





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















5:16 PM | 0 komentar | Read More

PDI-P: Ada Orang Kuat di Belakang Akil Mochtar

Written By Unknown on Thursday, October 10, 2013 | 5:59 PM






JAKARTA, KOMPAS.com – PDI Perjuangan memprotes kekalahan pasangan calon kepala daerah yang diajukannya di Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Bali dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi. Partai ini menuding Akil Mochtar yang masuk dalam panel hakim di perkara-perkara itu telah membuat keputusan yang keliru. Akil pun dinilai dibekingi orang kuat di belakangnya.

“Dengan putusan yang selama ini, saya menduga pertama ada orang kuat di belakang pak Akil yang memback-up.Yang kedua ada kepentingan fulus, ketiga memang ada persekongkolan panitera yang berperkara di situ,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristyanto di Kompleks Parlemen, Kamis (10/10/2013).

Keputusan Akil yang paling janggal, kata Hasto, terkait dengan putusan di Pilkada Bali. Untuk diketahui, KPU Bali menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali Mangku Pastika - Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta) menang dengan total 1.063.734 (50,02 persen).

Unggul 996 suara dari pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga - Dewa Nyoman Sukraman (PAS) yang mengumpulkan 1.062.738 suara (49,98 persen). Pasangan Pasti - Kerta merupakan pasangan yang diusung Partai Golkar, Demokrat, Hanura, Gerindra, Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Sementara pasangan PAS diusung oleh PDI Perjuangan.

Di dalam persidangan MK, gugatan yang dilayangkan pasangan PAS ditolak. Pasangan Pasti-Kerta pun ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur selanjutnya. Menurut Hasto, dalam perkara sudah 37 saksi yang membenarkan adanya pemilih yang lebih dari satu kali menggunakan hak pilihnya. Namun, majelis hakim membuat dalil baru bahwa hal tersebut diperbolehkan karena tidak ada manipulasi.

Hasto menuturkan dengan kualitas keputusan yang seperti itu, maka wajar banyak pihak yang tidak puas kepada MK. Apalagi, Hasto menuturkan hakim-hakim konstitusi masih berlatar belakang partai politik yang menimbulkan kecurigaan tersendiri.

“Karena itu saya sepakat, Presiden sekarang tidak terlalu kredibel untuk mengeluarkan perppu itu lebih baik fokus dulu pada penyelesaian kasus Akil saja,” ucap Hasto.




Editor : Caroline Damanik


















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Dituduh Selingkuh Hingga Hamil, Natalie Margaretha Bulat Bercerai


Jakarta - Tuduhan melakukan perselingkuhan hingga menyebabkan kehamilan yang dialamatkan kepada artis Natalie Margaretha oleh sang suami Sugondo jelas membuat Natalie berang. Hal tersebut membuat Natalie bulat untuk segera bercerai dengan suaminya.


"Kemungkinan besar dari Natalie sudah susah untuk proses mediasi, sudah tidak kondusif, Saling tuduh-menuduh yang pertama kali dari Pak Gondo," ujar Janes Silitonga, kuasa hukum Natalie, Kamis (10/10) di Jakarta.


Tudingan yang terus dilemparkan suami Natalie tentunya membuat proses mediasi keduanya berjalan terpisah. Sehingga sulit untuk mencapai kata damai.


"Tidak harus dipertemukan gitu, ini kondisinya sudah tidak kondusif. Karena selalu dibuat dengan preskon dari Gondo, awal yang dibuat permasalahakan ini dari mereka menuduh Bu Natalie kemudian laporan ke polisi," lanjutnya.


Tuduhan Sugondo tentang perselingkuhan dengan pria berinisial RNW dengan Natalie makin memperkeruh situasi rumah tangga yang dibangun keduanya.


"Kalau kemarin Pak Gondo dituduh melakukan KDRT dan dilaporkan ke kepolisian, kini giliran Natalie yang dilaporkan Pak Gondo dengan tuduhan berselingkuh hingga sempat hamil. Dan ternyata aksi saling lapor itulah yang makin memperkeruh proses perceraiannya. Sehingga Natalie sudah bertekad mengakhiri pernikahannya, karena enggak ada lagi yang perlu dipertahankan," tutupnya.


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Kobe Bryant: Saya Ingin Membentuk Kembali Bokong Saya




Pebasket Los Angeles Lakers, Kobe Bryant (duduk), bertemu pelatih Denver Nuggets, Brian Shaw, di Citizens Business Bank Arena, Ontario, California, Selasa (8/9/2013). | AFP/ANDREW D. BERNSTEIN/NBAE/GETTY IMAGES








LOS ANGELES, KOMPAS.com - Pemain NBA Los Angeles Lakers, Kobe Bryant, bekerja keras untuk memulihkan kondisi fisiknya pasca cedera achilles yang didapatnya, April lalu. Ia melakukan latihan lari di treadmill dengan kecepatan tertentu. Latihan tersebut ia lakukan untuk memperkuat achilles-nya.

"Saya mencoba banyak latihan yang menguatkan betis. Saya berusaha keras agar kembali mendapatkan betis yang kuat hingga dapat meningkatkan pergerakan serta fleksibilitas," kata Bryant yang mengaku butuh paling tidak tiga minggu sebelum kembali ke lapangan.

"Saya ingin membentuk kembali bokong saya yang berlemak," aku Bryant. "Selama enam bulan saya selalu makan apa yang ingin saya makan tanpa banyak berjalan. Saya harus mendapatkan bentuk bokong saya yang dulu," katanya.

Latihan ringan selama tiga minggu membuat Bryant tak bisa membela timnya pada turnamen pramusim NBA. Ia tidak ingin bermain hingga kondisinya benar-benar pulih.

Lakers akan memulai musim reguler melawan Los Angeles Clippers pada 29 Oktober. "Saya akan senang jika bisa turun ke lapangan. Tapi sekarang saya hanya bisa melakukan yang terbaik. Semua ini merupakan sebuah proses untuk sampai ke titik itu (bertanding pada musim reguler)," tandas Bryant.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Jokowi Bujuk Agustinus Turun dari Papan Reklame






JAKARTA, KOMPAS.com --
Agustinus Worowuli (44), pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diketahui masih bertahan selama tiga hari dua malam di atas papan reklame Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, masih menolak turus meski sudah dibujuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.


Jokowi yang datang tanpa pengawalan sekitar pukul 12.00, Kamis (10/10/2013), terlihat   menyapa Agustinus dengan melambaikan tangan. Sejurus kemudian, Jokowi meminta seorang ajudannya untuk naik dengan menggunakan tangga yang terdapat pada mobil pemadam kebakaran dan memberikan telepon genggam kepada Agustinus.


Beberapa saat setelah telepon disambungkan, percakapan di antaranya pun dimulai. Di tengah bisingnya suasana lalu lintas yang macet, Jokowi terlihat mengernyitkan dahinya saat upaya negosiasi dengan Agustinus berlangsung.


Jokowi yang terdengar mengulang-ulang kalimat Agustinus itu berusaha untuk meyakinkan pria yang sudah bertahan selama tiga hari dua malam itu untuk turun.


"Kita ngomong baik-baik, ada problem apa kita selesaikan di sini. Yang penting turun dulu mau ke mana? Ke Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia) nanti saya antar, saya tunggu di bawah ya. Iya sampaikanlah masalahnya apa. Ini yang terakhir ya. Jadi turun tak anter ke Komnas HAM. Tanahnya di mana? Urusan tanahnya, yang ke sini Komnas HAM, nanti turun bener, janjian lho ini. Iya nanti saya telepon Komnas HAM dulu," ujar Jokowi kepada Agustinus melalui telepon genggam.


"Kemarin katanya kalau ketemu saya mau turun, karena ini urusan nyawa. Tapi katanya dia mau ketemu Komnas HAM. Tapi kalau nggak mau turun juga ya saya tinggal," jelasnya.


Lebih lanjut diungkapkan Jokowi, Agustinus memang sebelumnya pernah ke Komnas HAM, namun upayanya tidak diindahkan.


Mendengar keluhan Agustinus tersebut, orang nomor satu di DKI Jakarta itu pun segera menghubungi Komnas HAM yang rencananya akan segera hadir untuk menemui Agustinus. Di akhir pertemuan, Joko Widodo melambaikan tangannya kepada Agustinus.


Agustinus yang berada di ketinggian sekitar 27 meter itu pun terlihat tersenyum melihat ke arah Jokowi dan membalas lambaian tangan Jokowi.





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















5:16 PM | 0 komentar | Read More

Akil Mochtar Klaim 3 Mobil Mewahnya \"Halal\"

Written By Unknown on Wednesday, October 9, 2013 | 5:59 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar mengatakan, tiga mobil mewah yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi dari kediamannya merupakan hasil perolehan sendiri, atau bukan pemberian orang lain. Pengacara Akil, Tamsil Sjoekoer mengatakan, kliennya menghormati proses penyitaan KPK yang merupakan bagain dari proses hukum kasusnya.

“Kalau menurut yang disampaikan, itu perolehan sendiri,” kata Tamsil saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/10/2013).

KPK menetapkan Akil sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap terkait sengketa pemilihan kepala daerah. Menurut Tamsil, kliennya sudah mengetahui bahwa mobilnya disita KPK.

Pada Rabu ini, Tamsil menjenguk Akil di Rumah Tahanan KPK untuk menyampaikan soal penyitaan tersebut. Saat mengetahui tiga mobilnya disita, menurut Tamsil, kliennya tidak terkejut ataupun marah.

“Ya menghormati proses itu,” katanya.

Dia juga mengakui bahwa salah satu dari tiga mobil yang disita, yakni Mercedes-Benz S 350 bernomor polisi B 1176 SAI, diatasnamakan Daryono, sopir Akil. Namun Tamsil mengaku tidak tahu alasan keputusan tersebut.

“Belum sampai ke sana, saya tidak tahu,” ujarnya.

KPK menyita tiga mobil mewah Akil dalam penggeledahan di kediamannya kawasan Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan, yang berlangsung sejak Selasa (8/10/2013) siang hingga pukul 20.00 WIB. Selain Mercedes, dua mobil lain yang disita KPK adalah Toyota Crown Athlete bernopol B 1614 SCZ dan Audi Q5 bernopol B 234 KIL.

Tim penyidik KPK juga mengamankan surat berharga senilai lebih dari Rp 2 miliar dalam penggeledahan tersebut.

Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi, penyitaan itu dilakukan karena penyidik menduga mobil dan surat-surat berharga tersebut terkait dengan tindak pidana korupsi yang sedang disidik.
Akil juga diduga melakukan tindak pidana pencucian uang dengan menggunakan perusahaan yang dikendalikan kerabat dekatnya di Pontianak, Kalimantan Barat.

KPK menemukan rekening perusahaan, yang diduga menjadi tempat Akil menyamarkan asal-usul perolehan dana tersebut, yang besarnya mencapai Rp 100 miliar. KPK pun bakal menjerat Akil dengan tindak pidana pencucian uang, selain dengan pasal-pasal tindak pidana korupsi yang telah disangkakan sebelumnya.




Editor : Hindra Liauw


















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Ultah Ke-35, Rossa Dapat Ucapan Selamat Pertama dari Pacar


Jakarta - Rona kebahagiaan tengah menyelimuti diva pop Indonesia, Rossa. Pasalnya, hari ini, Rabu (9/10) penyanyi asal Sumedang itu genap berusia 35 tahun. Rossa mengaku sang pacar adalah orang pertama yang memberikan ucapan selamat kepadanya.


"Ada banyak sih yang ngasih ucapan, orangtua, pacar aku juga," ucapnya semringah ketika ditemui di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (9/10).


Pemilik rumah Karaoke Diva itupun bahagia ketika banyak mendapat ucapan selamat dari sahabat-sahabatnya saat dirinya mengisi acara "Dahsyat" di RCTI pagi tadi.


"Senang dapat ucapan selamat dari teman-teman kayak Raffi, dan Ayu Dewi. Juga dari fan-fan aku yang dah datang pagi-pagi ke sini. Aku senang," lanjutnya.


Dalam kesempatan ini, Rossa juga berharap pada usianya yang ke 35 tahun ini, dirinya mendapat jodoh dan menikah lagi. "Enggak ada yang gimana-gimana. Mau jadi lebih baik aja dan banyak rezeki," tuturnya sambil tersenyum.


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Andy Murray Mundur dari ATP World Tour Finals





LONDON, KOMPAS.com - Andy Murray menyatakan mundur dari turnamen tutup tahun, ATP World Tour Finals, yang akan berlangsung awal November, di London, Inggris. Petenis nomor tiga dunia tersebut tengah menjalani masa rehabilitasi pasca operasi pada pinggang, bulan lalu.

"Saya sangat kecewa tidak bisa bertanding tahun ini. Saya sangat suka bertanding di depan pendukung saya, atmosfer yang luar biasa," ucap Murray. "Semua pemain berjuang untuk bisa bermain di London, dan saya akan melakukan yang terbaik agar bisa lolos lagi di turnamen ini, tahun depan."

Turnamen ini hanya meloloskan delapan petenis dengan peringkat atau nilai tertinggi yang didapat dalam satu tahun. Sudah ada empat petenis yang lolos ke turnamen yang akan digelar di Stadion O2 ini, yakni Rafael Nadal, Novak Djokovic, Murray, dan David Ferrer.

Dengan mundurnya Murray, berarti masih ada lima tempat tersisa yang bisa diperebutkan petenis lain. Juan Martin del Potro, Tomas Berdych, Roger Federer, Stanislas Wawrinka, dan Richard Gasquet, adalah calon kuat pengisi lima tempat tersebut.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Jimly Pastikan DKPP Bebas Pungutan

Written By Unknown on Tuesday, October 8, 2013 | 5:59 PM





JAKARTA, KOMPAS.com - Penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar membuat Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie khawatir korupsi ikut menyusupi lembaga yang dipimpinnya. Hal itu mendorongnya mengonfirmasi pihak pengadu soal pungutan di DKPP.

“Saat ini lagi ramai masalah MK. DKPP ini lembaga baru. Jadi, administrasi belum begitu tertib, gajinya kecil, saya mau cek. Apakah saudara (Pengadu) dipungut biaya nggak ketika meregistrasi perkara ini,” tanya Jimly kepada Ketua Koalisi Rakya Pro-Demokrasi Papua Yulianus Dwaa, dalam persidangan, Selasa (8/10/2013).

Bukan hanya, itu, mantan Ketua MK itu juga menegaskan semua pihak yang berperkara di DKPP agar tidak menemui staf dan pegawai DKPP di luar kantor. "Jangan ada pertemuan selain di tempat resmi (kantor)," tegas Jimly.

Dia kemudian mengapresiasi pengakuan Yulianus yang menyatakan tidak membayar biaya perkara.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Akil sebagai tersangka untuk dua kasus dugaan suap, yaitu dugaan suap terkait sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan dugaan suap sengketa Pilkada Lebak, Banten. Pengumuman tersangka ini disampaikan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (3/10/2013) sore, oleh Ketua KPK Abraham Samad.

KPK menangkap tangan Akil bersama anggota DPR, Chairun Nisa, dan pengusaha Cornelis di kediaman Akil pada Rabu (2/10/2013) malam. Tak lama setelahnya, penyidik KPK menangkap Bupati Gunung Mas Hambit Bintih serta pihak swasta berinisial DH di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat. Bersamaan dengan penangkapan ini, KPK menyita sejumlah uang dollar Singapura dan dollar Amerika yang dalam rupiah nilainya sekitar Rp 2,5-3 miliar.




Editor : Hindra Liauw
















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Olla Ramlan Sering Diminta Anaknya Cepat Hamil


Jakarta - Sejak pernikahan keduanya dengan Muhamad Aufar pada 20 Desember 2012, rupanya belum ada tanda-tanda kalau Olla Ramlan (33) bakal segera memberikan adik untuk Sean, putra hasil pernikahan Olla dengan Alex Tian. Padahal Sean sudah sangat berharap bisa segera memiliki adik.


"Kadang dia suka dengerin suara perut saya sambil nanya, 'dedenya sudah ada belum?' Kalau kemarin-kemarin dia mintanya adik laki-laki, terakhir ini dia bilang maunya adik perempuan saja," kata Olla Ramlan saat ditemui Beritasatu.com di Jakarta, belum lama ini.


Tidak hanya dengan Olla, Sean juga kerap melontarkan keinginannya itu kepada Aufar. Karena walaupun bukan ayah kandung, menurutnya Sean juga sangat dekat dengan Aufar.


"Sama seperti dengan mamanya, Sean juga sering minta adik. Kebetulan kita memang dekat bangat dan sama-sama suka olahraga kayak sepak bola, basket dan berenang," cerita Aufar yang belum lama ini kalah dalam Pilkada Tangerang.


Bahkan sampai sekarang, Sean yang menginjak usia delapan tahun juga lebih sering tidur dengan orangtuanya ketimbang di kamarnya sendiri.


"Kalau tidur maunya juga di tengah-tengah papa dan mamanya, padahal papanya juga maunya di tengah," seru Olla sambil tertawa.


5:54 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger