Powered by Blogger.

Popular Posts Today

KPU: 96 Kabupaten/Kota Belum Tetapkan DPT

Written By Unknown on Wednesday, September 18, 2013 | 5:59 PM






JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim sudah 401 KPU kabupaten/kota menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hanya tinggal 96 KPU kabupaten/kota lagi yang belum melakukan penetapan.

“Sebanyak 401 dari 497 kabupaten/kota sudah penetapan DPT. Ada 96 kabupaten/kota yang belum penetapan,” ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Rabu (18/9/2013) di Jakarta.

Diungkapkannya, 401 kabupaten/kota itu tersebar di 32 provinsi. Satu-satunya provinsi yang belum menetapkan DPT adalah Papua. Seluruh kabupaten/kota di Papua yang berjumlah 29 masih berupaya melengkapi DPT.

Ditambahkan, hanya ada 17 provinsi yang seluruh kabupaten/kotanya sudah sepenuhnya melaksanakan tahapan penetapan DPT.

Tetapi, Ferry mengaku belum mendapat laporan secara detail jumlah pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT di ratusan daerah tersebut. Dikatakannya, pihaknya baru menginventarisir jumlah dan nama daerah yang sudah melaksanakan penetapan DPT.

“Orangnya belum dirinci jumlahnya,” tuturnya.

Diungkapkan mantan Ketua KPU Jawa Barat itu pula, belum semua data pemilih yang telah ditetapkan tersebut dimasukkan secara online ke dalam Sistem Informasi Daftar Pemilih (Sidalih) KPU. Ferry mengatakan, jika KPU di 497 kabupaten/kota telah menetapkan DPT, maka pihaknya akan beranjak kepada tahapan penetapan DPT di tingkat provinsi. Dikatakannya, tahapan itu dilakukan paling lambat 18 Oktober 2013 mendatang.

“Penetapan (DPT) di provinsi memang ada sedikit perubahan. Tetapi di nasional tetap 23 (Oktober 2013),” katanya.

KPU memang diberi kelonggaran watu penetapan DPT di tingkat kabupaten/kota hingga 30 hari menjadi pada 13 Oktober 2013. Kelonggaran tersebut merupakan kesepakatan antara Komisi II DPR, KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.




Editor : Hindra Liauw


















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Baru 2 Bulan Menikah, Daniel Pinjam Uang Joy Tobing Rp 1 Milliar


Jakarta - Artis Joy Tobing perlahan membuka tabir keburukan suaminya, Daniel Sinambela. Kini Joy tengah menghadapi Daniel di pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam kasus perceraian.


Diakui finalis ajang pencarian bakat di RCTI itu, Daniel pernah meminjam uang sejumlah Rp 1 milliar rupiah untuk modal usaha. Hal itu diungkapkan Joy Tobing saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/9).


"Dua bulan setelah nikah, dia (Daniel) mau pinjam uang satu miliar. Aku bilang nggak ada, akhirnya dia minta Rp 500.000.000 Katanya buat kerjaan," ungkap Joy Tobing.


Lebih lanjut Joy mengatakan ia meminjam uang yang diminta sang suami karena rasa cinta. Namun semuanya berubah saat kondisi keuangan Joy menurun. Joy menduga hal itu sudah direncanakan Daniel sejak awal.


"Mungkin di saat kondisi keuangan menipis, itu alasan dia tinggalkan aku. Mungkin kalau aku ada uang banyak, dia masih sama aku sekarang ini," lanjutnya.


Meski uang yang dipinjam telah dikembalikan, namun ia tidak menyangka uang itu merupakan  hasil money laundry (pencucian uang). Kasus Daniel juga menyeret nama Joy dalam kasus korupsi wisma atlet Jakabaring, Sumatera Selatan yang menimpa Nazaruddin.


"Makanya aku baru tahu kalau nomor rekeningku itu masuk ke keterangannya Nazaruddin. Jujur aku gak pernah tahu asal usul uang pengembalian dari Daniel. Karena waktu itu dia (Daniel) bilang uang dari hasil kerjanya," terangnya.


Sidang yang bermaterikan Kesimpulan ini akhirnya ditunda untuk kemudian diputus pada 2 Oktober 2013 mendatang oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.


5:55 PM | 0 komentar | Read More

Lewis Hamilton Siap Tebus Hasil Buruk di GP Italia





SINGAPURA, KOMPAS.com - Lewis Hamilton harus melupakan kenangan buruk pada GP Italia, 8 September lalu, demi meraih hasil maksimal pada GP Singapura yang akan hadir akhir pekan ini.

Pebalap Inggris ini hanya bisa finis kesembilan di Sirkuit Monza, setelah mengalami kebocoran pada awal balapan, yang memaksanya melakukan berubahan strategi. Semua bermula saat dia mencatat hasil buruk pada kualifikasi, dan harus memulai balapan dari posisi start 12.

Pebalap Mercedes ini sudah menyusun tekad untuk meraih hasil bagus di Singapura, sebagai awal untuk meraih hasil bagus di tiap seri, hingga akhir musim nanti.

"Saya selalu menikmati balapan Singapura dan jadwal malamnya yang unik, dan harus kami ikuti di sana," kata Hamilton. "Ini jelas menyebabkan perubahan dari balapan biasanya, dan ini sebenarnya mudah untuk dilakukan jika kamu mengatur waktu tidur dan makanmu dengan baik."

"Dengan tipe sirkuit jalanan, layout Sirkuit Marina Bay sangat cocok dengan gaya balap saya. Ini sirkuit yang cukup menantang dan kamu harus membuat mobilmu bekerja keras sepanjang putaran, untuk melewati tikuangan-tikuangan yang ketat dan daerah pengereman."

"Kami mendapatkan akhir pekan yang berat di Belgia dan Italia. Tetapi, saya tahu bahwa setiap orang di tim saya, terpacu untuk membalas di sini, dan mendapat peluang terbaik pada tujuh seri tersisa musim ini," papar Hamilton.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Polisi Temukan Kejanggalan Hilangnya Artefak Museum Nasional





JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sudah melakukan rekonstruksi kecil di lokasi penyimpanan artefak emas yang hilang di Museum Nasional, Jakarta Pusat. Dari rekonstruksi itu, polisi menemukan kejanggalan dalam kasus pencurian benda bersejarah peninggalan abad VIII sampai IX tersebut.


Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Rabu (18/9/2013) mengatakan, kejanggalan itu terlihat dari kunci lemari yang tidak rusak di tempat artefak tersebut disimpan. Jika memang dibongkar paksa, maka seharusnya lemari penyimpan ataupun kunci dan kaca lemari tersebut dalam keadaan rusak. "Namun, yang ditemukan tidak rusak," ujar Rikwanto.


Rikwanto menduga, kemungkinan lemari tersebut tidak terkunci. Kemungkinan lain, ada yang menduplikat kunci lemari tersebut. "Saat ini sedang ditelusuri bagaimana proses pemegangan kunci dan serah terimanya, termasuk waktu kapan yang tepat artefak itu hilang dari lemari penyimpanan," ujar Rikwanto.


Sampai kini, polisi telah memerikas 45 saksi. Fokus penyidikan masih terkait kondisi internal di Museum Nasional. Penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap siapa pelaku pencurian benda bersejarah tersebut.


Museum Nasional kehilangan empat koleksinya berupa artefak dari emas. Kejadian tersebut diketahui pada Rabu (11/9/2013) sekitar jam 09.00. Pengelola Museum Nasional baru melaporkan kejadian tersebut pada Kamis (12/9/2013). Keempat artefak tersebut terletak di dalam satu buah lemari kaca di Ruang Kasana lantai dua gedung lama Museum Nasional. Keempat artefak tersebut berukuran relatif kecil.





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















5:17 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More

Syarief Hasan: Demokrat Tak Instruksikan TVRI

Written By Unknown on Tuesday, September 17, 2013 | 5:59 PM






JAKARTA, KOMPAS.com
- Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan menegaskan, tidak ada perintah apapun dari Demokrat kepada TVRI untuk menayangkan acara Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Menurut Syarief, siaran tunda yang ditayangkan selama tiga jam itu atas inisiatif TVRI.


"Tidak ada instruksi apapun. Dari Demokrat tidak ada intervensi dan dari Komite Konvensi juga tidak ada. Saya berikan garansi. Ini inisiatif TVRI sendiri," kata Syarief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/9/2013).


Syarief mengatakan, sejak awal pihaknya sadar potensi cibiran masyarakat ketika TVRI menayangkan siaran Konvensi Demokrat. Untuk itu pihaknya tidak meminta atau bekerja sama dengan TVRI. Jika ada pihak TVRI yang menyatakan penayangan atas perintah Demokrat, Syarief meminta orang yang mengatakan itu bertemunya.


"Suruh ketemu saya. Saya klarifikasi itu salah. (Dari Istana) juga tidak ada. Saya siap dikonfrontasi," ucap Syarief.


Seperti diberitakan, tayangan tunda Konvensi yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya dipersoalkan oleh para politisi DPR. Tayangan itu dianggap melanggar UU Penyiaran Nomor 32 tahun 2002 bahwa siaran tidak dapat dibeli untuk kepentingan apapun kecuali iklan.


Sebaliknya, pihak TVRI menyatakan bahwa penayangan itu adalah kebijakan redaksi lantaran layak untuk diberitakan. TVRI menyebut tidak ada kerja sama antara TVRI dan Demokrat.





Editor : Hindra Liauw


















5:59 PM | 0 komentar | Read More

Sopir: Saya Disuruh Dul Libur Saat Hari Kejadian


Jakarta - Kirman, supir pribadi AQJ alias Dul telah selesai menjalani pemeriksaan terkait kecelakaan yang menimpa putra bungsu Ahmad Dani dan Maia Estianty. Fakta baru yang terkuak adalah, Kirman diminta libur oleh AQJ pada hari nahas itu.


Hal itu diungkapkan Kirman usai diperiksa di Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (17/9). "Saya yang sehari-hari bawa mobil itu. Waktu itu saya lagi di rumah, disuruh libur oleh AQJ," ujar Kirman.


Ia menjalani pemeriksaan selama lebih dari tiga jam. Dirinya dicecar dengan 20 pertanyaan oleh penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya.


"Materinya silahkan tanyakan saja ke Polisi," ungkap Kirman.


Kirman diperiksa oleh Ditlantas Polda Metro Jaya terkait kecelakaan maut yang dikendarai AQJ dan menyebabkan 7 orang meninggal dunia. Lebih lanjut, pihak kepolisian juga akan memanggil Arin, kekasih AQJ, untuk dimintai keterangan.


"Setelah ini kita juga akan memanggil saksi-saksi lain termasuk pacar AQJ, Arin," ujar AKBP Hindarsono, Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya di kantornya, Selasa siang.


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Pebulu Tangkis Tuan Rumah Kuasai Babak Kualifikasi Japan Open





TOKYO, KOMPAS.com - Pebulu tangkis Jepang menguasai babak kualifikasi dan memenuhi semua tempat tersisa di babak utama Yonex Japan Open Superseries 2013, di Tokyo Metropolitan Gymansium, Jepang, yang berlangsung 18-22 September. Delapan pemain  lolos usai bertanding dua kali di babak kualifikasi.

Salah satu pemain yang menjadi andalan Jepang yaitu tunggal putri, Sayaka Sato, berhasil mengalahkan rekan senegara, Masayo Nojirino, pada babak pertama kualifikasi dengan rubber game 21-13, 15-21, 21-19. Di babak kedua ia mengalahkan Chisato Hoshi dengan straight game 21-13, 21-18.

Sato pernah jadi salah satu pemain unggulan yang mewakili Jepang pada Olimpiade 2012 di London. Sato yang saat itu berada di urutan 14 dunia, terpaksa digotong keluar lapangan karena mengalami cedera lutut saat bertanding melawan tunggal Denmark, Tine Baun, pada babak ketiga.

Sejak saat itu, Sato belum bisa kembali ke lapangan dengan kondisi prima. Ia mengikuti US Open dan Canada Open 2013, namun kandas di babak pertama karena bertemu pemain unggulan dari Thailand, Sapsiree Taerattanachai dan Nichaon Jindapon.

Sato akan menghadapi rekan senegara, Eriko Hirose, pada babak pertama, Rabu (18/9/2013) besok. Saat ini Hirose berada pada peringkat 13 dunia.

Tujuh pebulu tangkis Jepang lain yang maju ke babak utama, yakni Akane Yamaguchi, Yukino Nakai, Ayumi Mine, Riichi Takeshita, Yuichi Ikeda, Jun Takemura dan Kazuteru Kozai.

Hasil Pertandingan Kualifikasi Babak Kedua:
Tunggal Putri

Akane Yamaguchi (Japan) v Saya Yamamoto (Japan): 21-17, 21-13 (0:26)       
Sayaka Sato (Japan) v Chisato Hoshi (Japan): 21-13, 21-18 (0:36)   
Yukino Nakai (Japan) v Charmaine Reid (Canada): 21-16, 21-13 (0:31)
Ayumi Mine (Japan) v Jang Mi-lee (Korea): 21-15, 21-17 (0:43)

Tunggal Putra
Riichi Takeshita (Japan) v Hiroki Takeuchi (Japan): 16-21, 21-14, 21-10 (0:59)
Yuichi Ikeda (Japan) v Akira Koga (Japan): 10-21, 21-14, 21-8 (0:47)
Jun Takemura (Japan) v Kenta Nishimoto (Japan): 20-22, 21-17, 21-17 (1:07)
Kazuteru Kozai (Japan) v Yugo Kobayashi (Japan): 21-7, 21-16 (0:24)




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Pelaku Tertangkap, Kasus Pembunuhan Karyawati Cantik di Bekasi Terungkap





JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pria berinisial AAF (26) sebagai pembunuh PR (24), karyawati yang ditemukan tewas dalam keadaan telanjang di kamar mandi kontrakan di Kelurahan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. AAF dibekuk setelah polisi melakukan pengejaran ke Siapi-api, perbatasan antara Riau dan Sumatera Utara, Senin (9/9/2013).


Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (17/9/2013) mengatakan, berdasarkan pemeriksaan AAF, diketahui bahwa pelaku memiliki utang kepada korban sebesar Rp 150.000. AAF merupakan teman dekat Herman, pacar karyawati cantik tersebut. Pelaku dan Herman telah berteman selama 5 tahun.


Masalah utang berujung maut itu terjadi pada Sabtu, 24 Agustus 2013. Pelaku berkunjung ke kontrakan korban di Jatiwaringin. Kebetulan pelaku bertemu dengan korban langsung karena pacar PR tengah bekerja.


Dalam pengakuannya, AAF mengatakan, setelah ia pulang, dompetnya tertinggal di kontrakan PR. AAF yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum itu kembali ke kontrakan korban untuk mengambil dompet berisi uang setoran Rp 180.000.


Awalnya korban tidak mengakui dompet AAF tertinggal. Ketika didesak AAF, korban akhirnya mengakuinya. Namun, PR menolak mengembalikan uang dengan alasan uang tersebut diambil untuk membayar utang pelaku. AAF geram dan berniat memberi pelajaran kepada korban.


Niat itu muncul saat pelaku buang air kecil di kamar mandi kontrakan korban. Di sana, AAF kebetulan menemukan pisau di kamar mandi tersebut. Setelah pelaku keluar dari kamar mandi, secara bersamaan PR hendak memakai kamar mandi itu. Kamar mandi tersebut hanya berpenutup kain, bukan pintu. Dengan pisau tersebut, AAF kemudian masuk dan menakuti korban dengan menyatakan agar korban tidak galak terhadapnya.


"Namun, saat tersangka takuti korban dengan pisau, korban berteriak sehingga tersangka panik," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa.


Pelaku kemudian membekap korban agar tidak berteriak. Karena korban memberontak, pelaku menggorok leher korban hingga tiga kali. Korban langsung bersimbah darah. Pelaku mendorong korban hingga jatuh di kamar mandi dengan kondisi korban belum berpakaian utuh.


Setelah membunuh, AAF mengambil ponsel Blackberry dan Nokia milik korban, lalu menjualnya di sebuah mal di Jakarta dengan harga Rp 1,1 juta. Tersangka mengganti pakaiannya yang berlumuran darah dengan baju pacar korban.


Pada 30 Agustus 2013, pelaku melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara, sebelum dibekuk pada Senin kemarin. Dari pemeriksaan, kata Rikwanto, tersangka mengaku menghabisi korban karena merasa tersinggung. Menurut keterangan tersangka, korban selalu menagih utang dengan cara kasar. "Tersangka kesal korban selalu berkata kasar dan menghina tersangka bila menagih utangnya," ujar Rikwanto.


Polisi menyimpulkan, pelaku tidak melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap korban. Hal itu dibuktikan dari hasil visum di mana tidak ada tanda kejahatan seksual pada korban. Polisi juga menyimpulkan tidak ada motif asmara di balik pembunuhan itu.


"Sampai saat ini tidak ada motif cinta segitiga. Tersangka bisa masuk kamar kontrakan karena sudah 5 tahun berteman (dengan pacar korban)," kata Kanit I Jatanras Polda Metro Jaya Komisaris Aris Supriyono.


Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 362 KUHP tentang pencurian. AAF dijerat dengan ancaman pidana penjara di atas 15 tahun penjara.





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















5:16 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger