Powered by Blogger.

Popular Posts Today

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik

Written By Unknown on Tuesday, September 10, 2013 | 5:14 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More

KPU: Transparansi Dana Kampanye Penting untuk Pendidikan Politik

Written By Unknown on Monday, September 9, 2013 | 5:59 PM






JAKARTA, KOMPAS.com
- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ida Budiarti mengatakan, berdasarkan amanat UU No 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, setiap calon anggota legislatif yang akan bertarung harus melaporkan dana kampanye kepada partai politik. Laporan ini kemudian akan diserahkan ke KPU untuk diaudit. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pendidikan politik kepada para pemilih.

"Ini kan ketentuan yang sudah ada dalam undang-undang. KPU hanya menambahkan saja," ujar Ida, di Gedung KPU, Jakarta, Senin (9/9/2013).

Ida memaparkan, ada tiga jenis laporan yang harus diserahkan caleg, yaitu laporan keuangan awal kampanye yang diberikan 14 hari sebelum rapat kampanye umum, dan laporan keuangan akhir yang diberikan 15 hari pasca pemungutan suara, serta laporan yang dilakukan secara periodik setiap tiga bulan sekali. 

"Dalam laporan awal, apabila terlambat didiskualifikasi sebagai peserta pemilu. Kalau laporan akhir terlambat, caleg yang terpilih akan didiskualifikasi." jelasnya.

Namun, tambah Ida, tak ada konsekuensi hukum terkait kualitas kelengkapan pelaporan dana kampanye para caleg. Sebab, selama ini laporan dana kampanye hanya mementingkan ketepatan waktu yang menjadi tolak ukur utama.

"Meskipun begitu, masyarakat nanti bisa menilai kalau ada laporan yang bolong-bolong," katanya.

Gagasan tentang pelaporan dana kampanye bagi caleg baru diberlakukan dalam proses pelaksanaan Pemilu 2014 yang sudah tertuang dalam UU No. 8 Tahun 2012. Salah satu hal yang terdapat dalam UU tersebut adalah sumbangan yang berasal dari perseorangan tidak boleh lebih dari Rp 1 miliar dan untuk kelompok atau perusahaan tidak boleh lebih dari 7,5 miliar.

Selain itu, setiap partai politik wajib memiliki rekening khusus dana kampanye yang terpisah dari partai politik. Persoalan dana kampanye tersebut kemudian dibuat lebih rinci dalam Peraturan KPU No. 17 Tahun 2013 tentang Pelaporan Dana Kampanye Peserta Pemilu yang sudah diundangkan pada tanggal 27 Agustus 2013 oleh Menteri Hukum dan HAM.

KPU pun merangkul Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk merumuskan hal-hal teknis yang berkaitan dengan pelaporan dana kampanye.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











5:59 PM | 0 komentar | Read More

Dul, Anak Ahmad Dhani Sudah Mengundurkan Diri dari Sekolahnya


Jakarta - Ahmad Abdul Qadir Jaelani atau yang akrab disapa Dul hingga kini masih terbaring di ruang perawatan Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan usai menjalani operasi semalam. Namun hal yang mengejutkan datang dari pihak sekolahnya di SMP Bakti Mulya 400 Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Pihaknya menyatakan bahwa sejak Juni lalu, Dul sudah tidak lagi mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah tempat Dul dahulu bersekolah, Hadi Soewarno, M. Pd saat ditemui di ruangannya, Senin (9/9).


"Dul memang pernah sekolah di sini (SMP Bakti Mulya 400) dan pernah jadi siswa kita. Namun sejak Juni lalu Dul sudah tidak bersekolah di sini," ungkap Hadi.


Lebih lanjut dijelaskan Hadi, alasan Dul tak lagi sekolah lantaran sering tidak masuk sehingga kegiatan belalajar mengajarnya terganggu.


"Dul jarang sekali masuk sekolah saat menjadi murid di sini. Intinya dia sering membolos. Sehingga kami dari pihak sekolah berencana tidak menaikkannya ke kelas selanjutnya, namun saat itu pihak keluarga langsung mengajukan pengunduran diri untuk Dul agar tak bersekolah lagi di sini," lanjutnya.


Ditambahkan Hadi, saat itu keputusan menarik Dul dari sekolahnya karena Ahmad Dhani berencana akan menyekolahkan Dul dengan metode Home Schooling.


"Alasan itu kami terima dengan baik," terangnya.


Pihak sekolah menyayangkan musibah yang menimpa anak bungsu musisi Ahmad Dhani itu dan mendoakan agar Dul bisa melewati masa-masa sulit ini.


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir Terima Penghargaan Lagi Berupa Dana Pembinaan





JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Roy Suryo mengumumkan para penerima penghargaan keolahragaan, berupa bantuan pembinaan kepada olahragawan dan pelatih berprestasi tingkat dunia 2013.

Seusai upacara Hari Olah Raga Nasional (Haornas) ke-30 di kantor Menpora, Jakarta, Senin, Roy Suryo mengumumkan ada enam atlet berprestasi dunia yang masing-masing mendapatkan uang bantuan pembinaan sebesar Rp125 juta.

Keenam atlet tersebut adalah empat atlet bulu tangkis Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Mohammad Ahsan, dan Hendra Setiawan. Atlet lainnya adalah dari cabang paralayang, Lis Andriana, dan atlet wushu, Lindswel. Sedangkan dua pelatih bulutangkis Richard Mainaky dan Herry Iman Pierngadi, masing-masing mendapatkan Rp 50 juta sebagai pelatih berprestasi dunia.

"Maksud pemberian penghargaan bidang keolahragaan ini adalah sebagai ungkapan terimakasih dan penghargaan atas jasa olahraga dan penghormatan atas prestasi yang telah diraih dalam memajukan olahraga dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan insan olahraga dan memupuk semangat untuk meningkatkan prestasi dan memajukan olahraga," kata Menpora.

Selain itu Menpora juga mengumumkan pemberian bantuan hari tua bagi mantan atlet berprestasi kepada 19 orang dengan total bantuan senilai Rp 162.100.000.

Begitu juga penghargaan bantuan dana pembinaan bagi olahragawan, pelatih dan wasit berprestasi juga diberikan untuk kategori SD (143 orang masing-masing Rp 5.000.000), SMP (195 orang masing-masing Rp 5.500.000), SMA (148 orang masing-masing Rp 7.000.000), dan S1 (satu orang senilai Rp10.000.0000).

Penghargaan lain diberikan kepada pelaku olahraga berprestasi untuk kategori pelatih berprestasi kepada sembilan orang dengan masing-masing mendapatkan Rp15.000.000.

Penghargaan bantuan dana tersebut akan diserahkan pada saat puncak perayaan Haornas ke-30 pada 18 Oktober 2013 di stadion Mandala Krida, Yogyakarta.




Editor : Pipit Puspita Rini















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Sembilan Perampok Motor Dibekuk, Lima Pelaku Didor






BEKASI, KOMPAS.com --Sembilan perampok yang biasa mengincar pengendara sepeda motor dibekuk aparat Satreskrim Polresta Bekasi. Lima pelaku ditembak betis kakinya karena mencoba kabur.

"Mereka kerap mengincar pengendara sepeda motor yang habis pulang kerja antara tengah malam hingga pukul 03.00 dini hari," ungkap Kapolres Bekasi, Kombes Isnaeni Ujiarto, saat rilis kasus tersebut di Mapolresta Bekasi, Senin (9/9/2013).


Menurut Kapolres, para pelaku itu kerap beraksi di sekitar kawasan industri Jababeka, kawasan industri Delta Mas, dan Jalan Kalimalang, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Tercatat, mereka beraksi delapan kali antara Juni-Agustus 2013.


"Dari beberapa kasus, kami lakukan pendalaman. Kami analisis waktu dan modusnya. Ternyata mereka beraksi dengan berkelompok, 4-5 motor. Ada 6-10 pelaku, masih ada 2-3 pelaku yang buron," lanjutnya.


Modusnya, kata dia, para pelaku memepet sepeda motor korbannya. Mereka tak segan melukai korban dengan senjata tajam yang sudah siap di tangan sebelum membawa kabur sepeda motor korban.


Delapan pelaku itu adalah SU, IC, FH, RG, AS, ASI, HE, AG, dan DR. Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, yaitu Honda Beat B 3738 FNE, Yamaha Vega B 6227 FZP, dan Yamaha Fino B 3215 FKU.





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















5:16 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More

Anak Ahmad Dhani Jalani Operasi Kedua

Written By Unknown on Sunday, September 8, 2013 | 5:54 PM


Jakarta - Akibat kecelakaan yang dialami putra bungsu Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Abdul Qodir Jaelani atau yang akrab disapa Dul mengalami sejumlah luka. Saat ini, Dul sedang menjalani operasi kedua yakni di bagian tulang panggul.


Jerry Marmen, adik kandung Ahmad Dhani menjelaskan, jika operasi tersebut berdampak pada abdomennya.


"Dul saat ini sedang menjalani operasi kedua, di daerah panggul yang berdampak pada abdomen," ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, Minggu (8/9).


Operasi pertama yang dilakukan pagi tadi, menurut Jerry berlangsung lancar. Operasi tersebut dilakukan di daerah punggung.


"Tapi untuk rinciannya, kami juga masih menunggu pihak medis," katanya.


Hingga kini, kedua orangtua Dul, Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih menunggu Dul di ruang tunggu operasi.


"Karena hanya mereka berdua yang diperbolehkan masuk," katanya.


Dul sempat tidak sadarkan diri pasca kecelakaan, tetapi sempat sadar setelah menjalani operasi pertama.


"Yang kami ketahui Dul sempat tak sadarkan diri, tapi operasinya berjalan lancar," katanya.


Teman Dul yang juga ikut berada dalam mobil Lancer naas tersebut, Noval, juga mendapat perawatan di rumah sakit yang sama.


"Orangtuanya juga menemani," katanya.


5:54 PM | 0 komentar | Read More

Terbiasa Balap Malam, Herman Bass dan Syahrul Amin Juara YCR Makassar






MAKASSAR, Kompas.com - Balapan malam Yamaha Cup Race (YCR) di sirkuit Trans Studio, Sabtu (7/9/2013), di Makassar, berlangsung meriah diikuti 261 starter. Herman Bass dan Syahrul Amin menyabet gelar juara umum seri 4 YCR ini dan masing-masing berhak mendapatkan hadiah satu unit motor Jupiter Z1.

Herman Bass menang di MP2 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Seeded) dan peringkat kedua MP1 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Seeded). Hasil itu memberikannya poin tertinggi untuk jadi juara umum. Begitu juga dengan Syahrul Amin, yang memenangi MP3 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Pemula) dan MP4 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Pemula).

"Balapan malam di Sulawesi sudah biasa dilakukan dan jadi area yang paling sering mengadakan balap malam di Indonesia. Antusias penonton juga sangat tinggi, mereka suka dengan suasana baru yang diberikan Yamaha ini setelah sebelumnya hanya ada balapan siang. Pebalap juga makin terbiasa dengan balap di malam hari," tutur Frengky G Tunandar, Manager Marketing PT Suraco Jaya Abadi Motor, main dealer Yamaha di area Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Sementara Herman Bass, yang juga jawara MP1 Motoprix Region 5 itu, mengaku terbiasa dengan balapan malam sehingga besar pengaruhnya untuk kemenangannya di seri ini. "Persiapan saya untuk balapan ini sebulan. Dan ini balapan malam keempat saya setelah tiga kali di YCR lokal. Bantu banget untuk terbiasa balapan malam. Saya berterimakasih Yamaha mengadakan balapan malam ini untuk pengalaman pebalap dan balap malam tidak menguras tenaga," papar Herman.

Penonton sangat menikmati balapan malam YCR ini sama seperti di tahun sebelumnya. Salah satunya Andi yang berasal dari Maros. ”Setiap tahun kami selalu datang dari Maros untuk menonton balapan di sini. Yamaha selalu konsisten menampilkan balapan dan setingnya adalah malam hari. Hal ini pasti seru dan ada tontonan gratis di malam Minggu,” ujar karyawan swasta ini.

Agenda Safety Riding Yamaha

Sebelum balapan, Yamaha mengadakan praktek safety riding yang dipraktekkan Herman Bas, Wildan Goma dan Syahrul Amin. Agenda wajib di YCR ini dilakoni trio Sulawesi itu dengan sempurna sebagai contoh buat pengendara motor. Pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi yang umumnya berkarakter menyukai motor cepat.

Selain itu agenda wajib lainnya, Yamaha Safety Riding Kids Science for Kids diikuti 50 anak. Dibuat sedikit berbeda dengan tiga seri sebelumnya, di mana motor-motor diberikan nomor, termasuk 46 dan 99, nomor keramat duo Yamaha MotoGP - Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Orangtua yang mendampingi anak-anaknya mengikuti praktek safety riding ini mengatakan aktivitas ini memang perlu dilakukan sejak dini. ”Jadi anak-anak sudah sadar akan safety riding sehingga saat sudah bisa mengendarai motor di jalanan raya, tahu menghadapi jalanan dengan teknik keselamatan berkendara,” ujar Yuli.

Soul GT laris manis di Sulawesi

Sementara itu, penonton juga antusias dengan penjualan motor di booth Yamaha. Tipe-tipe motor andalan Yamaha jadi incaran mereka. Untuk diketahui, Soul GT adalah motor terlaris di area Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Matik ini menyumbang 30 persen dari total penjualan di area itu.

Barisan motor Yamaha MotoGP Livery juga jadi pusat perhatian pengunjung. Lima motor edisi spesial itu adalah V-Ixion, Mio GT, Xeon RC, Jupiter Z1, Jupiter MX. Motor limited edition itu desainnya diaplikasikan dari desain original Yamaha MotoGP livery dan dirancang desainer YZR-M1.

Hasil Balapan Malam Seri 4 YCR Makassar

- YCR1 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Seeded)

1. Hafid J.W (Yamaha Adhi Motor Rextor NHK FDR Creampie)
2. Herman Bass (Yamaha Kaboci YPRT AST NHK FDR R.T)
3. Handy Tuahatu (Yamaha Damdi Nissin RRS NHK R.T)

- YCR2 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Seeded)

1. Herman Bass (Yamaha Kaboci YPRT AST NHK FDR R.T)
2. Andi Mappanyuki (Yamaha Zakir FDR NHK Federal Oil Pare-Pare)
3. Handy Tuahatu (Yamaha Damdi Nissin RRS NHK R.T)

- YCR3 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Pemula)

1. Syahrul Amin (HDRT SND NHK Agus Klaten Papua)
2. Urfan Farid (Yamaha Adhi Motor Rextor NHK FDR Creampie)
3. M.Iksan Lala (Yamaha Damdi Nissin RRS NHK R.T)

- YCR4 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Pemula)

1.Syahrul Amin (HDRT SND NHK Agus Klaten Papua)
2. M.Iksan Lala (Yamaha Damdi Nissin RRS NHK R.T)
3. Urfan Farid (Yamaha Adhi Motor Rextor NHK FDR Creampie)




Editor : Aloysius Gonsaga AE















5:46 PM | 0 komentar | Read More

Polisi: Olah TKP Bisa Ungkap Penyebab Kecelakaan Dul






JAKARTA, KOMPAS.com
- Saat ini, polisi masih melakukan olah TKP kecelakaan yang menimpa putra musisi Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul. Polisi juga masih memprioritaskan untuk menolong korban luka-luka dan belum melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

"Saat ini polisi masih mendalami penyebab kecelakaannya apa. Polisi dan dokter juga masih memprioritaskan untuk menolong korban luka-luka terlebih dahulu. Nantinya kalau sudah selesai olah TKP, polisi akan memeriksa orang pertama yang ada di TKP, yaitu PJR Tol Jagorawi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (8/9/2013).

Sebelumnya, mobil Mitsubishi Lancer yang dikemudikan Ahmad Abdul Qodir Jaelani atau Dul mengalami kecelakaan di ruas tol Jagorawi KM 8200. Mobil tersebut menabrak dua buah mobil, yaitu Grand Max dan Toyota Avanza.

Mobil Mitsubishi Lancer tersebut melaju dari arah Bogor menuju Jakarta dan kehilangan kendali sehingga menabrak pagar pembatas dan berpindah lajur di arah Jakarta menuju Bogor. Mobil tersebut menabrak mobil Grand Max, kemudian menabrak mobil Toyota Avanza.

Kecelakaan maut tersebut menewaskan enam orang korban, yaitu Agus Surahman (31), Agus Wahyudi Hartono (40), Rizki Aditya Santoso (20), Komaruddin (42), Nurmansyah, dan Agus Komara (45). Keenam korban berada di mobil Grand Max saat kejadian.

Korban luka berat berjumlah sembilan orang, yaitu Ahmad Abdul Qodir Jaelani, Zulheri (44), Abdul Qodir Mufti (17), Robi Anjar, Roejo Widodo (30), Pardumuan Sinaga (35), Noval Samudra (14), Nugroho Brury Laksono (34), dan Wahyudi (35). Korban saat ini dirawat di RS Meilia Cibubur dan RS Mitra Keluarga Cibubur.

Meski masih berusia 13 tahun, Ahmad Abdul Qodir Jaelani (13) atau Dul, terancam terkena pidana atas kecelakaan maut di ruas tol Jagorawi KM 8200 yang menewaskan enam orang. Dia terancam enam tahun penjara.

"Pengemudi Lancer nantinya bisa dikenakan Pasal 310 UU Lalu Lintas. Ancaman hukumannya enam tahun penjara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (8/9/2013).

Rikwanto menjelaskan kelalaian pengemudi akan terlihat dari hasil olah TKP. Dari olah TKP juga akan diketahui penyebab dari lepas kendalinya pengemudi.




Editor : Wisnubrata


















5:16 PM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













5:14 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger