Megawati Merasa Diikuti Intel

Written By Unknown on Sunday, April 14, 2013 | 5:59 PM


SOLO, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yakin bahwa ada aparat intelijen yang mengikuti setiap kegiatannya ketika mengurus partai. Hal itu ia rasakan saat menghadiri acara deklarasi pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (14/4/2013).


"Dia ditugasi ngintel, dengarkan saya pidato. Nanti semenit saja, pidato saya sudah masuk ke pucuk pimpinan republik ini. Pasti! Enggak apa-apa, biar. Saya begini supaya dia mengerti, kamu tuh mimpin mesti ngono (begitu). Tapi saya antikekerasan, saya tidak suka kebohongan," kata Megawati.


Megawati lalu menyinggung konsep Trisaksi yang diajarkan presiden pertama RI Soekarno, yakni kedaulatan secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara sosial budaya. Menurut Megawati, saat ini konsep tersebut tidak tercapai.


"Sekarang daging impor, bawang impor, garam impor, buah impor, beras impor, kedelai impor. Apalagi yang diimpor?" tanya Megawati kepada puluhan ribu kader PDI-P yang hadir.


Megawati juga menyebut masih ada aparat negara yang digunakan untuk pemenangan suatu pasangan dalam pemilihan kepala daerah. Laporan yang dia terima, aparat seperti Bintara Pembina Desa (Babinsa) ikut memengaruhi masyarakat untuk memilih suatu pasangan.


"Jangan rakyat ditakut-takutin hanya karena namamu Babinsa. Tidak bisa kamu takut-takutin rakyat Indonesia lagi karena kamu pun rakyat Indonesia. Makanmu dari rakyat Indonesia. Jangan mau disuruh-suruh hanya untuk memenangkan seseorang. Saya tidak pernah ketika presiden mempergunakan Babinsa untuk kekuasaan saya. Mulai hari ini, saya akan katakan itu terus-menerus. Saya dapat laporan, hal-hal seperti itu mulai dilakukan. Saya tidak senang hal-hal seperti itu dilakukan di Jateng," kata Megawati.


Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Tengah menetapkan tiga pasang calon kepala daerah dalam Pilgub Jateng 2013. Selain Ganjar dan Heru yang dicalonkan oleh PDI-P, pasangan lainnya adalah Bibit Waluyo- Sugiono Sastroatmodjo yang diusung PAN, Golkar, dan Partai Demokrat serta Hadi Prabowo-Don Murdono yang diajukan Gerindra, PKS, PPP, Hanura, PKNU dan PKB.













Anda sedang membaca artikel tentang

Megawati Merasa Diikuti Intel

Dengan url

http://blogerstour.blogspot.com/2013/04/megawati-merasa-diikuti-intel.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Megawati Merasa Diikuti Intel

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Megawati Merasa Diikuti Intel

sebagai sumbernya

0 komentar:

Post a Comment

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger